BPOM Periksa Kualitas Mutu dan Keamanan Vaksin Corona Ilustrasi vaksin COVID-19. Foto: Pixabay

Merahputih.com - Badan Pengawas Obat Makanan (POM) tengah mengawal proses penyediaan vaksin COVID-19 produksi Sinovac (CoronaVac) yang rencananya akan mulai disuntikkan kepada masyarakat pada Bulan ini.

Kepala BPOM, Penny Lukito mengatakan, sejak kedatangan vaksin tersebut di Indonesia pada 6 Desember 2020 (tahap I) dan 31 Desember 2020 (tahap II), jajaranya selalu memastikan mutu dan keamanan vaksin terjaga dengan melakukan sampling dan pengujian vaksin.

Baca Juga:

Menkes Budi Keluarkan Rencana Tahapan Vaksinasi COVID-19

Pada proses penerimaan vaksin di bandara, Badan POM juga melakukan pengecekan kesesuaian dokumen serta kesesuaian suhu tempat penyimpanan vaksin CoronaVac di dalam Envirotainer. Persyaratan lainnya yang penting diperhatikan dalam memastikan kualitas vaksin adalah Lot Release.

Lot release merupakan persyaratan dari World Health Organization (WHO), berupa proses evaluasi yang dilakukan oleh Otoritas Obat setiap negara terhadap hasil uji dan review dokumen mutu suatu produk vaksin untuk menjamin mutu vaksin tersebut.

“Badan POM telah menerbitkan sertifikat Lot Release terhadap 1,2 juta vaksin CoronaVac yang datang pada tanggal 6 Desember 2020," kata Penny dalam keterangan persnya, Selasa (5/1).

Penny menyebut, pihaknya juga mengevaluasi data hasil uji pre-klinik dan uji klinik fase 1 dan fase 2 untuk menilai keamanan dan respon imun yang dihasilkan dari penggunaan vaksin.

Saat ini, Badan POM masih menunggu penyelesaian analisis data uji klinik fase 3 untuk mengonfirmasi khasiat/efikasi vaksin CoronaVac. "Data-data tersebut diperlukan dalam rangka penerbitan Persetujuan Penggunaan Darurat/Emergency Use Authorization (EUA)," kata Penny.

Untuk menjamin mutu vaksin, Badan POM telah melakukan evaluasi terhadap data mutu vaksin. Yang mencakup pengawasan mulai dari bahan baku, proses pembuatan hingga produk jadi vaksin sesuai dengan standar penilaian mutu vaksin yang berlaku secara internasional.

Vaksin COVID-19 Sinovac saat tiba di Bio Farma. (Foto: Sekretariat Presiden)..
Vaksin COVID-19 Sinovac tahap 1 saat tiba di Bio Farma, Banung. (Foto: Sekretariat Presiden)

Salah satunya melalui inspeksi langsung ke sarana produksi vaksin CoronaVac. "Berdasarkan hasil evaluasi mutu yang telah dilakukan, Badan POM dapat memastikan bahwa vaksin ini tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya,” jelas Penny. Aspek lain yang menjadi sasaran pengawalan Badan POM adalah pengawalan mutu vaksin di sepanjang jalur distribusi, mulai keluar dari industri farmasi hingga digunakan dalam pelayanan vaksinasi kepada masyarakat.

Hal ini penting karena vaksin merupakan produk yang rentan mengalami kerusakan jika suhu penyaluran dan penyimpanan tidak sesuai persyaratan, yaitu pada suhu 2°-8°C.

Pengawasan dan pemantauan mutu vaksin ini dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan POM di seluruh Indonesia terhadap sarana industri, distributor, instalasi farmasi provinsi, instalasi farmasi kabupaten, atau sarana pelayanan Kesehatan. Ia mrnambahkan, dalam rangka mengawal keamanan vaksin tersebut setelah persetujuan penggunaan darurat EUA diberikan, Badan POM akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Termasuk dengan Komite Nasional dan Komite Daerah Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas dan Komda PPKIPI) untuk melakukan pemantauan KIPI. Pemantauan dilakukan terhadap pelaporan yang diterima dari tenaga kesehatan atau industri farmasi pemilik vaksin atau masyarakat untuk memastikan keamanan vaksin setelah beredar.

