Buka Kembali Sekolah, Kemendikbud Pastikan tidak Korbankan Keselamatan Guru dan Murid Anak didik di SD Negeri Kulati Kabupaten Wakatobi mengikuti proses belajar mengajar di kelas sebelum pandemi COVID-19. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

MerahPutih.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan keselamatan serta kesehatan guru dan siswa tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan kegiatan di sektor pendidikan pasca COVID-19.

Sekjen Kemendikbud Ainun Na'im menjelaskan, ada tiga hal penting yang merupakan prinsip dari kebijakan yang dibuat. Pertama adalah kesehatan dan keselamatan siswa, guru dan pekerja pendidikan menjadi yang paling penting dan prioritas utama.

Baca Juga

Orangtua Wajib Melakukan Hal Ini saat Anak Kembali Bersekolah

Prinsip kedua ialah walau bagaimanapun, para siswa, guru, mahasiswa dan dosen di Tanah Air harus tetap melakukan proses pembelajaran. Sehingga, pendidikan harus tetap berjalan dan berkelanjutan.

"Kalau itu menyangkut pendidikan tinggi, tentu ini menyangkut Tri Dharma perguruan tinggi," kata dia, Kamis (18/6).

Prinsip ketiga, lanjutnya, penting untuk melakukan kolaborasi secara menyeluruh serta memerhatikan mobilisasi semua sumber daya untuk menjaga keselamatan, kesehatan serta keberlanjutan dari pendidikan tersebut.

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Prof Ainun Na’im Ph.D. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)
Sekretaris Jenderal Kemendikbud Prof Ainun Na’im Ph.D. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Oleh karena itu, yang dilakukan oleh kementerian untuk menjaga keselamatan tentu harus menutup sekolah dan mengganti proses belajar mengajar secara daring, luar jaringan (luring), jarak jauh ataupun kombinasi dari keduanya.

Selain itu, melakukan siaran edukasi melalui TVRI, RRI serta kerja sama dengan televisi lokal dan berbagai provider baik di tingkat nasional atau internasional, publik maupun swasta.

"Kami juga kolaborasi pemerintah di daerah, karena sekolah dasar hingga menengah berada di bawah kewenangan pemerintah daerah," ujarnya.

Untuk menjaga kesehatan serta keberlanjutan pendidikan tersebut, kementerian juga melakukan relaksasi terhadap berbagai peraturan tentang penggunaan anggaran, sehingga dana bantuan operasional sekolah dapat digunakan dengan lebih fleksibel.

Penggunaan dana tersebut termasuk untuk membayar guru serta pengadaan barang-barang untuk keperluan kesehatan, termasuk membeli disinfektan dan sebagainya.

Ainun mengungkapkan, pihaknya juga sudah merelaksasi sejumlah aturan, antara lain, penggunaan anggaran. Salah satunya, dana bantuan operasional sekolah (BOS) bisa digunakan lebih fleksibel.

“Bisa untuk membayar guru, mengadakan bahan-bahan, dan barang-barang untuk keperluan kesehatan, seperti disinfektan dan sebagainya,” paparnya.

Kemendikbud juga bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Gugus Tugas, dan Kementerian Agama untuk membahas keberlanjutan pendidikan nasional.

Baca Juga

Sekolah Ini Memberikan Layanan Pre-School dan TK Secara Online

Selain itu, bekerja sama dengan lembaga swasta dan penggiat pendidikan untuk membuat materi pendidikan selama pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Lembaga multinasional, kami minta kontribusinya untuk memenuhi usaha menjaga keberlangsungan pendidikan. Tentu ini belum sempurna, selalu diupayakan lebih baik,” ujarnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MPR Ingatkan Pemerintah Jika Vaksin COVID-19 Rawan Dikomersilkan
Indonesia
MPR Ingatkan Pemerintah Jika Vaksin COVID-19 Rawan Dikomersilkan

Kedatangan vaksin COVID-19 di Indonesia awal Desember ini dipandang sebagai salah satu kemampuan Indonesia untuk meyakinkan produsen vaksin dunia.

APPBI Kritik Aturan Luhut Perketat Jam Buka Mal
Indonesia
APPBI Kritik Aturan Luhut Perketat Jam Buka Mal

APPBI menyayangkan aturan baru Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan soal jam tutup mal.

Panglima TNI Mutasi 14 Perwira Tinggi TNI AD dan TNI AL
Indonesia
Panglima TNI Mutasi 14 Perwira Tinggi TNI AD dan TNI AL

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, kembali melakukan mutasi jabatan di lingkungan TNI.

Raih Simpati Akibat Didongkel Moeldoko, Elektabilitas AHY dan Partai Demokrat Naik
Indonesia
Raih Simpati Akibat Didongkel Moeldoko, Elektabilitas AHY dan Partai Demokrat Naik

"Figur AHY yang terzalimi mengingatkan saat ayahnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) naik ke panggung kekuasaan pada tahun 2004," kata Okta.

Ini Dana PNS Yang Dialihkan Pemerintah ke BP Tapera
KPR
Ini Dana PNS Yang Dialihkan Pemerintah ke BP Tapera

Saat ini, tengah melakukan finalisasi seluruh aturan terkait BP Tapera. Dari 10 peraturan terkait BP Tapera, delapan peraturan diantaranya telah selesai diundangkan.

Aktivitas Gibran Meningkat di Pilwakot Solo, Polresta Surakarta Perketat Pengamanan
Indonesia
Aktivitas Gibran Meningkat di Pilwakot Solo, Polresta Surakarta Perketat Pengamanan

Pengamanan dilakukan pada personel KPU dan pasangan cawali dan cawawali yang disahkan menjadi peserta Pilwakot Solo 2020.

18 Juta Warga India Terpapar COVID-19
Dunia
18 Juta Warga India Terpapar COVID-19

Kasus positif COVID-19 di India semakin mengkhawatirkan. Data pada Kamis (29/4), sebanyak 18 juta warga negeri Bollywood itu terpapar virus Corona.

10 Korban Tewas Akibat Kebakaran di Jakarta Timur Teridentifikasi
Indonesia
10 Korban Tewas Akibat Kebakaran di Jakarta Timur Teridentifikasi

Penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik.

Pemerintah Tambah 12 Perusahaan Pemungut Pajak Layanan Digital
Indonesia
Pemerintah Tambah 12 Perusahaan Pemungut Pajak Layanan Digital

DJP terus mengidentifikasi dan aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan lain yang menjual produk digital luar negeri ke Indonesia.

Sindir Puan, Anak Buah Prabowo: Rakyat Sumbar Sangat Pancasilais
Indonesia
Sindir Puan, Anak Buah Prabowo: Rakyat Sumbar Sangat Pancasilais

Partai Gerindra turut berkomentar mengenai pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang menyinggung Sumatera Barat harus mendukung negara Pancasila.