Bukan Anggota Komisi E, William PSI Dinilai Tak Proporsional Unggah Anggaran Janggal ke Medsos Anggota DPRD PSI William Aditya Sarana. Foto: DPP PSI

MerahPutih.com - Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta Achmad Nawawi menyebut ada dugaan kekeliruan yang dilakukan anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI William Aditya Sarana ihkwal unggahan anggaran KUA-PPAS janggal ke media sosial.

Kesimpulan tersebut didapat setelah anggota BK dan anggota DPRD meminta klarifikasi kepada Willam mengenai persoalan unggahan anggaran tak masuk akal ke medsos itu.

Baca Juga

PDIP Bekingi William PSI

"Ada kekeliruan kecil karena (William) dianggap tidak proposional aja mungkin. Laporan yang kami buat seperti itu. Soal nanti sanksinya dalam bentuk apa itu teguran, tertulis atau lisan itu urusan pimpinan (DPRD)," kata Nawawi saat dikonfirmasi Kamis (28/11).

Nawawi juga menilai bahwa William tak proposional untuk mengunggah anggaran janggal ke media sosial karena ia anggota komisi A. Padahal yang diunggahnya terkait Komisi E.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI William Aditya Sarana
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI William Aditya Sarana (Foto: MP/Asropih)

"Toh orang PSI kan ada yang di Komisi E bahkan wakil ketua komisinya kan orang PSI. Kenapa harus William (yang mengunggah ke media sosial)?" tutur dia.

Baca Juga

William PSI Terancam Dipecat

Meski demikian, Nawawi menuturkan, anggota dewan mengapresiasi kritik yang dilakukan William. Terlebih wakil rakyay diwajibkan kritis bila ada kebijakan Gubernur yang tidak pro rakyat atau boros.

"Kalau anggota DPR pusat kan berseberangan dengan anggota pusat, tapi kalau DPRD kan engga. Setelah dilantik Gubernur/wali kota/bupatinya, maka semuanya menjadi mitra sejajar sebagai penyelenggara pemerintahan di daerah," ujar politikus Partai Demokrat itu.

Menurut Nawawi, selama proses klarifikasi William bersikap kooperatif terhadap anggota badan kehormatan. Ia juga menjelaskan kronologi lengkap dari sebelum hingga mengunggah anggaran ke media sosial.

Baca Juga

Dilaporkan ke BK DPRD DKI, William PSI Dituding Berikan Opini Negatif ke Anies

Saat ini Nawawi mengaku, pihaknya sudah mengirim surat rekomendasi pada pimpinan DPRD terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan William. Setelahnya, pimpinan dewan yang akan memutuskan apakah William bersalah atau tidak. (Asp)

Kredit : asropihs


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH