Buah Segar dan Kering Sama-Sama Berkhasiat, Tapi... Buah segar cocok buat kamu yang ingin diet. (Foto: Pixabay/Silvianarita)

PERNAH dengar istilah 'sarbu'? Yup, 'sarbu' adalah sarapan buah. Beberapa tahun belakang ini istilah 'sarbu' tengah tren.

Sebagai penjaga sistem kekebalan tubuh, buah-buahan sebenarnya tidak hanya dapat disantap di waktu sarapan. Akan tetapi, kapan saja.

Rutin mengonsumsi buah, asalkan tahu tipsnya, bisa membantu tubuhmu mendapatkan antioksidan, kulit kenyal serta terhidrasi dengan baik. Tingginya serat pada buah-buahan juga berguna untuk menghambat proses penyimpanan lemak.


Buah menghidrasi kulit. (Foto: Pixabay/Publicdomainpictures)

Dalam menikmati buah, banyak orang yang mengolah buah sedemikian rupa. Mulai dari es krim, dicampur ke dalam makanan hingga menjadi buah yang dikeringkan.

Pernah terbersit apakah kandungan gizi pada buah kering tetap sama seperti buah segar? Seperti yang dilansir dari Boldsky, mengonsumsi buah segar akan menjaga tubuh anda tehidrasi lantaran kandungan air di dalamnya. Tapi ketika air diekstrak dari buah-buahan kering, kalori terkonsentrasi di samping nutrisi.

Aneka buah kering. (Foto: Pixabay/Jarmouluk)

Dalam hal ini, orang yang mencoba menurunkan berat badan janganlah mengonsumsi buah-buahan kering. Karena kandungan yang ada pada buah-buahan kering tersebut memiliki kalori yang cukup tinggi. Berbeda halnya dengan buah-buahan segar. Pasalnya, vitamin dalam buah-buahan segara sangat penting untuk tubuh agar tercegah dari dehidrasi.

Untuk buah segar, mengandung vitamin yang sangat penting seperti halnya vitamin A, B dan C. Sementara itu buah kering tak mengandung air. Kandungan vitamin di dalamnya juga kadang telah berkurang. Vitamin umumnya peka panas. Karena itu mineral esensial folat juga hilang. Kemudian vitamin C menurun dalam proses dehidrasi buah-buahan kering.

Kandungan gula yang terdapat pada buah segar dan buah kering juga berbeda. Karena kandungan air dalam buah segar lebih tinggi ketimbang buah-buahan kering. Sebaliknya, kandungan gula lebih tinggi pada buah kering dibandingkan buah-buahan segar.

Buah segar lebih banyak mengandung air ketimbang buah kering. (Foto: Pixabay/Diapicard)

Namun, jika kamu sedang diet tentu membutuhkan serat dan air. Oleh karena itu, untuk kamu yang tengah diet bisa mendapatkan asupan dari buah segar agar tetap kenyang lebih lama. Karena rasa kenyang setelah menyantap buah-buahan kering tak akan bertahan lama di perut.

Sejumlah nutrisi seperti vitamin C dan Folat juga berpotensi hilang selama proses pengeringan. Bagi yang ingin diet, kamu harus rutin memeriksa jumlah kalori dan porsi yang dibutuhkan sebelum mengonsumsi buah-buahan kering. Sederet buah-buahan kering yang biasa disantap saat diet adalah blueberry kering, kismis, stroberi kering, apricot kering dan juga keripik pisang. (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Cantiknya Para Mantan Anggota Girlband Ini Ketika Berhijab

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH