Buddha Tzu Chi Peduli NKRI Salurkan 10 Ribu Ton Beras dan 20 Juta Masker Ilustrasi: Relawan Tzu Chi Indonesia mempersiapkan bantuan paket sembako cinta kasih untuk diberikan kepada komunitas nelayan dan para lansia di Kamal Muara.(tzuchi.or.id)

MerahPutih.com - Buddha Tzu Chi Indonesia bersama Pengusaha Peduli NKRI menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak COVID-19 dan masyarakat yang terkena PHK. Bantuan berupa 10 ribu ton beras dan 20 juta lembar masker. Per keluarga mendapat 10 kilogram beras dan masker 20 lembar.

Kegiatan ini bermula ketika para pengusaha bersilaturahmi ke Presiden Jokowi saat perayaan Imlek. Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan jika pandemi COVID-19 berimbas pada anjloknya ekonomi dan telah minus 2,9.

Baca juga:

Makna Busana yang Dikenakan Jokowi di Imlek Nasional 2021

Dari pengakuan Jokowi itulah para pengusaha berinisiatif membuat kegiatan sosial dengan memberikan bantuan bagi warga terdampak COVID-19.

"Bagaimana caranya membangkitkan semua supaya ekonomi, bangkit kembali terutama di daerah kota-kota di pulau Jawa yang mana banyak terdapak COVID-19 dan PHK," ucap Relawan Buddha Tzu Chi, Riki budiman.

Ilustrasi: Relawan Tzu Chi Indonesia mempersiapkan bantuan paket sembako cinta kasih untuk diberikan kepada komunitas nelayan dan para lansia di Kamal Muara.(tzuchi.or.id)

Ada sejumlah organisasi sosial yang berkecimpung dalam acara seperti Arta Graha peduli, Perhimpunan INTI, dan Permabudhi. Tiga pilar juga dilibatkan dalam penyaluran bantuan ke penerima.

"Openingnya di Jakarta Pusat 25 Februari, tanggal 27 ke Utara dan berlanjut sampai ke Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur," ungkap dia.

Baca juga:

Cucu Gus Dur Sejukkan Imlek Nasional 2021 dengan Lagu 'Ibu Pertiwi'

Sementara itu, Hendry relawan Tzu Chi mengatakan, kegiatan bansos ini sebagai bentuk perayaan Tahun Baru Imlek 2021. Pasalnya Imlek 2572 tak bisa dirayakan secara meriah dengan menggelar acara di tengah wabah COVID-19.

"Harapannya semoga dengan ini kita juga masyarakat lain juga bisa merasakan bahwa kita sebenarnya prihatin dengan pandemi ini bisa berbagi mungkin beras ini ga seberapa tapi bisa membantu mereka untuk melewati pandemi ini," ungkapnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kardinal Suharyo Rasakan Keprihatinan Umat Islam Rayakan Lebaran di Tengah Pademi Corona
Indonesia
Kardinal Suharyo Rasakan Keprihatinan Umat Islam Rayakan Lebaran di Tengah Pademi Corona

"Saya berharap keadaan ini jangan sampai mengurangi semangat saudara- sudara kami umat Muslim dalam merayakan Idul Fitri," kata Kardinal Suharyo

Jokowi Ungkap Keprihatinan Hilangnya Kegembiraan dan Karnaval HUT RI
Indonesia
Jokowi Ungkap Keprihatinan Hilangnya Kegembiraan dan Karnaval HUT RI

"Semua yang sudah kita rencanakan tersebut harus berubah total,” kata Presiden Joko Widodo di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (14/8).

Pemerintah Janjikan Layanan Keuangan Formal di Daerah Tertinggal
Indonesia
Pemerintah Janjikan Layanan Keuangan Formal di Daerah Tertinggal

Saat ini sekurang-kurangnya 76,19 persen dari seluruh penduduk dewasa di Indonesia telah menggunakan layanan keuangan formal.

Istilah ODP dan PDP Diubah, Begini Penjelasan Jubir COVID-19
Indonesia
Istilah ODP dan PDP Diubah, Begini Penjelasan Jubir COVID-19

Menkes mengganti istilah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) dengan sejumlah definisi baru.

Kapolri Cabut Maklumatnya Soal Larangan Unjuk Rasa dan Pernikahan
Indonesia
Kapolri Cabut Maklumatnya Soal Larangan Unjuk Rasa dan Pernikahan

New normal atau adaptasi kebiasaan baru memang akan dan sudah dilakukan di daerah-daerah

[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tolak Bersalaman dengan Emmanuel Macron
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tolak Bersalaman dengan Emmanuel Macron

Postingannya yang disertai foto, menunjukkan Presiden Erdogan seolah-olah memalingkan muka saat Presiden Macron mengajaknya bersalaman.

Solo Terapkan Larangan Bersepeda Massal
Indonesia
Solo Terapkan Larangan Bersepeda Massal

Larangan bersepeda massal dilakukan setelah hasil evaluasi selama Solo berstatus kejadian luar biasa (KLB).

Bakal Hadapi Pasangan Bajo, Gibran: Sampai Jumpa 9 Desember, Kita Bertarung Bersama
Indonesia
Bakal Hadapi Pasangan Bajo, Gibran: Sampai Jumpa 9 Desember, Kita Bertarung Bersama

"Perjuangan mereka (Bajo) sampai sejauh ini yang mendekti lolos harus kita apresiasi. Sampai jumpa 9 Desember nanti kita bertarung bersama," kata Gibran

Jika Berulah Lagi, Napi Asimilasi Layak Ditembak di Tempat
Indonesia
Update Corona DKI Senin (15/6): 8.968 Positif, 4.197 Orang Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Senin (15/6): 8.968 Positif, 4.197 Orang Sembuh

4.197 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 580 orang meninggal dunia.