Ramadan
Buka Bersama di Restoran Dilarang Diiringi Kegiatan Live Cafe. (Foto: MP/ Rizky)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melarang kegiatan live langsung atau live music di kafe atau restoran selama bulan puasa tahun 2021. Hal tertuang dalam Keputusan Gubernur (kepgub) Nomor 434 Tahun 2021 dan SK Disparekraf Nomor 313 Tahun 2021.

"Selama bulan Ramadan, semua live music sampai yang jenis akustik dilarang. Nanti ada kebijakan lagi kalau untuk diizinkannya," ujar Plt Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Dedi Sumardi di Jakarta, Senin (12/4).

Baca Juga:

Ramadan, Menjadi Lebih 'Hijau' dalam 30 Hari

Dedi menyebut, jika ada tempat usaha yang nakal menggelar live music pihaknya tak segan-segan memberikan sanksi pelanggaran protokol kesehatan sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 3 Tahun 2021.

Jika ditemukan pelanggaran protokol pencegahan COVID-19 diberikan teguran tertulis. Kemudian, jika mengulangi pelanggaran kedua, maka dilakukan penghentian sementara kegiatan selama 3 hari. Lalu, jika masih mengulangi pelanggaran, maka dikenakan denda administratif paling banyak Rp50 juta.

"(Untuk pengawasan) jelas, kita kan ada tim wasdal (pengawasan dan pengendalian) dari Disparekraf," terang dia.

Sebelumnya, selama PPKM Mikro, Pemerintah memperbolehkan adanya live music dengan jenis akustik untuk tampil di restoran. Dengan catatan, tidak menimbulkan kerumunan. Kemudian selama bulan puasa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang jam operasional restoran atau rumah makan.

Cafe disegel. (Foto: Antara)
Cafe disegel. (Foto: Antara)

Aturan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kephub) Nomor 434 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Nomor 405 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro

Dalam Kepgub itu ditetapkan jika warung makan, rumah makan, kafe, restoran, PKL, atau lapak pada lokasi binaan dan lokasi sementara, layanan makan di tempat atau dine in atau makan di lokasi diperpanjang hingga pukul 22.30 WIB.

Selanjutnya restoran hingga rumah makan dapat beroperasi kembali pada pukul 02.00 sampai 04.30 WIB untuk melayani kebutuhan sahur. Sedangkan makan dan minum di tempat paling banyak 50 persen kapasitas pengunjung. (Asp)

Baca Juga:

Aturan Pemerintah Tentang Ramadan & Idul Fitri 2021

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Tangkap Pria Penyebar Hoaks Laundry di Kelapa Gading Cuci Seragam Tentara Tiongkok
Indonesia
Polisi Tangkap Pria Penyebar Hoaks Laundry di Kelapa Gading Cuci Seragam Tentara Tiongkok

AC dicokok di kediamannya di kawasan Jakarta Timur setelah polisi melakukan pelacakan

Ganjar: PDIP Bukan PKI
Indonesia
Ganjar: PDIP Bukan PKI

"Maaf ya kita orang beragama, anti PKI," pungkas Ganjar

DPRA Revisi Hukum Jinayat Pelaku Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Indonesia
DPRA Revisi Hukum Jinayat Pelaku Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

DPRA berencana merevisi Qanun (Peraturan Daerah) Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Vaksin Akhiri Wabah Maut Hitam di Priangan Jabar
Indonesia
Vaksin Akhiri Wabah Maut Hitam di Priangan Jabar

Jauh sebelum pandemi COVID-19, sejumlah daerah di Indonesia pernah dilanda wabah sampar, penyakit yang dikenal juga dengan sebutan pes. Penyakit ini dipicu bakteri Yersinia pestis dari hewan pengerat seperti tikus.

Jokowi Diminta Bawa Permasalahan Palestina hingga Konflik Laut Natuna di Sidang Umum PBB
Indonesia
Jokowi Diminta Bawa Permasalahan Palestina hingga Konflik Laut Natuna di Sidang Umum PBB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan berpidato di Sidang Majelis Umum ke-75 Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) pada 22-29 September 2020.

Ada Tumpahan Minyak di Lokasi Hilangnya Kapal Selam KRI Nanggala
Indonesia
Ada Tumpahan Minyak di Lokasi Hilangnya Kapal Selam KRI Nanggala

Kemhan terus memonitor pencarian kapal selam KRI Nanggala-402

Kantor TNI dan Polri Diusulkan Jadi Tempat Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Kantor TNI dan Polri Diusulkan Jadi Tempat Vaksinasi COVID-19

Penggunaan kantor-kantor milik TNI dan Polri tersebut bisa digunakan sebagai langkah pencegahan

Gempa 6,9 M Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Gempa 6,9 M Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Berpotensi Tsunami

"Tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG di akun Twitternya, @infoBMKG.

Seorang Wanita Nekat Melompat dari Lantai 13 Hotel All Season
Indonesia
Seorang Wanita Nekat Melompat dari Lantai 13 Hotel All Season

Jasadnya ditemukan sudah tidak bernyawa di lantai dasar hotel tersebut.