Bulog Bangun Infrastruktur Pengelolaan Beras Modern Direktur Utama Bulog Budi Waseso memeriksa kualitas beras pada infrastruktur pengolahan beras modern . (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik atau disingkat Perum Bulog membangun 10 pabrik modern pengolahan gabah menjadi beras atau modern rice milling plant (MRMP) yang dapat menghasilkan beras kualitas premium.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mengatakan, 10 pabrik MRMP itu memiliki kapasitas dryer sebanyak 288 ribu ton gabah kering panen per tahun, milling sebanyak 115.200 ton gabah kering giling per tahun, dan silo sebanyak 60 ribu ton.

Baca Juga:

Bulog Impor 36.000 Ton Daging Kerbau dari India

"Pada 2016, kami dapat dana penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp2 triliun. Dana itu sebagian kami bangun 10 unit MRMP dan akan ada tiga unit MRPM tambahan," ujar Budi dikutip dari Antara, Kamis (21/7)/

Sebanyak 10 MRMP tersebut tersebar di Kendal dan Sragen di Jawa Tengah; Bojonegoro, Magetan, Jember, dan Banyuwangi di Jawa Timur; Subang dan Karawang di Jawa Barat; Bandar Lampung di Lampung; Sumbawa di Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, tiga tambahan MRMP yang akan dibangun selanjutnya terletak di Dompu, Nusa Tenggara Barat dan dua unit lainnya di Sulawesi Selatan yang akan memasuki studi kelayakan.

Progres investasi proyek MRMP di Kendal, Sragen dan Subang telah rampung 100 persen dan siap digunakan untuk kegiatan operasi infrastruktur pengolahan untuk manufaktur perberasan di Bulog.

"MRMP Kendal sudah mulai beroperasi sejak awal Juli 2022 yang lalu. MRMP ini dilengkapi dengan mesin pengering berkapasitas 120 ton per hari, RMU berkapasitas enam ton per jam, dan tiga unit silo berkapasitas simpan 2.000 ton," jelas Budi.

Baca Juga:

Miliki 800 Ribu Ton Beras Cadangan, Bulog Pastikan Kebutuhan saat Ramadan Cukup

Budi menjelaskan MRMP merupakan fasilitas pengolahan gabah hasil panen berbasis teknologi modern yang terdiri dari dryer sebagai pengering gabah hasil panen dan RMU sebagai mesin konversi gabah menjadi beras.

Pembangunan infrastruktur MRMP bertujuan untuk membantu petani dan menyederhanakan alur proses pengolahan beras yang terpusat dalam fasilitas pengolahan gabah hasil panen berbasis teknologi modern yang terdiri dari mesin pengering, unit penggilingan padi sebagai mesin konversi gabah menjadi beras dengan dilengkapi teknologi penyortir warna.

MRMP berfungsi untuk menurunkan susut pascapanen, meningkatkan kuantitas serapan gabah, dan meningkatkan hasil panen gabah yang berdampak terhadap hasil akhir produk beras premium.

Progres investasi proyek MRMP di Kendal, Sragen, dan Subang telah rampung 100 persen dengan nilai investasi Rp 230,96 miliar. Ketiga MRMP itu kini telah digunakan dalam kegiatan operasi infrastruktur pengolahan untuk manufaktur perberasan di Bulog. (*)

Baca Juga:

DPR Minta Bulog Gelar Operasi Pasar Serentak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sukseskan MotoGP, Pemerintah Percepat Vaksinasi Dosis ke-2 di NTB
Indonesia
Sukseskan MotoGP, Pemerintah Percepat Vaksinasi Dosis ke-2 di NTB

Saat ini masih ada Kabupaten yang belum mencapai 70 persen capaian vaksinasi COVID-19.

TNI Tegaskan Kuasai Distrik Suru-Suru dari KKB
Indonesia
TNI Tegaskan Kuasai Distrik Suru-Suru dari KKB

Kondisi di kawasan itu sudah terkendali dan kini sudah ditempatkan 70 prajurit di Suru-suru termasuk prajurit tempur.

Polda Metro Enggan Berkomentar Soal Status Hukum Terkini Ade Armando
Indonesia
Polda Metro Enggan Berkomentar Soal Status Hukum Terkini Ade Armando

Polisi tak kunjung memberikan informasi pasti apakah Ade Armando masih berstatus tersangka kasus dugaan penodaan agama atau tidak.

Terbagi 19 Paket Kontrak, Proyek IKN Tahap 1 Telan Biaya Rp 5,3 Triliun
Indonesia
Terbagi 19 Paket Kontrak, Proyek IKN Tahap 1 Telan Biaya Rp 5,3 Triliun

Proyek pembangunan IKN Tahap I senilai Rp 5,3 triliun terbagi dalam 19 paket kontrak.

Menkes Sebut Indonesia Masuk Lima Besar Cakupan Vaksinasi Terbanyak di Dunia
Indonesia
Menkes Sebut Indonesia Masuk Lima Besar Cakupan Vaksinasi Terbanyak di Dunia

Pemerintah tentunya akan terus menggenjot cakupan vaksinasi nasional

Temui PM Jepang, Jokowi Minta Kishida Hadir di KTT G20
Indonesia
Temui PM Jepang, Jokowi Minta Kishida Hadir di KTT G20

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Jepang, Fumio Kishida. Pertemuan keduanya berlangsung di Kantor PM Jepang di Tokyo, Rabu (27/7) pagi.

Mikrotrans Listrik akan Mengaspal di Jalur TransJakarta September 2022
Indonesia
Mikrotrans Listrik akan Mengaspal di Jalur TransJakarta September 2022

Mikrotrans listrik segera mengaspal di jalur TransJakarta. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) bersama dengan penyedia minibus listrik DFSK, PT Bevos Auto Mandiri.

Polda Kalteng Minta Maaf setelah Admin Medsosnya Ancam Warga
Indonesia
Polda Kalteng Minta Maaf setelah Admin Medsosnya Ancam Warga

Dia meminta maaf jika respon pengelola media sosial Humas Polda Sulteng kurang tepat dalam menyikapi kritik.

Alasan Polisi Tahan Bahar bin Smith
Indonesia
Alasan Polisi Tahan Bahar bin Smith

Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong

[HOAKS atau FAKTA] Militer Indonesia Bantu Ukraina Lawan Rusia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Militer Indonesia Bantu Ukraina Lawan Rusia

Beredar informasi berupa sebuah video di media sosial Youtube bahwa militer Indonesia sudah penuhi jalan-jalan Ukraina untuk melawan Rusia.