Bulog Tiru Program BBM Pertamina, Harga Beras Sama Se-Indonesia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Bulog Tiru Program BBM Pertamina, Harga Beras Sama Se-Indonesia

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (tengah) memimpin Rapat Kerja Nasional bersama seluruh jajaran bertajuk Evaluasi Kinerja 2025 dan Rencana Kerja 2026 di Jakarta, Minggu (11/1/2026). ANTARA/Harianto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bulog menargetkan penerapan beras satu harga di seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Bulog berjanji segera menyamaratakan harga beras medium Stabilisasi Pasokan dan Harga Panga (SPHP) di tingkat pengecer secara nasional.

"Dari Sabang sampai Merauke, insyaallah Bulog akan bercita-cita meratakan satu harga beras SPHP, dari Sabang sampai Merauke harganya satu harga," kata Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, yang dikutip Minggu (11/1).

Target tersebut adalah salah satu sasaran jangka pendek Bulog untuk menstabilkan harga beras dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Melalui target ini, Ahmad berharap Bulog bisa segera mengikuti jejak PT Pertamina (Persero) yang sejak 2016 berhasil menjalankan program BBM satu harga secara nasional.

"Seperti juga Pertamina. Pertamina juga dari Sabang sampai Merauke satu harga, Bulog juga harga berasnya satu. Kami mohon doa restunya," imbuhnya.

Ahmad menerangkan, realisasi beras satu harga sangat bergantung pada keberhasilan Bulog dalam menyerap beras petani sebesar 4 juta ton di tahun ini. Sebab, jika serapan tersebut maksimal, maka cadangan beras pemerintah dinilai mampu menjadi instrumen utama dalam mengintervensi dan mengendalikan harga beras.

"Dari target serapan 4 juta ton ini, harapannya nanti adalah ekspor (beras), dan yang kedua, potensi ke depan adalah harga beras bisa menjadi satu harga," ucapnya.

Lebih lanjut, Ahmad optimistis target serapan tersebut dapat tercapai karena hasil panen beras Indonesia di tahun ini diramal stabil.

Berdasarkan proyeksi Badan Pangan Nasional, produksi beras Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai 34,7 juta ton, atau relatif setara dengan capaian produksi tahun sebelumnya.

"Total stok beras Bulog di tanah air saat ini adalah 3,35 juta ton. Insyaallah stok ini akan terus bertambah, karena potensi hasil panen dari Kementerian Pertanian," tutupnya. (Asp).

#Pertamina #BBM #Harga Beras
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Gangguan distribusi Biosolar dapat berdampak pada transportasi, logistik, kegiatan usaha, hingga aktivitas nelayan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Indonesia
Bulog Luncurkan Kemasan Baru, Beri Nama Beras Kita Medium
Kehadiran Beras Kita Medium juga diharapkan semakin memperkuat identitas beras SPHP sebagai produk pangan pemerintah yang berkualitas dan terjangkau
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Bulog Luncurkan Kemasan Baru, Beri Nama Beras Kita Medium
Indonesia
Pasokan Pertalite Dikurangi, SPBU di Blitar Atur Jam Penjualan
Pengurangan pasokan itu berkaitan dengan keterbatasan pasokan di wilayah Malang dan sekitarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pasokan Pertalite Dikurangi, SPBU di Blitar Atur Jam Penjualan
Indonesia
Antrean BBM di Bali Mulai Mereda, Aturan Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober
Bahlil Lahadalia menambah armada kapal distribusi BBM ke Bali menjadi tujuh kapal. Cadangan Pertalite ditingkatkan dan aturan ganjil-genap diperpanjang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Antrean BBM di Bali Mulai Mereda, Aturan Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober
Indonesia
Pertamina Minta Warga Laporkan Temuan Pelanggaran Pasokan BBM
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Pertamina Minta Warga Laporkan Temuan Pelanggaran Pasokan BBM
Indonesia
Bahlil Kirim 7 Kapal Untuk Urai Antrean Pembelian BBM di Bali, Cadangan Pertalite Diklaim Cukup Dalam 15 Hari
Selain menambah armada distribusi dari Jawa ke Bali, Pertamina Patra Niaga juga menambah stok Pertalite hingga total 48 juta liter
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Bahlil Kirim 7 Kapal Untuk Urai Antrean Pembelian BBM di Bali, Cadangan Pertalite Diklaim Cukup Dalam 15 Hari
Indonesia
Kebijakan Ganjil Genap Urai Antrean Pembelian BBM di SPBU Bali
Penambahan stok pertalite hingga total 48 juta liter telah dilakukan sejak pengiriman pada 7 Oktober hingga pada 17 Oktober 2026
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Kebijakan Ganjil Genap Urai Antrean Pembelian BBM di SPBU Bali
Indonesia
MPR Desak Pemerintah dan Pertamina Percepat Penanganan Antrean BBM di Bali
Antrean panjang kendaraan yang ia saksikan secara langsung menunjukkan masyarakat tengah menghadapi kesulitan mendapatkan BBM.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
MPR Desak Pemerintah dan Pertamina Percepat Penanganan Antrean BBM di Bali
Indonesia
Saksikan Langsung Antrean di SPBU, Wakil Ketua MPR Suarakan Keprihatinan Kelangkaan Bensin di Bali
Ia mengaku melihat kondisi itu setelah menghadiri kegiatan Bali Climate Week.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Saksikan Langsung Antrean di SPBU, Wakil Ketua MPR Suarakan Keprihatinan Kelangkaan Bensin di Bali
Indonesia
Pertamina Klaim Kondisi di Bali Bakal Normal, Targetkan Stok 48 Juta Liter
Dalam tiga hari terakhir, yakni 13-15 Oktober, penyaluran Pertalite ke SPBU mencapai rata-rata 3 juta liter per hari.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Pertamina Klaim Kondisi di Bali Bakal Normal, Targetkan Stok 48 Juta Liter
Bagikan