Bukan KPU, TKN Sebut DPR sebagai 'Pelaku' Tewasnya Ratusan KPPS Ruhut Sitompul mengunjungi dua pasar tradisional di Solo yakni pasar Gede dan pasar Kadipolo, Jumat (16/11). Foto: MP/Win

MerahPutih.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul menilai permintaan bahwa Ketua KPU Arief Budiman harus mundur karena dianggap gagal selenggarakan Pemilu 2019, dilihat dari banyaknya anggota petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia tak tepat.

Menurut Ruhut, Arief Budiman tidak harus mundur sebagai ketua KPU RI. Sebab, KPU tidak bisa disalahkan atas meninggalnya ratusan anggota KPPS di Pemilu serentak 2019.

"Nggak (perlu diganti). KPU-Bawaslu gak salah," kata Ruhut di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (18/5).

Ruhut Sitompul  (foto: Twitter @ruhutsitompul )
Ruhut Sitompul (foto: Twitter @ruhutsitompul )

Menurut Ruhut, apabila ingin dicari siapa yang salah atas meninggalnya anggota KPPS, maka yang perlu disalahkan adalah pimpinan DPR RI.

"Salahin itu pimpinan DPR. (Pimpinan) empat dari mereka kok, cuman Bambang Soesatyo aja dari kita. Semuanya dari mereka, Ada agus dari Demokrar, yang masuk penjara PAN (Taufik Kurniawan), Gerindra Fadli Zon," jelasnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, pembentukan Tim Pencari Fakta (TPF) untuk menyelidiki meninggalnya anggota KPPS tidak perlu. Sebab, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sudah melakukan penyelidikan.

"Enggak (perlu bentuk TPF). Serahkan ke IDI," pungkasnya. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH