Buah Anggur Melawan Penuaan Buah anggur memberikan manfaat pada mata. (Foto: Unsplash/Abe B. Ryokan)

BUAH anggur sudah dibudidayakan ribuan tahun dan menjadi bagian dari budaya-budaya kuno yang menjelma menjadi minuman berkualitas.

Buah anggur hadir dalam beragam varietas seperti anggur hijau, merah, hitam, kuning dan merah muda. Jenis-jenis anggur tersebut tumbuh dalam kelompok dan datang dalam varietas unggulan dan tanpa biji.


Baca Juga:

Pakai Rice Cooker, Kamu Bisa Bikin Banana Cake Enak


Anggur ditanam di daerah beriklim sedang di seluruh dunia, termasuk Eropa Selatan, Afrika, Australia, dan Amerika Utara dan Selatan. Buah anggur menawarkan banyak manfaat kesehatan. Ini karena kandungan nutrisi dan antioksidannya yang tinggi.

1. Memperlambat penuaan

orang
Resveratol, senyawa yang memicu protein sirtuins yang berhubungan dengan umur panjang. (Foto: Pixabay/geralt)

Senyawa tanaman yang ditemukan dalam anggur dapat berpengaruh terhadap usia. Zat bernama resveratrol terbukti memperpanjang umur di berbagai spesies hewan. Senyawa ini merangsang keluarga protein yang disebut sirtuins, yang dikaitkan dengan umur panjang.

Salah satu gen yang diaktifkan resveratrol adalah gen SirT1. Merupakan gen yang sama yang diaktifkan oleh diet rendah kalori, yang dikaitkan dengan rentang hidup yang lebih lama dalam penelitian terhadap hewan. Resveratrol juga memengaruhi beberapa gen lain yang terkait dengan penuaan dan umur panjang

2. Melawan bakteri, virus dan infeksi jamur

anggur
Anggur mampu melawan infeksi bakteri. (Foto: Unsplash/Jakub Kapusnak)

Sejumlah senyawa dalam anggur telah terbukti melindungi dan melawan infeksi bakteri dan virus. Anggur adalah sumber vitamin C yang baik yang terkenal akan manfaatnya bagi sistem kekebalan tubuh.

Ekstrak kulit anggur terbukti melindungi terhadap virus flu. Selain itu, senyawa dalam anggur menghentikan penyebaran virus herpes, cacar air dan jamur.

Resveratrol juga melindungi terhadap penyakit bawaan makanan. Anggur mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya, seperti E. Coli.

3. Nutrisi untuk kesehatan tulang

tulang
Anggur banyak mengandung mineral yang diperlukan tubuh. (Foto: Unsplash/Artur Tumasjan)

Mengandung banyak mineral yang diperlukan untuk kesehatan tulang. Seperti kalsium, magnesium, kalium, fosfor, mangan, dan vitamin K.

Dalam sebuah penelitian, tikus yang diberi bubuk anggur beku-kering selama 8 minggu memiliki penyerapan tulang dan retensi kalsium yang lebih baik dibandingkan tikus yang tidak menerima bubuk.


Baca Juga:

Ternyata Begini Cara Makan Burger yang Benar Menurut Para Peneliti


4. Meningkatkan fokus dan suasana hati

hati
Buah anggur dapat membuat suasana hati lebih enak. (Foto: Pixabay/Pexels)

Dipercaya memberikan manfaat bagi kesehatan otak dan meningkatkan daya ingat. Dalam sebuah studi 12 minggu pada 111 orang dewasa yang sehat, mengonsumsi 250 mg suplemen anggur per hari secara signifikan meningkatkan skor pada tes kognitif yang mengukur perhatian, memori dan bahasa.

Studi lain pada orang dewasa muda yang sehat menunjukkan bahwa minum sekitar 230 ml jus anggur meningkatkan kecepatan keterampilan yang berhubungan dengan memori dan suasana hati 20 menit setelah konsumsi.

Resveratrol dapat membantu melindungi dari serangan penyakit Alzheimer. Meskipun masih diperlukan studi pada manusia untuk mengkonfirmasi hal ini.

5. Senyawa bagi kesehatan mata

mata
Buah anggur memberikan manfaat pada retina mata. (Foto: Pexels/Min An)

Bahan kimia tanaman yang ditemukan dalam anggur dapat melindungi dari penyakit mata umum. Dalam sebuah penelitian, tikus yang diberi diet yang ditambah dengan anggur menunjukkan lebih sedikit tanda-tanda kerusakan retina dan memiliki fungsi retina yang lebih baik.

Dalam studi tabung reaksi, resveratrol ditemukan untuk melindungi sel retina di mata manusia dari sinar ultraviolet A. Hal ini dapat menurunkan risiko pengembangan degenerasi makula terkait usia, penyakit mata yang umum.

Menurut sebuah studi, resveratrol juga dapat membantu melindungi terhadap penyakit glaukoma, katarak dan mata diabetes. Selain itu, anggur mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin yang membantu melindungi mata dari kerusakan akibat cahaya biru. (lgi)

Baca Juga:

Ngemil Gaya Hidup Tidak Sehat?

Kredit : leonard

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo