Buang Obat Jangan Sembarangan, Bisa Bahaya Banget Membuang obat sembarangan bisa berbahaya. (Foto: Pexels/Pixabay)

OBAT-obatan di lemari itu sudah terlalu banyak. Kamu enggak pernah membuangnya. Disimpan begitu saja. Padahal beberapa dari obat yang kamu punya itu sudah kedaluwarsa atau enggak layak pakai lagi.

Kalau disimpan terus, obat-obatan itu bisa berbahaya. Apalagi jika kamu memiliki anak di bawah umur yang suka mengemut benda sembarangan.

Sebaiknya obat yang enggak terpakai lagi kamu buang saja. Meskipun demikian, kamu enggak bisa lo membuangnya begitu saja.

Ada beberapa langkah dalam membuang obat seperti yang dilansir dari laman Go Dok berikut ini.

1. Persediaan obat dan tanggal kedaluwarsanya

Periksa persediaan obat setiap enam bulan sekali (Foto: Pexels/freestocks.org)

Periksa persediaan obat kamu setiap enam bulan sekali. Apakah obat tersebut masih layak pakai atau sudah kedaluwarsa.

Hindari juga menggunakan obat yang sudah berubah menjadi bubuk, mengusam, atau mengering. Obat dengan ciri tersebut biasanya juga sudah berjamur. Segera pisahkan lalu buang.

2. Buang ke tempat sampah atau toilet

Campurkan dengan bahan lain seperti pasir atau bubuk kopi (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Boleh membuang obat ke tempat sampah asal caranya benar. Pertama campurkan obat ke dalam plastik yang dicampur bahan lain.

Misalnya pasir atau bubuk kopi. Jika obat yang dibuang berbentuk tablet, enggak perlu ditumbuk. Cukup dicampurkan saja dengan bahan lain tadi.

Selain itu, kamu juga bisa membuang obat ke dalam toilet. Dengan catatan jika terdapat informasi spesifik pada label kemasan untuk membuangnya dengan cara tersebut.

Jika enggak ada sebaiknya buang ke dalam tempat sampah. Ingat, jangan lupa menghapus semua informasi pada label resep sebelum membuang obat.

3. Penanganan produk obat kembalian

Apotek memiliki sistem pengembalian obat yang enggak terpakai (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Produk obat kembalian ialah obat yang sudah kedaluwarsa atau enggak terpakai lagi. Terdapat beberapa kawasan yang siap bisa digunakan untuk mengembalikan obat secara aman.

Kamu bisa mengembalikan obat-obatnya ke tempat yang sudah memiliki izin. Misalnya apotek, rumah sakit, hingga fasilitas penegak hukum

Menurut sebuah penelitian pada 2014, apotek memiliki bahan-bahan yang lebih lengkap dan melayani produk pengembalian obat. Alasannya, apotek memiliki banyak resep yang sudah ditangani. Dengan begitu, apotek memiliki sistem untuk mengatur dan membuang obat yang enggak terpakai lagi.

Sahabat Merah Putih, mulai dibuang ya obat-obat yang enggak terpakai lagi. Jangan dibiarkan menumpuk.(ikh)

Baca juga: Obat Alami untuk Mengobati Radang Tenggorokan Saat Melancong Ke Tempat Dingin

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH