Bukan Cuma Digitalisasi, UMKM Perlu Dukungan Keberlanjutan UMKM Indonesia. (Foto: Kementerian Koperasi dan UKM).

MerahPutih.com - Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang menguasai teknologi digital, menjadi kunci bagi penerintah dalam upaya pemulihan ekonomi di Indonesia yang terimbas pandemi COVID-19.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebutkan, pihaknya terus mendorong pelaku UMKM agar dapat mengoptimalkan teknologi digital sehingga bisa menjalankan usahanya dari rumah.

"UMKM digital produktif merupakan kunci pemulihan ekonomi,” kata Teten.

Baca Juga:

Cuma 8 Persen UMKM Yang Gunakan Pemasaran Online

Teten menekankan, perlunya peningkatan kerja sama antara Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, institusi perbankan, fintech, marketplace dan seluruh pihak lain yang terlibat, untuk menyiapkan UMKM agar dapat bersaing di pasar domestik dan pasar global.

"Pandemi COVID-19 berdampak signifikan bagi pelaku UMKM di Indonesia, baik dari sisi suplai maupun demand," ucap Teten.

Ia menegaskan, tidak cukup UMKM hanya hadir dalam platform digital, isu keberlanjutan dari UMKM di platform digital yang juga patut mendapat perhatian.

Menteri Koperasi dan UMKM
Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki. (Foto: UMKM).

"UMKM tidak hanya harus bertahan, namun harus mampu menjadi kompetitif baik di pasar lokal dan global,” ujar Teten.

Data McKensey pada Juni 2020, tercatat sejak pandemi terjadi, penjualan di sektor e-commerce naik 26 persen dan mencapai 3,1 juta transaksi per hari. Namun, pada awal 2020 pemerintah mendata baru 8 juta atau 13 persen dari total populasi UMKM yang terhubung pada platform digital.

Baca Juga:

Catat, Cicilan UMKM Terdampak Corona Ditunda 1 Tahun dengan Bunga Ringan!


Tags Artikel Ini

Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH