Buat Obat Stres, Pria Malang Nekat Tanam 17 Pohon Ganja di Rumah Ibunya Pohon ganja. (Foto: Pixabay/chrisbeez)

MerahPutih.com - Ada-ada saja yang dilakukan orang ketika sedang banyak pikiran alias stres. Alih-alih mencari bantuan profesional untuk menyebuhkan stresnya, Jarot Sucipto, warga Muharto, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, malah nekat menanam ganja 17 pohon.

Djarot menanam ganja yang diklaim bisa mengurangi stresnya itu di balik plafon rumah ibunya, Desa Taman Satriyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Ujung-ujungnya pria berusia 37 tahun itu malah harus berurusan dengan polisi. Jarot akhirnya dicokok Satuan Reserse Narkoba Polres Malang pada 27 Juni 2020 lalu.

Baca Juga:

Legislator Asal Aceh Usulkan Legalisasi Ganja Agar Bisa Jadi Komoditas Ekspor

"Tidak ada yang dijual, hanya buat konsumsi sendiri untuk hilangkan stres," kata Jarot, saat gelar perkara di Mapolres Malang, Jawa Timur, baru-baru ini.

Pelaku mengaku sudah konsumsi ganja selama 2 tahun karena dirasa bisa mengurangi beban pikirannya. Namun kalau terus-menerus beli di bandar harganya mahal, dia akhirnya memilih untuk membudidayakan tanaman haram itu sendiri.

Djarot Tanam Ganja
Tersangka Djarot Sucipto (baju tahanan oranye) saat gelar perkara di Polres Malang. (MP/Andika L)

Djarot mengaku mendapatkan biji ganja dari modal membeli ganja kering dari seorang bandar lalu ditanam di poliback. Kini dia sudah berhasil menanam sampai 17 pohon sebelum akhirnya ditangkap polisi.

"Kalau beli kan mahal pak, akhirnya saya tanam sendiri untuk hemat biaya," dalih pelaku dengan nada datar saat dicecar wartawan.

Baca Juga:

Tinjauan Kesehatan dari Ganja

Atas perbuatannnya. Jarot kini harus mendekam di rumah tahanan Mapolres Malang. Ia dijerat dengan Pasal 111 ayat 1 dan 2, Undang-undang Nomor 35, Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

"Awalnya kami mendapat informaai dari masyarakat, yang bersangkutan sering melakukan pesta ganja, akhirnya dilakukan penyelidikan dan tersangka ditangkap di rumahnya," kata Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, Selasa (7/7). (Andika L/Jawa Timur)

Baca Juga:

Mabes Polri Tegaskan Polemik Ekspor Ganja Tak Perlu Didiskusikan Lagi

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Densus 88 Antiteror Polri Antisipasi Serangan Terorisme di Kerumunan Massa
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Antisipasi Serangan Terorisme di Kerumunan Massa

Beberapa waktu lalu, Densus 88 juga menangkap anggota kelompok JI berinisial AYR di Sentul, Bogor

KPU Gunung Kidul Optimistis Partisipasi Pemilih Capai 80 Persen
Indonesia
KPU Gunung Kidul Optimistis Partisipasi Pemilih Capai 80 Persen

Target tersebut selaras dengan target yang ditetapkan oleh KPU DIY untuk 3 wilayah yang melaksanakan Pilkada 2020.

Kasus COVID-19 Kota Medan Mendekati Angka Seribu
Indonesia
Kasus COVID-19 Kota Medan Mendekati Angka Seribu

Total pasien positif COVID-19 berdasar tes swab dengan PCR (polymerase chain reaction) berjumlah 960 orang.

Pasien OTG Mulai Huni Tower 4 Wisma Atlet
Indonesia
Pasien OTG Mulai Huni Tower 4 Wisma Atlet

Sebanyak 3.852 pasien tengah dirawat di tiga tower, yakni tower 5, 6, dan 7. Lalu, 2.355 pasien terkonfirmasi positif dirawat di tower 6 dan 7. Sementara, 1.497 pasien Covid-19 tanpa gejala tengah dirawat di tower 5.

Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah Belum Dibuka saat PSBB Transisi DKI
Indonesia
Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah Belum Dibuka saat PSBB Transisi DKI

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menegaskan pihaknya belum memberi izin bagi pembelajaran tatap muka di sekolah.

Yasonna Turun Langsung Tangkap Maria Lumowa, Pengamat: Bagaimana Kasus Lain?
Indonesia
Fokus Pada Ekonomi Digital, ASEAN Keluarkan Digital Masterplan 2025
Indonesia
Fokus Pada Ekonomi Digital, ASEAN Keluarkan Digital Masterplan 2025

Masteplan ini menyangkut prosedur administrasi dan metode transfer data antarnegara anggota ASEAN yang menjadi dasar utama dalam mengadopsi transformasi digital (ASEAN Digital.

Dinas LH Angkut 398 Ton Sampah dari Aksi Penolakan UU Cipta Kerja
Indonesia
Dinas LH Angkut 398 Ton Sampah dari Aksi Penolakan UU Cipta Kerja

Sebanyak 74 unit armada dan 1.100 personel dikerahkan untuk melakukan pengangkutan sampah di lokasi-lokasi aksi.

Hasil Rapid Test Massal, 58 Pengunjung Indogrosir Reaktif COVID-19
Indonesia
Hasil Rapid Test Massal, 58 Pengunjung Indogrosir Reaktif COVID-19

Jumlah tersebut meliputi 52 warga Kabupaten Sleman dan 6 warga Kota Yogyakarta.

Kominfo Tunda Pemberlakuan Aturan Penyelenggara Jasa Komunikasi
Indonesia
Kominfo Tunda Pemberlakuan Aturan Penyelenggara Jasa Komunikasi

Untuk mewujudkan efisiensi dan efektivitas investasi dan kemudahan berusaha di sektor telekomunikasi