BRI Life Lakukan Investigasi dan Laporkan Dugaan Kebocoran Data ke Polisi Data. (Foto: Thomas Breher dari Pixabay)

MerahPutih.com - BRI Life menjamin keamanan polis nasabahnya seiring mencuatnya dugaan data nasabah perseroan yang bocor setelah adanya cuitan dari seorang pengguna media sosial.

Corporate Secretary BRI Life Ade Nasution mengatakan, BRI Life bersama dengan tim independen yang memiliki spesialisasi di bidang keamanan siber tengah melakukan penelusuran jejak digital dalam rangka investigasi.

"BRI Life terus melakukan upaya maksimal untuk melindungi data pemegang polis melalui penerapan tata kelola teknologi informasi dan tata kelola data sesuai ketentuan dan standar serta peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Ade dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Baca Juga:

Bareskrim Polri Usut Dugaan Kebocoran 2 Juta Data Nasabah BRI Life

Terkait dugaan pencurian data tersebut, BRI Life akan melaporkan dan berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk diproses lebih lanjut. BRI Life tegaskan, tidak pernah memberikan data pribadi kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"BRI Life berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan asuransi jiwa bagi sebanyak mungkin masyarakat di Indonesia dengan terus mengembangkan penerapan prinsip tata kelola yang baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Ade.

Apabila ada permintaan data pribadi yang mengatasnamakan atau mengkaitkan dengan kepemilikan polis di BRI Life, maka pemegang polis diharapkan dapat menghubungi layanan resmi BRI Life melalui Call Center di Nomor 1500087, WhatsApp Corporate 0811-935-0087 atau email [email protected]

Dugaan data nasabah asuransi BRI Life bocor mencuat setelah salah seorang pengguna Twitter @UnderTheBreach mencuitkan kabar peretas mengantongi data sebesar 250GB dari asuransi BRI Life. Dalam cuitan tersebut, data tersebut berasal dari 2 juta orang dan 463 ribu dokumen diperjualbelikan di situs gelap RaidForums seharga 7.000 dolar Amerika Serikat.

Data tersebut berisi kartu identitas, kartu keluarga, nomor wajib pajak, foto buku tabungan, akta lahir, akta kematian, surat perjanjian, bukti transfer, bukti keuangan dan surat keterangan kondisi kesehatan. Cuitan tersebut juga memuat foto sampel KTP dan surat keterangan dari klinik dan laboratorium kesehatan.

BRI LIfe. (Foto: Tangkapan Layar)
BRI LIfe. (Foto: Tangkapan Layar)

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) langsung memanggil direksi BRI Life untuk menyelidiki dugaan kasus data nasabah bocor.

"Kementerian Kominfo juga melakukan pemanggilan terhadap Direksi BRI Life pada hari ini, 28 Juli 2021 sebagai bagian dari proses investigasi," kata juru bicara Kominfo, Dedy Permadi, kepada ANTARA, Rabu.

Kominfo sudah menerima informasi dugaan data pribadi nasabah BRI Life bocor, sejak Selasa (27/7), Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika mengadakan penyelidikan internal untuk mendalami kasus tersebut. Kominfo dalam hal ini menyelidiki sampel data pribadi yang diduga bocor.

"Sampai saat ini investigasi masih terus berjalan dan hasil belum dapat disimpulkan," kata Dedy. (Knu)

Baca Juga:

Pemerintah dan DPR Belum Sepakat Soal Format Lembaga Pengawas Data Pribadi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eks Penyidik KPK AKP Robin Divonis 11 Tahun Penjara
Indonesia
Eks Penyidik KPK AKP Robin Divonis 11 Tahun Penjara

Vonis mantan penyidik KPK asal Polri ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa KPK yang sebelumnya menuntut Robin 12 tahun penjara.

Ini Harapan Wagub atas Penerapan PPKM Darurat di Jakarta
Indonesia
Ini Harapan Wagub atas Penerapan PPKM Darurat di Jakarta

Diharapkan regulasi baru itu dapat menekan laju penularan COVID-19 yang saat ini meningkat signifikan.

Muncul Mural Kritik Pemerintah, Gibran: Yang Bikin Tulisan Silakan Ketemu Saya
Indonesia
Muncul Mural Kritik Pemerintah, Gibran: Yang Bikin Tulisan Silakan Ketemu Saya

“Saya minta Satpol PP tertibkan. Silahkan kalau mau ketemu (yang bikin tulisan) karena tidak puas dengan pemerintah saya fasilitasi tidak perlu takut," kata Gibran

Logistik World Superbike Mandalika Tiba di Bandara Lombok
Indonesia
Logistik World Superbike Mandalika Tiba di Bandara Lombok

Logistik kebutuhan ajang Wolrd Superbike (WSBK) yang akan berlangsung pada 19-21 November di Sirkuit Pertamina Mandalika Internasional telah tiba di Bandara Lombok.

PKS Sarankan Pemerintah Tambah 'Jurus' Atasi Kelangkaan Minyak Goreng
Indonesia
PKS Sarankan Pemerintah Tambah 'Jurus' Atasi Kelangkaan Minyak Goreng

Pemerintah didesak meningkatkan pengawasan kepada ekspotir CPO

Tak Penuhi Syarat, Ribuan Penumpang Kereta Jarak Jauh Gagal Berangkat
Indonesia
Tak Penuhi Syarat, Ribuan Penumpang Kereta Jarak Jauh Gagal Berangkat

Adapun ketentuan perjalanan penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) mulai 3 Januari 2022 kembali mengacu pada Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 97 Tahun 2021

Anies Manut Arahan Luhut Panjaitan Perkara Oksigen untuk Medis
Indonesia
Anies Manut Arahan Luhut Panjaitan Perkara Oksigen untuk Medis

Pemprov DKI kini fokus memenuhi kebutuhan oksigen bagi rumah sakit

Anies Uji Coba Mobil Vaksin Keliling, Target 1.000 Orang Per Kelurahan
Indonesia
Anies Uji Coba Mobil Vaksin Keliling, Target 1.000 Orang Per Kelurahan

Pemprov DKI Jakarta telah melaksanakan uji coba mobil vaksin COVID-19 di ibu kota.

Dewas KPK Minta Keterangan Lili Pintauli Siregar Pekan Ini
Indonesia
Dewas KPK Minta Keterangan Lili Pintauli Siregar Pekan Ini

"Ya minggu ini," kata Ketua Tumpak Hatorangan di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC) KPK, Jakarta, Rau (25/5)

Jerman Laporkan Rekor Peningkatan Kasus COVID-19
Dunia
Jerman Laporkan Rekor Peningkatan Kasus COVID-19

Jerman melaporkan lagi rekor tertinggi kasus COVID-19 pada Rabu (16/3), dalam seminggu terakhir.