Kesehatan
Bukan Karena Corona, Faktor ini yang Buat Angka Kematian Ibu dan Janin Meningkat Pelayanan kesehatan ibu hamil di masa pandemi mengikuti protokol kesehatan. (foto: freepik)

PANDEMI COVID-19 sangat berdampak pada semua aspek kehidupan. Salah satunya ialah kesehatan reproduksi perempuan. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr Upik Anggrahaeni, SpOG mengungkapkan kekhawatiran masyarakat akan penularan penyakit menyebabkan banyak perempuan tidak mendapatkan akses fasilitas kesehatan yang memadai sehingga berakibat pada tingginya angka kesakitan atau komplikasi kehamilan.

"Ketakutan yang berlebihan menyebabkan ibu hamil mencari informasi kesehatan yang kurang tepat sehingga merugikan dirinya sendiri,” ujarnya dalam Virtual Media Briefing Bamed, Rabu (26/8).

BACA JUGA:

Perubahan pada Kulit selama Masa Kehamilan

Ia menambahkan, kondisi pandemi saat ini memperburuk misinformasi yang terjadi. "Ironisnya, mereka takut ke rumah sakit karena COVID-19, tetapi masih keluar rumah untuk bekerja atau aktivitas tidak perlu lainnya," sesal Upik.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kematian bayi dalam janin meningkat dua bulan terakhir. Rata-rata janin yang meninggal berusia 12 hingga 36 minggu. Kasus kematian bayi pun beraneka ragam. "Untuk kematian janin berusia kurang dari enam minggu biasanya disebabkan kelainan kromosom. Kematian janin usia 6 hingga 10 minggu disebabkan infeksi atau ibu kecapaian. Sementara itu, kematian janin di atas 10 minggu bisa faktor ibu atau lingkungan sekitar janin," urainya.

hamil
Kematian ibu banyak ditemukan di masa pandemi ini. (foto: elle)

Selain kematian janin, kematian ibu pun banyak ditemukan di masa pandemi ini. Ia menyebutkan penyebab kematian ibu terbanyak disebabkan terjadinya pendarahan, eklamsia, dan infeksi.

Untuk mengantisipasi hal itu, Upik menyarankan para ibu untuk tetap memeriksakan kesehatan kandungan. “Tentunya ada perbedaan layanan kesehatan ibu hamil sebelum era pandemi dan sekarang, yakni dalam hal protokol kesehatan yang digunakan serta penyesuaian jadwal kontrol sesuai kebutuhan setiap ibu hamil," ujarnya.

Protokol kesehatan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit, misalnya semua dokter yang bertugas harus menggunakan APD serta berkomunikasi dengan face shield. Selain itu, ada pula sedikit perubahan pada jadwal pemeriksaan kandungan ibu. “Idealnya frekuensi pemeriksaan kehamilan dilakukan sebanyak tujuh kali pertemuan. Namun di era new normal, dapat diberlakukan penundaan pemeriksaan bila memungkinkan terutama pada trimester pertama dan kedua," terangnya.

hamil
Tetap periksa hamil secara teratur amat penting di masa pandemi. (foto: pixabay/free-photos)

Jadwal kontrol kehamilan disesuaikan dengan kondisi kehamilan dan risiko yang dimiliki setiap pasien. "Bila ada keluhan flek, pendarahan, nyeri perut, tekanan darah tinggi, pusing, sesak, keluar cairan dari vagina, atau gerak janin berkurang, harus segera dilakukan pemeriksaan,” tambahnya.

Upik pun membagikan beberapa tips untuk ibu hamil agar tetap sehat di era new normal. Misalnya, sering mencuci tangan terutama sebelum menyentuh area muka, memakai masker setiap keluar rumah atau bila bertemu dengan orang yang tidak serumah, menghindari berkerumun yang tidak perlu, makan makanan sehat gizi seimbang, rajin minum vitamin kehamilan, dan kontrol teratur sesuai jadwal. "Catat semua keluhan yang dirasakan untuk mempermudah konsultasi dengan dokter," saran Upik.(avia)

BACA JUGA:

Ini Masalah Kulit yang Muncul Saat Masa Kenormalan Baru

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Merias Mata Tidak Sulit Kok
Fun
Merias Mata Tidak Sulit Kok

Jangan asal merias mata agar tampil cantik.

Untungnya Menikah di Masa Pandemi
Fun
Untungnya Menikah di Masa Pandemi

Saatnya mewujudkan konsep intimate wedding.

Keindahan Peleburan Budaya di Kampung Muslim Pegayaman
Tradisi
Keindahan Peleburan Budaya di Kampung Muslim Pegayaman

hubungan antara masyarakat muslim di Pegayaman dan orang-orang Hindu di sekitarnya telah terjalin sejak abad ke-17.

Grammy Awards 2021 yang Perlu Kamu Tahu
ShowBiz
Grammy Awards 2021 yang Perlu Kamu Tahu

Para selebritas siap bersaing merebut piala.

Apakah Normal Jika Anjing Mengorok Saat Tidur?
Fun
Apakah Normal Jika Anjing Mengorok Saat Tidur?

Ini beberapa kemungkinan penyebabnya

‘Jameson Connects Indonesia’ Jadi Wadah Baru untuk Musisi Indonesia
ShowBiz
‘Jameson Connects Indonesia’ Jadi Wadah Baru untuk Musisi Indonesia

Jameson Connects Indonesia ingin memberi kesempatan dan menggugah gairah musisi pendatang baru dari ....

Jual Masker untuk Bantu Sesama, Jadi Kiat 'Bertahan' di Tengah Pandemi
Fun
Jual Masker untuk Bantu Sesama, Jadi Kiat 'Bertahan' di Tengah Pandemi

Ide menjual alat pelindung diri seperti makser dan face shield membuat Umay Saleh kini menjadi sosok yang sering dicari.

Huawei Kembangkan Smartphone Layar Penuh, Seperti Apa Bentuknya?
Hiburan & Gaya Hidup
Huawei Kembangkan Smartphone Layar Penuh, Seperti Apa Bentuknya?

Huawei Tengah Kembangkan Smartphone Berselimut Layar

Wawancara Eksklusif Dhira Dhani, Pemenang ICTC
Fun
Wawancara Eksklusif Dhira Dhani, Pemenang ICTC

Ia berhasil menebak tujuh dari delapan kopi yang disediakan pada kompetisi ICTC ini dalam waktu tiga menit tiga detik.

Taylor Swift Rilis Alternatif Lagu ‘The Lakes’
ShowBiz
Taylor Swift Rilis Alternatif Lagu ‘The Lakes’

Dalam rangka satu tahun album Folklore.