BTN Salurkan Rp 433,78 Miliar Bansos di Juni-Juli 2021 Pemberian bansos. (Foto: Kemensos)

MerahPutih.com - Bank milik negara, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatat selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat sejak awal Juli hingga 15 Juli 2021 telah menyalurkan dana bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial sebesar Rp 433,78 miliar.

Jumlah tersebut terdiri atas bansos sembako Rp 351,647 miliar untuk 586.078 keluarga penerima manfaat (KPM) dan program keluarga harapan (PKH) atau bansos tunai Rp 82,128 miliar untuk 130.351 KPM.

Baca Juga:

Pemkot Bandung Mulai Salurkan Bansos PPKM Darurat

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan khusus sembako, penyaluran terakhir dilakukan tiga tahap sekaligus yaitu Juli-September 2021 untuk mempercepat penyaluran pada masa PPKM.

"Selama PPKM darurat ini, kami berusaha membantu pemerintah dalam meringankan beban penderitaan rakyat dengan mendorong penyaluran bansos agar cepat sampai kepada masyarakat, baik itu program sembako ataupun PKH untuk masyarakat," ujarnya.

Haru menyampaikan, sejak program bansos diluncurkan pemerintah, BTN telah aktif menjadi mitra Kemensos dalam menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Jika dihitung sejak awal 2021 hingga 15 Juli 2021, perseroan telah menyalurkan program sembako mencapai Rp 1,05 triliun. Sedangkan, untuk PKH, dana bantuan yang sudah disalurkan Rp 531,19 miliar.

Adapun wilayah penyaluran bansos BTN ada di 10 kabupaten dan kota yaitu Kabupaten Karawang, Kota Cirebon, Kabupaten Bangli, Kabupaten Klungkung, Kota Denpasar, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Banyuwangi.

Mensos Tri Rismaharini (Foto: Kemensos)
Mensos Tri Rismaharini (Foto: Kemensos)

"Sesuai dengan tahapan penyaluran bansos, data dari Kemensos kami lakukan cleansing, jika tidak valid maka data dikembalikan ke Kemensos, begitu juga jika KPM tidak mencairkan dana bantuannya, maka semua dana kami kembalikan ke kas negara," kata Haru.

Ia menambahkan, proses pencairan dana PKH maupun program sembako tersebut, selalu termonitor dengan baik dan relatif cepat diserap masyarakat.

Secara Ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK Nomor 254/PMK.05/2015, dengan perubahannya 228/PMK.05/2016, bank dapat menyalurkan bantuan dalam 30 hari, namun secara realitanya bank menyalurkan dana ke rekening KPM rata-rata maksimal selama 10 hari.

"Ketika dana tersebut tidak dicairkan oleh KPM, maka sesuai dengan PMK tersebut dan petunjuk teknis dari Kementerian Sosial, bank penyalur wajib mengembalikan ke kas negara maksimal tujuh hari setelah mendapatkan instruksi dari Kemensos untuk pengembalian dana," ujar Haru. (Asp)

Baca Juga:

Warga Bisa Cek Bansos di corona.jakarta.go.id

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Siapkan 30 Ribu Vaksin COVID-19 Bagi Pekerja Seni
Indonesia
Anies Siapkan 30 Ribu Vaksin COVID-19 Bagi Pekerja Seni

Karena potensi keterpaparan ditekan melalui vaksin

Setelah Luhut, Giliran Haris Azhar Bakal Diperiksa Polisi
Indonesia
Setelah Luhut, Giliran Haris Azhar Bakal Diperiksa Polisi

Penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Lokataru Haris Azhar.

Plt Kepala Daerah Jangan Asal Tunjuk
Indonesia
Plt Kepala Daerah Jangan Asal Tunjuk

ratusan penjabat kepala daerah tidak boleh dirancang untuk menjadi "batalion politik" yang akan bekerja untuk kepentingan partai atau capres/cawapres tertentu tahun 2024.

Klaster Cilangkap Terus Bertambah, Wagub DKI: Ditangani Satgas COVID-19
Indonesia
Klaster Cilangkap Terus Bertambah, Wagub DKI: Ditangani Satgas COVID-19

Pemprov DKI Jakarta langsung bergerak cepat menangani kasus COVID-19 di RT 003/RW 003, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Kendaraan Paling Diwaspadai Menhub Saat Masa Libur Nataru
Indonesia
Kendaraan Paling Diwaspadai Menhub Saat Masa Libur Nataru

Kemenhub mengantisipasi pelaku perjalanan menggunakan kendaraan pribadi dengan menerapkan sistem ganjil-genap

Anies Kucurkan Dana Rp983 Miliar untuk Formula E
Indonesia
Anies Kucurkan Dana Rp983 Miliar untuk Formula E

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat Pemprov DKI telah menyetorkan uang sebesar Rp983,31 miliar kepada Formula E Operations (FEO) terkait penyelenggaraan Formula E.

Warga Klaten Tewas Usai Minum Racun Ikan, Pelaku Diduga Salah Targetkan Korban
Indonesia
Warga Klaten Tewas Usai Minum Racun Ikan, Pelaku Diduga Salah Targetkan Korban

Korban pembunuhan adalah Hani Dwi Susanti (30), warga Dusun Panggang Welut, Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Tingkat Kepatuhan Warga Jakarta Pakai Masker Jeblok, Lebih Rendah dari Bali dan Jabar
Indonesia
Tingkat Kepatuhan Warga Jakarta Pakai Masker Jeblok, Lebih Rendah dari Bali dan Jabar

Ada dua penyebab kenaikan kasus COVID-19 beberapa hari terakhir

PSI: Proses Pemecatan Viani dari Anggota DPRD DKI Masih Berjalan
Indonesia
PSI: Proses Pemecatan Viani dari Anggota DPRD DKI Masih Berjalan

Keputusan untuk menindak kader yang sudah melenceng dari nilai perjuangan

Yogyakarta Segera Buka Sentra Vaksin COVID-19 Khusus Pelajar
Indonesia
Yogyakarta Segera Buka Sentra Vaksin COVID-19 Khusus Pelajar

Sentra vaksin rencananya dibuka di salah satu SMA di Kota Yogyakarta.