Kuliner Ramadan
Bubur Kampiun, Si Manis Nan Lengkap untuk Buka Puasa Bubur Kampiun yang lengkap cocok untuk hidangan berbuka puasa (Foto: instagram @aqninknink)

UNTUK kamu yang ingin mencari menu berbuka puasa manis dan lezat, bubur kampiun solusinya. Selain memiliki cita rasa yang manis, bubur kampiun juga gurih dan creamy. Bubur kampiun merupakan salah satu kuliner khas Minangkabau, tepatnya di daerah Bukittinggi.

Seperti yang dihimpun dari berbagai sumber, kuliner ini awalnya dikenal sebagai menu sarapan, acara keluarga, acara pernikahan atau acara adat lainnya. Namun seiring berjalannya waktu, bubur kampiun kian populer sebagai menu buka puasa.

Baca Juga:

Laksamana Mengamuk Pereda Dahaga saat Berbuka Puasa

Bubur kampiun tercipta dari ketidaksengajaan. (Foto: instagram/@dapurbunakeekan)

Kabarnya, bubur kampiun tercipta dari ketidaksengajaan. Pada sekitar tahun 1960-an pasca perang pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), digelar Lomba Kreasi membuat bubur di desa Jambuair, Banuhampu, Bukittinggi.

Lomba tersebut diikuti semua orang dari berbagai kalangan. Kala itu, mulai bermunculan variasi bubur, seperti bubur keju, cokelat dan sebagainya.

Tapi, ada seorang nenek bernama Amai Zona yang datang terlambat ke perlombaan tersebut, dan tanpa persiapan. Konon, nenek tersebut akhirnya memasukkan beberapa jenis bubur yang tidak habis dijualnya ketika pagi hari ke dalam sejumlah mangkuk.

Baca Juga:

Manis, Gurih, Legit, Awali Buka Puasa dengan Serabi Khas Nusantara

Diluar dugaan, kreasi bubur buatan Nenek Amai menang. Saat ditanya tentang nama kreasi buburnya, si nenek menjawab dengan spontan bubur kampiun. Dalam hal ini yang dimaksud ialah 'champion' yang berarti juara.

Karena itu, berbeda dari bubur manis lainnya yang terdiri dari satu jenis. Bubur kampiun memadukan 5-6 bubur sekaligus dalam setiap penyajiannya.

Para pedagang bubur kampiun biasanya memasak sejumlah campuran bubur dari dini hari. Seluruh bahannya, dimasak secara bersamaan pada panci yang berbeda-beda. Diperlukan setidaknya enam jenis bahan yang dimasak di enam panci, yang berada di atas enam tungku secara bersamaan.

Selain itu, untuk membuat komponen-komponen bubur kampiun tidak bisa sembarangan. Dibutuhkan keterampilan khusus. Setidaknya, kemampuan dalam mengatur waktu ketika enam jenis bahan dimasak bersamaan.

Hal tersebut perlu dilakukan agar diperoleh hasil sesuai dengan yang diharapkan. Karena harus mengatur mulai dari proses memasak air, pemotongan bahan-bahan, pemerasan santan sampai pengadukan bubur-bubur.

Bubur Kampiun memiliki keunikan tersendiri. (Foto: instagram/@noahf3)

Bubur kampiun terdiri dari bubur sumsum, bubur ketat hitam, bubur kacang hijau, kolak pisang atau ubi, bubur cendil, hingga ketan putih yang dikukus.

Menariknya, pada sejumlah daerah di Sumatera Barat, bubur kampiun memiki sejumlah variasi campuran. Seperti halnya di kota Padang Panjang, campuran buburnya cukup berbeda. Bubur kampiun terdiri dari bubur ketan hitam, bubur sumsum, agar-agar merah, candil, serta cendol sagu dengan siraman gula merah cair di atasnya.

Namun, meski terdiri dari ragam campuran, tak lantas membuat rasa bubur tersebut berantakan. Justru semuanya menyatu dengan pas dan sangat memanjakan lidah.

Meski kuliner khas Minangkabau, bukan berarti untuk yang tinggal di wilayah lain tidak bisa menikmatinya. Di Jakarta dan kota-kota lainnya memiliki beberapa tempat yang menyajikan bubur kampiun. (ryn)

Baca Juga:

Penggemar Manis, Kuy Coba Resep Buka Puasa Puding Oreo Kekinian!

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketika Semua Kasta Menyatu dalam Obrolan Santai di Angkringan
Kuliner
Ketika Semua Kasta Menyatu dalam Obrolan Santai di Angkringan

Saat makan di angkringan, jangan heran jika ada yang menyapa atau mengajak ngobrol kita seolah sudah mengenal lama.

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemda DIY Perketat Pembukaan Tempat Wisata
Travel
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemda DIY Perketat Pembukaan Tempat Wisata

Pengelola lokasi wisata wajib mendapat rekomendasi.

Pandemi bukan Halangan Sambut Tahun Baru di Hotel
Indonesiaku
Pandemi bukan Halangan Sambut Tahun Baru di Hotel

Tetap jaga diri dan terapkan protokol kesehatan.

Belajar Tenun dan Menikmati Eksotisme Lepo Lorun, NTT
Travel
Belajar Tenun dan Menikmati Eksotisme Lepo Lorun, NTT

Tenun adalah budaya tradisi yang diwariskan secara turun-temurun dan merupakan identitas bangsa Indonesia.

Borobudur Writers and Cultural Festival 2020 Digelar secara Daring
Tradisi
Borobudur Writers and Cultural Festival 2020 Digelar secara Daring

Gelaran BWCF ke-9 dilaksanakan selama lima hari, dari tanggal 19 hingga 23 November 2020.

Sejarah Singkat Bakpia, Kuliner Asal Tiongkok yang Masuk ke Indonesia
Kuliner
Sejarah Singkat Bakpia, Kuliner Asal Tiongkok yang Masuk ke Indonesia

Mengenal sejarah singkat Bakpia di Indonesia, kuliner asal Tiongkok yang terbentuk dari pengaruh akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa

Viralkan Odading Mang Oleh, Ade Londok Diangkat Jadi Duta Kuliner Jabar
Kuliner
Viralkan Odading Mang Oleh, Ade Londok Diangkat Jadi Duta Kuliner Jabar

Ridwan Kamil angkat Ade Londok jadi Duta Kuliner Jawa Barat.

5 Tradisi  Indonesia Rayakan Isra Mikraj
Tradisi
5 Tradisi Indonesia Rayakan Isra Mikraj

Tiap daerah punya tradisi tersendiri yang unik.

Ketika Danau Irigasi Jadi Tempat Plesir
Travel
Ketika Danau Irigasi Jadi Tempat Plesir

Adanya di Payakumbuh, Sumatra Barat.

Rumah Makan Si Galuh, Cita Rasa Kalimantan Selatan yang Sebenarnya
Kuliner
Rumah Makan Si Galuh, Cita Rasa Kalimantan Selatan yang Sebenarnya

Fokus menyajikan makanan khas Kalimantan Selatan seperti Soto Banjar dan Ayam Bakar Banjar.