Buka Mubes Perantau Nasional, Jusuf Kalla: Jaga Marwah Orang Sulsel Jusuf Kalla berfoto bersama saat Mubes Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Hotel Lorin Solo, Sabtu (16/11). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berpesan agar warga Sulawesi Selatan (Sulsel) yang merantau di berbagai daerah supaya menjaga maruah dengan menghindari konflik sosial dengan masyarakat setempat.

Demikian diungkapkan Jusuf Kalla saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) Nasional Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), di Hotel Lorin Solo, Jawa Tengah, Sabtu (16/11).

Baca Juga:

KPK Bantu Penertiban Aset Provinsi Sulsel Senilai Rp6,5 Triliun

"Orang Sulsel, apa pun sukunya, tersebar di berbagai penjuru nusantara, bahkan dunia. Saya minta sebagai perantauan agar melakukan pengabdian kepada masyarakat setempat," ujar JK kepada merahputih.com.

 Jusuf Kalla membuka Mubes Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Hotel Lorin Solo, Sabtu (16/11). (MP/Ismail)
Jusuf Kalla membuka Mubes Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Hotel Lorin Solo, Sabtu (16/11). (MP/Ismail)

JK menegaskan, di mana ada cahaya di situ ada orang Sulawesi Selatan. Hal itu dibuktikan dengan adanya kampung-kampung Makasar baik skala besar dan kecil.

"Saya contohkaan Jakarta ada Kecamatan Makaasar. Di mana-mana ada Kampung Bugis, di Papua juga ada entah itu orang perantauan Bugis, Makassar, dan Toraja," kata dia.

JK mengaku prihatin dengan kabar-kabar perpecahan di beberapa daerah, seperti di Papua dan Kalimantan. Di Papua, masyarakat terbunuh dan harus mengungsi.

Baca Juga:

Ibunda Jokowi Buka Festival Kuliner Sulsel, Ratusan Warga Berebut 6.000 Makanan Gratis

"Terbaru di Kabupaten Penajam, Kalimantan, terdapat 400 rumah terbakar. Ini tentu membutuhkan suatu pemikiran kembali, apa yang masalah di kalangan kita semua, cukup jangan diulangi," kata JK.

Musyawarah Besar (Mubes) Nasional Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), di Hotel Lorin Solo, Jawa Tengah, Sabtu (16/11). (Foto: MP/Ism)
Musyawarah Besar (Mubes) Nasional Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), di Hotel Lorin Solo, Jawa Tengah, Sabtu (16/11). (Foto: MP/Ism)

Wapres di era Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo itu berpesan agar perantau mampu bergaul dengan baik dengan masyarakat. Selain itu, perantau juga harus bisa menjaga martabat Sulsel.

"Menjaga maruah orang Sulsel, sangat penting. Ini kehormatan kita jangan sampai terlibat masalah. Lebih baik ciptakan harmoni demi anak cucu kita di masa akan datang," kata dia. (Ism)

Baca Juga:

Ketua ICMI Sulsel Kenang Jasa Habibie Bagi Cendikiawan Muslim


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH