Buka-Bukaan Luhut Soal Pertemuan Dengan Prabowo Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (Foto MerahPutih/Yohanes Abimanyu)
Merahputih.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengakui beberapa kali bertemu Ketum Gerindra Prabowo Subianto.
Hanya saja, kata dia, dalam pertemuan tersebut tidak pernah membahas soal politik terkini termasuk soal menduetkan Jokowi- Prabowo di Pilpres mendatang.
"Saya itu dengan Prabowo itu teman, masa tidak boleh bertemu," kata Luhut usai menghadiri Rakornas III Bidang Kemaritiman PDI Perjuangan di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (8/4).
Diakuinya, pertemuan dengan Prabowo hanya membahas tentang kondisi ekonomi, menyusul pernyataan Prabowo yang sempat kontroversial "Indonesia akan bubar pada tahun 2030,".
Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan (kedua kanan) di kawasan KEK Mandalika. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
"Macam mana indonesia bubar. Tapi bagus apa yang disampaikan Prabowo mengingatkan kita semua agar kita waspada, jadi kita gak boleh GR dan merasa paling hebat," ujarnya.
Dia pun berpesan agar masyarakat tidak perlu khawatir terkait pernyataan Prabowo tersebut. Sebab, menurutnya indikasi bangsa ini akan bubar pada 2030 belum mengarah ke sana.
"Indikasi ekonomi nasional kita sama sekali tidak mengarah ke situ. Itu bisa terjadi kalau kemiskinan, ketidakadilan, keamanan itu terjadi dengan tajam. Semua terkendali dengan baik. Dan kita sudah teruji di tahun 98, begitu parahnya kita mampu back up di situ," paparnya.
Terkait pembicaraan lainnya, tambah Luhut, tidak dibicarakan secara khusus, termasuk soal pencalonan Prabowo di Pilpres 2019.
"Kan kita juga tahu bagaimana keinginan Partai Gerindra, jadi kita biarkan saja mereka. Kalau mau challange pemerintahan Jokowi ya sah-sah saja kan namanya juga upaya. Kan boleh aja," pungkasnya. (Fdi)
Kredit : fadhli


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH