Bulan Depan Lintasan Formula E di Monas Mulai Diaspal Ajang balap mobil Formula E. Foto: Facebook/Anies Baswedan

Merahputih.com - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku BUMD penyelenggara ajang Formula E akan melakukan pengaspalan lintasan balap mobil bertaraf internasional itu di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Maret 2020 mendatang.

"Kalau pengaspalan, mulai bulan depan karena diharapkan 2 bulan sebelum dipakai lomba, itu aspalnya harus sudah jadi, biar kering, dilalui kendaraan umum dulu," kata Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto, saat dihubungi, Jumat (14/2).

Baca Juga

Akhirnya Balap Formula E Boleh di Monas, Ini Janji Anies ke Setneg!

Aspal yang digunakan untuk rute perlintasan nantinya akan sesuai dengan standar dari Formula E Organization (FEO). Pihak FEO juga, turut membantu dalam mengukur kualitas lintasan.

"Kan itu banyak unsurnya, seperti garasinya, itu kan dibangun portable. Jadi, mulai start dibangun oleh FEO di pekerjaan mereka," paparnya.

Desain sirkuit Formula E di Monas. Foto: Dok Pemprov DKI

Chairman Organising Committee (COC) Jakarta E-Prix itu menjelaskan, jika balapan sudah selesai, lintasan aspal yang sudah terpasang tidak perlu dilepas. Sebab pelataran Monas ini jalannya dibuat dari batuan alam bulat.

"(Lintasan) bisa dibongkar, tetapi kalau tidak dibongkar juga tidak apa-apa. Karena cobble stone itu kan bukan resapan. Di bawahnya kan ada semen. Apalagi, kalau pakai kursi roda lewat cobble stone, bisa nggak? Itu kan nggak ramah disabel," jelasnya.

Baca Juga

PDIP Sebut Formula E Tak Dapat Untung, Gerindra: Bukan Kayak Jualan Gado-gado

Sementara sarana infrastruktur lainnya seperti pembatas jalan, kata dia, pihaknya juga sudah menyiapkannya dengan baik. Nantinya, seminggu sebelum dimulainya Formula E yakni 6 Juni 2020, pihaknya baru mulai memasang di jalan-jalan yang sudah menjadi rute perlintasan.

"Terus ada batasnya, kayak barrier, kayak pembatas jalan, itu sudah mulai kita cetak, itu ada cetakannya. Nanti, tinggal seminggu mulai baru kita pasang," tutup dia. (Aps)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sejumlah Ruas Tol Jabodetabek-Jabar Terendam Banjir, Berikut Lokasi-Lokasinya
Indonesia
Sejumlah Ruas Tol Jabodetabek-Jabar Terendam Banjir, Berikut Lokasi-Lokasinya

Hujan yang mengguyur Jakarta secara terus menerus luapan di beberapa sungai sepanjang koridor jalan tol regional Jabodetabek-Jabar.

PSI Minta Anies Alihkan Anggaran Rp200 Miliar untuk LRT Rawamangun-Dukuh Atas
Indonesia
PSI Minta Anies Alihkan Anggaran Rp200 Miliar untuk LRT Rawamangun-Dukuh Atas

"Pembangunan LRT di KPBDU selama 3 tahun ini mandek. Oleh karena itu, sebaiknya Pemprov DKI mengalihkan anggaran Rp200 miliar kepada PT Jakpro untuk membangun LRT,” ujar anggota Fraksi PSI DKI, Eneng Malianasari

[HOAKS atau FAKTA] Presiden Jokowi Urus Sendiri Perpanjangan SIM di Polresta Bogor
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Presiden Jokowi Urus Sendiri Perpanjangan SIM di Polresta Bogor

Gambar di berita itu memperlihatkan pria seperti Jokowi tengah menulis sesuatu di depan anggota polisi.

Pelanggar Masker di Probolinggo Dihukum Duduk di Samping Keranda Korban COVID-19
Indonesia
Pelanggar Masker di Probolinggo Dihukum Duduk di Samping Keranda Korban COVID-19

"Kami berharap dengan sanksi seperti ini jumlah pelanggar akan bisa semakin menurun karena kesadaran yang telah tertanam," pungkas Ugas

KPK Selidiki Dugaan Korupsi di Jember
Indonesia
KPK Selidiki Dugaan Korupsi di Jember

Ali enggan menyampaikan secara rinci mengenai dugaan kasus maupun pihak yang telah dimintai keterangan lantaran masih dalam tahap penyelidikan

Tim Gugus Tugas COVID-19 Dikritik tak Punya Taji
Indonesia
Tim Gugus Tugas COVID-19 Dikritik tak Punya Taji

Trubus mengatakan, ada persoalan di mana tim yang dipimpin Doni Monardo itu lemah secara komando tak memiliki kendali ke daerah.

Puan Minta Sumbar Dukung Pancasila, Politisi PDIP Kritik PKS
Indonesia
Puan Minta Sumbar Dukung Pancasila, Politisi PDIP Kritik PKS

PDIP menilai semangat berbangsa atas dasar Pancasila di Sumbar nampak menurun. Selain itu, 10 tahun di bawah kepemimpinan kader PKS, Sumbar tidak mengalami kemajuan yang fundamental.

Gardu Listrik di Cempaka Mas Terbakar, PLN Minta Maaf
Indonesia
Gardu Listrik di Cempaka Mas Terbakar, PLN Minta Maaf

PLN memastikan aliran listrik yang dimatikan sementara lantaran Gardu Induk Gambir Baru Kemayoran terbakar akan diaktifkan kembali

Data Penerima Sembako di Jakarta Bakal Dipakai Pusat, Begini Tanggapan DPRD
Indonesia
Data Penerima Sembako di Jakarta Bakal Dipakai Pusat, Begini Tanggapan DPRD

Penerima bantuan sembako ini harus tepat sasaran dan tidak boleh ada pihak yang menyalahgunakannya di tengah kesulitan akibat pandemi corna.

COVID-19 Picu Tsunami Transformasi Bisnis
Indonesia
COVID-19 Picu Tsunami Transformasi Bisnis

COVID-19 di Indonesia menimbulkan dampak di mana putaran modal pedagang melambat akibat turunnya penjualan