Baca Juga:

IDI Prediksi Vaksin Bisa Cegah Varian Baru Virus Corona

Selain itu, sesuai dengan pedoman dari WHO, akan dilakukan juga surveilans aktif terhadap Kejadian Ikutan dengan Perhatian Khusus (KIPK) oleh Kemenkes, Komnas/Komda PP KIPI, Badan POM bersama dengan WHO. Penny mengingatkan masyarakat agar terus mendukung program penanganan pandemi COVID-19 yang ditetapkan oleh

Pemerintah, termasuk program vaksinasi. Selain itu, masyarakat juga harus tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan 3M yaitu Memakai masker, Menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta rajin Mencuci tangan dengan sabun.

“Hal ini diperlukan agar penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia dapat berjalan dengan efektif dan memberikan hasil sesuai harapan," tutup Penny. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Budi Gunadi Sadikin Akan Buat Permenkes Vaksinasi Gotong Royong
Indonesia
Budi Gunadi Sadikin Akan Buat Permenkes Vaksinasi Gotong Royong

Pemerintah saat ini masih melaksanakan program vaksinasi COVID-19 gratis dengan sasaran prioritas tenaga kesehatan

Kata Ketua Komisi III soal Peluang Calon Kapolri
Indonesia
Kata Ketua Komisi III soal Peluang Calon Kapolri

Politikus PDI Perjuangan ini mempersilakan jika ada pihak-pihak yang mengusulkan nama calon Kapolri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kapolri Mutasi 8 Kapolres, ini Daftar Lengkapnya
Indonesia
Kapolri Mutasi 8 Kapolres, ini Daftar Lengkapnya

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Azis merombak besar-besaran sejumlah perwira menengah.

Sabu-sabu dan Ratusan Kilogram Ganja Dihancurkan di RSPAD Gatot Subroto
Indonesia
Sabu-sabu dan Ratusan Kilogram Ganja Dihancurkan di RSPAD Gatot Subroto

Bareskrim Polri memusnahkan barang bukti narkoba di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (20/8).

Kapolri Peringatkan Anak Buahnya Waspadai Lonjakan COVID-19 Usai Pelonggaran
Berita
Kapolri Peringatkan Anak Buahnya Waspadai Lonjakan COVID-19 Usai Pelonggaran

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pengarahan terbaru melalui vicon, kepada seluruh polda jajaran terkait dengan evaluasi PPKM.

Presiden Jokowi Akan Tunjuk Anggota Dewas KPK Pengganti Artidjo Alkostar
Indonesia
Presiden Jokowi Akan Tunjuk Anggota Dewas KPK Pengganti Artidjo Alkostar

KPK menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menunjuk pengganti Artidjo Alkostar.

Dorong Anies Pilih Isnawa Jadi Wali Kota Jaksel, Taufik: Supaya Tidak Nyasar
Indonesia
Tudingan Ridwan Kamil ke Mahfud MD Dinilai Bermotif Politik
Indonesia
Tudingan Ridwan Kamil ke Mahfud MD Dinilai Bermotif Politik

"Karenanya, bisa jadi dibalik pernyataan RK terhadap Mahfud juga ada motif politik," tandasnya.

Lindungi Warga Nobar Piala Eropa, Sekuriti Tewas Disabet Sajam Gerombolan Pemotor
Indonesia
Lindungi Warga Nobar Piala Eropa, Sekuriti Tewas Disabet Sajam Gerombolan Pemotor

Sekuriti yang mau menghalau malah dia yang jadi sasaran

Babi Ngepet di Depok Cuma Rekayasa, Polisi Tangkap Pelaku
Indonesia
Babi Ngepet di Depok Cuma Rekayasa, Polisi Tangkap Pelaku

Polres Metro Depok menangkap seorang pria berinisial AI dalam kasus penyebaran hoaks penangkapan babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok.