Bumi Ingin Eksis Seribu Tahun Lagi! Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Tangerang sebagai tempat pembuangan sampah akhir untuk Kota Tangerang. (Foto: merahputih.com/Rizki Fitrianto)

BERSWAFOTO berlatar hamparan bunga merah merekah tentu jadi madu-madu unggahan Instagram. Hujan love, like, dan komentar sok-sokan nebak lokasi padahal petrus (pepet terus) langsung mencuat. Unggahan foto paling kece bertema panorama alam, juga sudut kota, memang memancing orang untuk konmentar atau minimal ikut kagum.

Kamu pernah kebayang enggak sih kalau pemandangan alam hilang. Pohon-pohon, ilalang, bunga, dan hamparan rumput tertutup sampah plastik. Bakal gimana perhelatan dunia maya? Masak sih lini masa isinya curhat-curhat nanggung!

Tentu hampir semua pengguna sosial media ingin eksis. Begitu pun bumi tempat kita berpijak. Buat apa eksis di sosmed kalau masih terbiasa menyumbang kerusakan lingkungan.

Di peringatan Hari Bumi, saatnya kamu berkontribusi menjaga lingkungan agar bumi bisa eksis seribu tahun lagi.

Caranya gampang banget kok. Mulai saat ini ubah kebiasaan mengkonsumsi plastik sekali pakai. Mengapa?

Plastik terbuat dari bahan karbon polypropylene sulit terurai mikroorganisme. Butuh waktu berpuluh bahkan beratus tahun agar limbah plastik bisa terurai.

Kantung belanja plastik, misalnya, butuh sekira 20 tahun, bungkus makan styrofoam 50 tahun, botol minuman plastik dan popok bahkan perlu 450 tahun agar bisa terurai. Dan semuanya merupakan konsumsi harian.

Belum lagi, hiruk-pikuk Pemilu 2019, ramai-ramai partai, calon legislatif, dan calon presiden ikut menyumbang sampah plastik lewat baliho, spanduk, dan alat peraga kampanye lainnya.

Beban bumi pun semakin berat menanggung timbunan limbah plastik menahun. Kami mengajak agar semua pihak berkontribusi! Kurangi penggunaan bahan plastik!

Kredit : nugroho

Tags Artikel Ini

Yudi Anugrah Nugroho

LAINNYA DARI MERAH PUTIH