Bridestory Market 2017 Pikat Lebih dari 60 Ribu Pengunjung Bridestory Market 2017 digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Minggu (30/7). (Foto: MP/Raden Yusuf nayamenggala)

SUKSES dengan "Bridestory Fair" pada Februari 2017 lalu, Bridestory secara mengejutkan kembali menggelar pameran pernikahan terbesar di tengah tahun ini. Acara tersebut bertajuk "Bridestory Market", yang berlokasi di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 27-30 Juli 2017.

Acara ini terbilang besar. Pasalnya, Bridestory menghadirkan 600 vendor pernikahan dengan lebih dari 20 kategori dan lima negara. Bridestory Market sendiri dikemas sedemikian rupa dengan tema "Europe Night Market" yang berbeda dari pameran pernikahan yang pernah ada. Hal itu lantaran Bridestory Market menggabungkan konsep pameran pernikahan dengan fasilitas makanan dan minuman guna memberikan suasana yang lebih nyaman bagi para pengunjung.

"Di sini wedding exhibition, namun kita kemas dengan tema yang berbeda dari sebelumnya. Kita menggabungkannya dengan market museum yang merupakan food and beverage atau bazar makanan," papar Ayunda Wardhani, Project Leader Bridestory, saat ditemui MerahPutih.com di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Minggu (30/7).

Penggabungan itu dilakukan karena selama ini keluarga dan calon suami juga turut menghadiri pameran pernikahan. "Jadi kita buat suasana fun. Santai. Sambil lihat-lihat, kita juga bisa sambil duduk, makan, diskusi, terus make a deal," ujar Ayu.

Bridestory Market 2017 (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Antusiasme masyarakat untuk datang ke pameran ini pun cukup tinggi. Jumlah pengunjung yang hadir selama 27 hingga 30 Juli 2017 melebihi target Bridestory.

"Di luar ekpektasi kita, sambutan sangat baik, melebihi target. Enggak nyangka, Kamis saja ramai. Traffic-nya ramai banget sih. Hari kamis sembilan ribu pengunjung, Jumat 12 ribu, Sabtu sekitar 20 ribu pengunjung, dan hari Minggu lebih ramai," tambah Ayu.

Sebagai project leader Bridestory, Ayu pun merasa sangat senang atas sambutan masyarakat yang begitu luar biasa terhadap "Bridestory Market 2017". Ia berharap Bridestory bisa membantu para calon pengantin yang sedang mempersiapkan pernikahan.

"Harapan kita sih kita bisa membantu calon pengantin yang tengah mempersiapkan pernikahan mereka, kemudian di sisi lain kita membantu vendor-vendor pernikahan meningkatkan bisnis mereka," pungkas Ayu. (*)

Baca juga artikel menarik tentang tradisi pernikahan yang nyaris punah di sini, Adat Pernikahan Pandeglang Yang Nyaris Punah.



Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH