Bukan Musim Liburan, Krakatau Tetap Dibanjiri Turis Asing Wisatawan pelajar kebudayaan dari Australia membanjiri tujuan eco-tourism, Krakatau. (Foto: Roman Java Rhino)

Krakatau, gunung di tengah Selat Sunda antara provinsi Banten dan Lampung, kerap kali dikunjungi turis asing yang sengaja datang dari negeri mereka. Menggeliatnya arus wisatawan menuju gunung berapi yang ledakannya pernah menggemparkan dunia pada tahun 1814 tersebut, menggairahkan bisnis pelaku pariwisata Banten.

Teja Heriana, pemilik Cindewulung Bed & Resto yang berlokasi di kawasan pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengakui beberapa pekan belakangan tempatnya ramai dikunjungi wisatawan asing yang hendak menuju ke Gunung Krakatau. Hal itu cukup menggembirakan, mengingat ini bukan musim liburan. "Carita is on fire," katanya, Rabu (12/4).

Sementara itu, Rohman yang memfasilitasi para wisatawan asing tersebut mengatakan, bahwa ia telah lama membangun jaringan dengan Federasi Asosiasi Pemandu Wisata Dunia, karenanya ia mampu menjaring para wisatawan asing tersebut.

Seperti yang baru-baru ini ia fasilitasi, sejumlah siswa-siswi dari Mater Dei College Australia datang untuk berwisata sekaligus mempelajari kebudayaan Indonesia berserta sejarahnya. "Yang menghubungi kami biasanya gurunya, mereka datang setiap tahun dalam kelompok besar," katanya.

Ia juga menjelaskan, kelompok wisatawan yang merupakan para pelajar Australia tersebut tidak hanya mengunjungi Krakatau di Banten. Sebelumnya mereka juga mengunjungi Lombok, Bromo, dan Yogyakarta. Para wisatawan asing saja penasaran dengan Indonesia, bagaimana dengan Anda, Sahabat Merahputih? Sudahkah Anda berkunjung keliling Indonesia?

Simak pula artikel tentang Krakatau lainnya di Wisata Kapal Pesiar Krakatau Diminati Ekspatriat.



Dian Sucitra

LAINNYA DARI MERAH PUTIH