Buka Usaha di Bandung, Ini Perizinan Yang Harus Diurus Pengusaha Gedung Sate, Bandung. (Foto: Java Travel)

MerahPutih.com - Menciptakan ekosistem investasi yang baik, kemudahan perizinan menjadi salah satu sektor yang mendapatkan perhatian khusus Pemerintah Kota Bandung. Hal ini diyakini memperlancar warga yang ingin buka usaha.

Saat ini, penyelenggaraan perizinan telah berubah dari yang semula berbasis izin menjadi berbasis risiko. Pada perizinan berbasis risiko, kegiatan usaha diklasifikiasikan menjadi tiga jenis. Pertama kegiatan usaha dengan tingkat risiko rendah.

Baca Juga:

Upah Sektoral dan Cabut UU Cipta Kerja Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2021

"Perubahan ini memberikan tantangan yang sangat besar bagi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung," ujar Kepala DPMPTSP Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, Kamis (20/5).

Ia menegaskan, untuk usaha dengan tingkat risiko ini maka untuk perizinan cukup hanya dengan NIB (Nomor Induk Berusaha) yang juga berlaku sebagai sni dan sertifikat halal.

Selanjutnya kegiatan usaha dengan tingkat risiko menengah. Pada kegiatan usaha dengan tingkat risiko ini maka perizinan cukup hanya dengan NIB dan sertifikat standar.

Acara pembinaan pegawai DPMPTSP Kota Bandung, di Auditorium DPMPTSP Jalan Cianjur Kota Bandung, Kamis (20/5). (Humas Kota Bandung)
Walkot Bandung Oded M.Danial berikan pembinaan pada pegawai DPMPTSP, Kamis (20/5). (Humas Kota Bandung)

"Terakhir adalah kegiatan usaha dengan tingkat risiko tinggi. Pada kegiatan usaha dengan risiko ini maka perizinan yang diperlukan adalah NIUB dan izin," tuturnya.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial memberi arahan kepada para pegawai di lingkup DPMPTSP Kota Bandung menyampaikan, jika ada masalah segera menyelesaikan permasalahan secara bersama-sama.

"Cara berpikir kita harus sama. Kalau sudah sama maka ketika menjalankan pekerjaan tidak ada yang ke kanan dan ke kiri tapi akan satu tujuan," katanya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Kemenkeu Segera Rampungkan Semua Aturan Turunan UU Cipta Kerja

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
12 Terduga Teroris Merauke Ditetapkan Tadi Tersangka, Segera Dibawa ke Jakarta
Indonesia
12 Terduga Teroris Merauke Ditetapkan Tadi Tersangka, Segera Dibawa ke Jakarta

Semua tersangka teroris akan diterbangkan ke Jakarta

Pasien Sembuh COVID-19 Harian Capai 6.331 Orang
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 Harian Capai 6.331 Orang

Penambahan itu menyebabkan jumlah total kasus COVID-19 di Indonesia kini mencapai 1.368.069 orang.

Pemerintah Diminta Tidak Ciptakan Kerumunan yang Undang Awak Media
Indonesia
Pemerintah Diminta Tidak Ciptakan Kerumunan yang Undang Awak Media

Ini demi terus berjalannya fungsi kontrol sosial

Asabri Salurkan Dana Pensiun Rp15 Triliun Selama 2020
Indonesia
Asabri Salurkan Dana Pensiun Rp15 Triliun Selama 2020

Pada awal Februari 2021, Asabri memberikan manfaat asuransi Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK)

Jangan Lupa, Hari Ini Batas Akhir Pendaftaran PPDB SMPN Jalur Zonasi
Indonesia
Jangan Lupa, Hari Ini Batas Akhir Pendaftaran PPDB SMPN Jalur Zonasi

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang mengingatkan kepada siswa untuk segara mendaftarkan PPDB SMP Negeri untuk jalur zonasi.

[Hoaks atau Fakta]: Air Kelapa Bisa Netralisir Racun Vaksin COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Air Kelapa Bisa Netralisir Racun Vaksin COVID-19

Tidak ada bukti penelitian yang membuktikan air kelapa dapat menetralkan racun.

Kerap Blusukan di Jakarta, Menteri Risma Dinilai Ingin Jegal Anies
Indonesia
Kerap Blusukan di Jakarta, Menteri Risma Dinilai Ingin Jegal Anies

"Barangkali blusukan ini juga salah satu strategi politik untuk menjegal Anies di DKI dan untuk running 2024 mendatang," ujarnya.

Isu Taliban di KPK di Tengah Kasus Bansos, Novel: Lagu Lama
Indonesia
Isu Taliban di KPK di Tengah Kasus Bansos, Novel: Lagu Lama

"Isu radikal-taliban, lagu lama," kata Novel

Pemprov DKI Manut Aturan Satgas COVID-19 Soal Isolasi WNA
Indonesia
Pemprov DKI Manut Aturan Satgas COVID-19 Soal Isolasi WNA

Aturan tersebut sesuai dengan adendum Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19

Ketua DPD Minta Senator Ikut Awasi Penyaluran Bansos Tunai di 2021
Indonesia
Ketua DPD Minta Senator Ikut Awasi Penyaluran Bansos Tunai di 2021

Peristiwa penyelewengan dana bansos menimbulkan ketidakpercayaan publik