Buka-bukaan SP3 Kasus Chat Mesum Rizieq Shihab Versi Jokowi Presiden Joko Widodo. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya angkat suara terkait penerbitan surat penghentian penyidikan perkara (SP3) kasus dugaan chat berkonten pornografi yang melibatkan pendiri Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Kepala Negara menepis ada intervensi dalam penerbitan SP3 kasus yang menjerat pentolan FPI itu. Bahkan, Jokowi meminta publik untuk memastikan langsung ke pihak kepolisian.

"Tanyakan kepada penyidik atau Kapolri, tidak ada intervensi apapun dari kita. Itu adalah wilayah hukum," kata Jokowi, di lokasi pembangunan landasan pacu bandara Soekarno-Hatta, dilansir Antara, Kamis (21/6).

Pihak kepolisian pada Minggu (17/6) mengakui sudah menerbitkan surat SP3 kasus dugaan chat berisikan pornografi yang melibatkan Rizieq yang hingga kini masih berada di Arab Saudi. Rizieq ditetapkan sebagai tersangka setelah chat yang diduga antara Rizieq dengan Firza Husein tersebar lewat situs baladacintarizieq.com.

Meski Presiden membantah adanya intervensi politik, tapi pengacara Rizieq, Kapitra Ampera kemudian mengakui bahwa mulai menjalin komunikasi dengan Menko Polhukam Wiranto dilanjutkan bertemu dengan ulama dan tokoh alumni aksi 212 pada April 2018. Dalam pertemuan itu, alumni 212 meminta Presiden untuk mengintervensi kasus yang menjerat Rizieq tersebut.

rizieq
Rizieq Shihab saat berorasi dalam Aksi 212 jilid II di depan gedung DPR/MPR, Selasa (21/02). (MP/Dery Ridwansah)

Polri sebelumnya juga sudah menghentikan kasus dugaan penistaan Pancasila yang ditangani Polda Jabar. Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin sebelumnya mengatakan penyidik punya pandangan sendiri mengenai SP3 tersebut.

"Jadi mudah-mudahan tidak ada pretensi apa-apa kepada mereka. Kepercayaan kita kepada mereka dalam kondisi kekinian, itu sudah sangat profesional, proporsional, dan sudah sangat independen," kata jenderal polisi bintang tiga itu. (*)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH