Bripka RR dan Kuat Ma'ruf Dihadirkan di Sidang Etik Ferdy Sambo Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo menjalani sidang kode etik terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Sidang dilakukan di Mabes Polri, Kamis (25/8).

Dalam sidang tersebut, Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menghadirkan 15 orang saksi, beberapa saksi yang dihadirkan di antaranya Bripka RR dan Kuat Ma'ruf, tersangka pembunuhan berencana Brigadir J.

Baca Juga

Tulis Surat Permintaan Maaf, Ferdy Sambo Siap Jalani Proses Hukum

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol. Nurul Azizah, Kamis, menyebutkan saksi-saksi yang hadir tersebut berstatus menjalani penempatan khusus, seperti Bharada E (RE) dan Kuat Ma'aruf (KM) dipatsuskan di Bareskrim Polri bersama Bripka Ricky Rizal (RR).

"Saksi dari patsus Bareskrim ada tiga, yakni RR, KM dan RE," kata Nurul.

Nurul menyebutkan, untuk saksi Bharada RE tidak dihadirkan langsung di ruang sidang etik, namun dihadirkan secara daring.

"Untuk saksi RE hadir melalui zoom," ucap Nurul.

Ketiga saksi (RR, RE dan KM) ini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, bersama dengan Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi.

Baca Juga

Ferdy Sambo Tampil Tenang di Sidang Kode Etik

Saksi berikutnya, lima orang dari Patsus Mako Brimob, yakni Brigjen Pol.Hendra Kurniawan, Brigjen Pol. Benny Ali, Kombes Pol. Agus Nurpatria, Kombes Pol Susanto dan Kombes Budhi Herdi Susianto.

"Kelima saksi ini hadir dengan Bapak FS (Ferdy Sambo)," kata Nurul. Kemudian, lanjut Nurul, saksi dari Patsus Provost sebanyak lima orang, yakni AKBP Ridwan Soplanit, AKBP Arif Rahman, AKBP Arif Cahya, Kompol Chuk Putranto, dan AKP Rifaizal Samual.

"Kemudian ada dua saksi daru luar patsus yakni HN dan MB," ujarnya.

Inisial HN meruju pada Hari Nugroho dan Murbani Budi Pitono.

"Jadi total saksi ada 15 ya," kata Nurul.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyebutkan, para saksi dihadirkan untuk mendalami peran Irjen Ferdy Sambo terkait peristiwa pidana yang terjadi di Kompleks Polri Duren Tiga.

"Nanti akan dihadirkan sebagai saksi sekaligus didalami oleh sidang KKEP tentang apa yang menjadi konstruksi hukum pelanggaran kode etik profesi yang dilakukan Irjen FS," kata Dedi.

Hingga berita ini diturunkan, sidang kode etik Irjen Ferdy Sambo masih berlangsung secar tutup. Layaknya sidang di pengadilan, mantan Kadiv Propam Polri itu menjalani persidangan yang dipimpin oleh Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Ahmad Dofiri. (*)

Baca Juga

Putri Candrawathi Diperiksa Terkait Kasus Pembunuhan Brigadir J Besok

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Malam Puncak HUT Jakarta, Anies: Masa Depan Ibu Kota Lebih Cerah
Indonesia
Malam Puncak HUT Jakarta, Anies: Masa Depan Ibu Kota Lebih Cerah

Kegiatan Malam Puncak HUT DKI ini dimeriahkan oleh beragam pengisi acara ternama antara lain grup band Wali, Ungu, dan Padi.

PKB Pertanyakan Impor Beras Setelah Diklaim Selalu Surplus
Indonesia
PKB Pertanyakan Impor Beras Setelah Diklaim Selalu Surplus

Impor beras tahun 2022 itu juga mencederai upaya Presiden Jokowi yang baru saja menerima penghargaan dari International Rice Research Institute.

Peringatan 20 Tahun Bom Bali Ingatkan Dunia Ancaman Laten Terorisme
Indonesia
Peringatan 20 Tahun Bom Bali Ingatkan Dunia Ancaman Laten Terorisme

Peringatan 20 tahun tragedi Bom Bali berlangsung di Monumen Ground Zero, Kuta, Badung, Bali, Rabu (12/10).

PSI Endus Tender Pembangunan Sirkuit Formula E Tidak Transparan
Indonesia
PSI Endus Tender Pembangunan Sirkuit Formula E Tidak Transparan

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo menduga, proses pengadaan tender memang tidak transparan dan bahkan patut diduga ada rekayasa-rekayasa lainnya

Sambut KTT G20, Jokowi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Nusa Dua
Indonesia
Sambut KTT G20, Jokowi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Nusa Dua

Presidensi KTT G20 juga bisa menjadi ajang bagi Indonesia untuk menunjukkan diri sebagai salah satu negara terdepan dalam pengembangan kendaraan listrik.

Mendagri Ingin Lulusan IPDN Sekolah S-2 di Negara Tingkat Korupsi Paling Kecil
Indonesia
Mendagri Ingin Lulusan IPDN Sekolah S-2 di Negara Tingkat Korupsi Paling Kecil

Kuota beasiswa LPDP yang diberikan ke lulusan IPDN tidak dapat hanya untuk satu atau dua orang per tahun.

Label Halal Indonesia Diklaim Bukan Bentuk Jawa Sentris
Indonesia
Label Halal Indonesia Diklaim Bukan Bentuk Jawa Sentris

Label baru ini Jawa sentris karena berbentuk gunungan wayang dan motif batik lurik atau surjan.

Berikut Jam Operasional TransJakarta saat Malam Tahun Baru
Indonesia
Berikut Jam Operasional TransJakarta saat Malam Tahun Baru

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan TransJakarta, Anang Rizkani Noor mengatakan, pada saat malam pergantian tahun akan ada penambahan sebanyak 70 unit bus.

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Dapat Gelar Amirul Amanah dari Arab Saudi
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Dapat Gelar Amirul Amanah dari Arab Saudi

Anies Baswedan mendapat jubah dari President of the Holy Quran Councils, Al Syekh Muafaq Bin Kadasa Al Ghamd.

Dua Perwira Pilot TNI AL di Pesawat Latih Bonanza Gugur
Indonesia
Dua Perwira Pilot TNI AL di Pesawat Latih Bonanza Gugur

Kabar duka datang dari Korps TNI Angkatan Laut (AL). Dua pilot pesawat latih TNI AL jenis G-36 Bonanza T-2503 yang jatuh di perairan selat Madura itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.