Bulog Tambah Pasokan Beras ke Dearah Bencana Sumatra, Pastikan Kebutuhan Tercukupi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Desember 2025
Bulog Tambah Pasokan Beras ke Dearah Bencana Sumatra, Pastikan Kebutuhan Tercukupi

Waga membawa logistik bantuan. ANTARA PHOTO/Wahdi Septiawan/nz/rst

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bencana hidrometeorologi melanda Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, mengakibatkan jalur transportasi terputus, jaringan listrik padam, jalur komunikasi terputus ratusan ribu warga mengungsi dan seratusan meninggal dunia.

Selain itu, warga membutuhkan kebutuhan barang pokok, yang saat ini sulit dibeli oleh warga karena rusaknya infrastruktur distribusi daerah bencana.

Perum Bulog akan menambah stok beras hingga dua kali lipat di wilayah terdampak bencana di Sumatra yakni di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, sebagai antisipasi penanganan apabila berlangsung lebih lama dan lebih luas.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, langkah ini diambil setelah analisis internal menunjukkan bahwa penanganan bencana berpotensi berlangsung lebih lama dan berdampak lebih luas.

Baca juga:

Presiden Prabowo Pastikan Pasokan Listrik dan BBM di Sumatra Utara Segera Pulih

"Kami menambahkan dua kali lipat stok beras di wilayah bencana tersebut," ujar Rizal dalam rapat koordinasi pusat dan daerah mengantisipasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dipantau secara daring di Jakarta, Senin.

Bulog juga memastikan penyaluran bantuan beras di wilayah bencana dilakukan maksimal ke seluruh pemerintah daerah yang membutuhkan, tanpa pengecualian.

Penyaluran ini merupakan hasil dari rapat koordinasi antara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, di mana kepala daerah cukup mengajukan surat permohonan bantuan kepada Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan tembusan ke Bulog pusat maupun daerah.

Untuk memastikan distribusi berjalan lancar, kata Rizal, seluruh jajaran direksi Bulog telah ditugaskan untuk berada langsung di provinsi-provinsi terdampak.

Para direksi ini bertugas mengawal penyaluran bantuan dan memastikan logistik Bulog tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

Bulog menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

Perusahaan melakukan pemantauan harian untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman di tengah meningkatnya risiko gangguan distribusi akibat bencana.

Menurut Rizal, pemantauan dilakukan secara ketat bersama satuan tugas (satgas) pangan, baik di pusat maupun daerah, guna memonitor harga dan stok di seluruh wilayah.

"Kami memonitoring harian serta respon cepat atau quick respon. Melakukan pemantauan harian dengan pemantauan harga, baik maupun stok di seluruh wilayah tanah air. Jadi ini dilibatkan juga teman-teman dari pusat satgas lapangan maupun teman-teman yang ada di pemerintah daerah," imbuhnya.

#Banjir Bandang #Banjir #Sumatra #Bulog
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Bulog Luncurkan Kemasan Baru, Beri Nama Beras Kita Medium
Kehadiran Beras Kita Medium juga diharapkan semakin memperkuat identitas beras SPHP sebagai produk pangan pemerintah yang berkualitas dan terjangkau
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Bulog Luncurkan Kemasan Baru, Beri Nama Beras Kita Medium
Indonesia
KDKMP Dipastikan Jual Produk Bulog, Perkuat Rantai Pasok Beras
Pada 107 titik KDKMP yang menjadi sasaran monitoring, total pemesanan beras SPHP tercatat mencapai 53.500 kilogram atau 53,5 ton.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
KDKMP Dipastikan Jual Produk Bulog, Perkuat Rantai Pasok Beras
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
4,11 Juta Ton Beras Petani Diserap Bulog, Bukti Swasembada Pangan Prabowo
Bulog terus mengoptimalkan seluruh instrumen pengadaan mulai dari penguatan jaringan pembelian ditingkat produksi, peningkatan kesiapan sarana penyimpanan dan pergudangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
 4,11 Juta Ton Beras Petani Diserap Bulog, Bukti Swasembada Pangan Prabowo
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Bagikan