Bukti Malam Selikuran Lebih Semarak, Delapan Bregada Kawal 1.000 Tumpeng Masyarakat merebutkan 1.000 takir yang sudah dipersiapkan. (MP/Win)

Pejabat Humas Keraton Solo, KP Bambang Pradotonagoro mengklaim jika malam selikuran tahun ini lebih semarak, Kamis (15/6) malam, mengingat diadakan secara bersamaan, di mana pada tahun sebelumnya, agenda yang menyambut malam 1.000 bulan ini, diadakan dua kali, yakni dari pihak Keraton Kasunanan Solo sendiri dan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Uniknya, kedua pihak tersebut di tahun sebelumnya sama-sama mengadakan kegiatan kirab. Untuk pihak Keraton dimulai dari kawasan Keraton menunju ke Masjid Agung Solo, sedangkan dari pihak Pemkot, dari kawasan Sriwedari menuju ke kawasan Balai Kota Solo.

“Ya, kami ingin mengembalikan tradisi sejak dahulu, karena memang sejak dahulu rutenya dari Keraton menuju ke Joglo Sriwedari,” jelasnya.

Terkait semaraknya kegiatan, dalam kirab terseut juga diikuti oleh banyak peserta. Menurutnya dalam kirab tersebut ada sebanyak 8 bregada atau prajurit keraton.

“Tahun ini lebih banyak, kalau tahun lalu kurang dari 8 bregada. Makanya iring-iringan kirab cukup panjang,” katanya.

Pantuan merahputih.com, selama rute kirab yang dilalui, banyak masyarakat yang meyaksikannya. Bahkan, tak jarang pula para pengguna jalan berhenti sejenak untuk melihat kegiatan tersebut.

Berita ini berdasarkan laporan Win, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya. Baca juga berita menarik lainnya di: Kirab Malam Selikuran Berakhir Di Joglo Sriwedari



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH