Brigjen Hendra Kurniawan Jalani Sidang Etik Hari Ini Hendra Kurniawan (kedua kanan). (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Mantan Kepala Biro Pengamanan Internal (Karopaminal) Divisi Propam Polri Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Senin (31/10), menjalani sidang etik atas dugaan pelanggaran tidak profesional dalam menjalankan tugas terkait menghalangi penyidikan (obstruction of justice) perkara pembunuhan Brigadir J.

Tim penasihat hukum Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Henry Yosodiningrat membenarkan kliennya menjalani sidang etik hari ini.

Baca Juga:

10 Orang Bersaksi di Sidang Perintangan Penyidikan Terdakwa Hendra Kurniawan

“Iya (sidang etik hari ini),” kata Henry dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Henry tidak mengetahui pasti jam berapa sidang etik Brigjen Pol Hendra Kurniawan dilaksanakan, karena dirinya tidak diwajibkan untuk mendampingi kliennya selama sidang etik.

“Tapi saya tidak mendampingi, karena tidak boleh didampingi oleh advokat dari luar, kecuali Divkum Polri,” ujar Henry.

Sidang etik Brigjen Pol Hendra Kurniawan telah direncanakan sejak September 2022, namun pelaksanaannya terus tertunda karena alasan salah satu saksi kunci AKBP Arif Rahman Arifin sakit. Kemudian, sidang kembali diagendakan bulan Oktober, kembali ditunda karena kesiapan pelimpahan tahap II.

Kini, Brigjen Pol Hendra Kurniawan berstatus terdakwa dalam perkara obstruction of justice, dan telah menjalani sidang pidana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sejak Rabu (19/10).

Terhitung sejak tanggal 3 Oktober, Humas Polri tidak lagi menginformasikan jadwal sidang etik terhadap 35 anggota Polri yang diduga melanggar etik dalam penanganan perkara pembunuhan Brigadir J atau dikenal dengan sebutan Duren Tiga.

Baca Juga:

Ferdy Sambo Hubungi Hendra Kurniawan untuk Tutupi Fakta Pembunuhan Yosua

Sidang etik pertama terhadap Ferdy Sambo yang dilaksanakan pada Kamis (25/8) lalu. Kemudian, kembali digelar secara paralel dari tanggal 1 September untuk Kompol Chuck Putranto dan tanggal 2 September sidang etik Kompol Baiquni Wibowo.

Dari 35 terduga pelanggar, total sudah 19 orang yang menjalani sidang etik. Informasi sidang etik terakhir yang dibagikan oleh Humas Polri, Senin (3/10), untuk terduga pelanggar AKP Rifaizal Samual. Tidak diketahui pasti, siapa saja dari 16 personel yang tersisa yang sudah menjalani sidang etik, dan apa hasil putusan sidang etiknya sejak tanggal 3 Oktober.

Dari 16 personel yang belum diketahui apakah sudah disidang etik atau belum, terdapat tiga terdakwa obstruction of justice, yakni Brigjen Pol Hendra Kurniawan, AKPB Arif Rahman Arifin, dan AKP Irfan Widyanto.

Agenda sidang etik Brigjen Pol Hendra Kurniawan terungkap di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan saat majelis hakim menentukan hari sidang lanjutan terhadap anak buah Ferdy Sambo itu, Kamis (27/10).

Sidang etik tersebut dilaksanakan di ruang sidang Divisi Propam Polri lantai I Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta Selatan. (*)

Baca Juga:

Brigjen Hendra Kurniawan Tidak Ajukan Eksepsi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PPKM Dicabut, Pemerintah Pastikan Bansos dan Insentif Pajak Dilanjutkan
Indonesia
PPKM Dicabut, Pemerintah Pastikan Bansos dan Insentif Pajak Dilanjutkan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo menyampaikan bantuan seperti obat-obatan akan tetap tersedia pada fasilitas layanan kesehatan.

Holding BUMN ID Food Salurkan 200 Liter Minyak Goreng Per Hari Pada Pengecer
Indonesia
Holding BUMN ID Food Salurkan 200 Liter Minyak Goreng Per Hari Pada Pengecer

Sistem aplikasi minyak goreng terintegrasi memiliki kemampuan memantau ketersediaan stok minyak goreng di tingkat pedagang maupun pengecer.

Selama Oktober Ada 50 Korban Jiwa akibat Bencana Hidrometeorologi
Indonesia
Selama Oktober Ada 50 Korban Jiwa akibat Bencana Hidrometeorologi

"Di bulan Oktober total 50 jiwa, ini menjadi perhatian kami di BNPB. Sehingga mungkin besok dan lusa kita akan apel kesiapsiagaan secara nasional untuk kembali mengingatkan pemerintah daerah," ujar Abdul

Kepala Bapenda Inhu Sebut PT Duta Palma Rutin Bayar Pajak
Indonesia
Kepala Bapenda Inhu Sebut PT Duta Palma Rutin Bayar Pajak

"Berdasarkan sistem yang ada di Bapenda, bahwa untuk lima perusahaan ini membayar wajib pajak salah satunya retribusi izin gangguan, kedua pajak penerangan jalan," kata Arief kepada majelis hakim.

JakPro Mulai Jajaki Sponsor untuk Gelaran Formula E 2023
Indonesia
JakPro Mulai Jajaki Sponsor untuk Gelaran Formula E 2023

Jakarta tengah mempersiapkan kelanjutan gelaran Formula E pada 3 dan 4 Juni 2023 di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara.

COVID-19 Indonesia Meroket Lagi, Kasus Baru Hari Ini Tembus 5.303
Indonesia
COVID-19 Indonesia Meroket Lagi, Kasus Baru Hari Ini Tembus 5.303

Satgas COVID-19 melaporkan ada 5.303 kasus baru.

Indonesia-Turki Kerja Sama Bangun Tol Trans Sumatera
Indonesia
Indonesia-Turki Kerja Sama Bangun Tol Trans Sumatera

Juru bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan Turki memiliki pengalaman dan penguasaan teknologi yang baik dalam pembangunan jalan tol.

Indonesia 3 Tahun Tidak Impor Beras, Jokowi Yakin Segera Swasembada
Indonesia
Indonesia 3 Tahun Tidak Impor Beras, Jokowi Yakin Segera Swasembada

Presiden Joko Widodo meninjau Balai Besar Penelitian Tanaman Padi di Subang, Jawa Barat, Selasa (12/7).

Ledakan di Sekolah Ternyata Petasan, Polresta Surakarta Beri Pembinaan
Indonesia
Ledakan di Sekolah Ternyata Petasan, Polresta Surakarta Beri Pembinaan

Asal bunyi ledakan di SMA swasta di Kota Solo, Jawa Tengah pada Kamis (10/3) mulai menemukan titik terang.

Bagikan Modal Rp 1,2 Juta di Kalimantan Barat, Jokowi Minta Tak untuk Beli Handphone
Indonesia
Bagikan Modal Rp 1,2 Juta di Kalimantan Barat, Jokowi Minta Tak untuk Beli Handphone

Jokowi menyerahkan Bantuan Modal Kerja (BMK) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng kepada peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bengkayang.