BPOM Mentahkan Klaim Izin Edar 'Obat Herbal COVID-19' Hadi Pranoto Peneliti Hadi Pranoto menunjukkan ramuan herbal untuk antibodi COVID-19. Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/hp.

MerahPutih.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) angkat suara soal maraknya isu di berbagai kanal media sosial tentang produk herbal yang diklaim dapat menyembuhkan pasien COVID-19 oleh sosok Hadi Pranoto.

Badan POM RI memastikan tidak pernah memberikan persetujuan klaim khasiat obat herbal yang dapat menyembuhkan pasien COVID-19. Dari data produk yang terdaftar di Badan POM, produk herbal yang dinyatakan dalam informasi tersebut adalah Produk Obat Tradisional yang memiliki merek dagang Bio Nuswa dengan klaim yang disetujui yaitu membantu memelihara daya tahan tubuh.

Baca Juga:

Buntut Video Viral Anji, Masyarakat Diminta Tak Asal Percaya Obat COVID-19

Produk Bio Nuswa tersebut didaftarkan oleh PT. Saraka Mandiri dengan Nomor Izin Edar POM TR 203 636 031 berlaku mulai 14 April 2020 hingga 14 April 2025. "Namun sampai saat ini PT. Saraka Mandiri belum pernah memproduksi produk Bio Nuswa," tulis BPOM dalam keterangan resminya, Kamis (5/8).

Badan POM menegaskan kepada pelaku usaha termasuk produsen agar selalu menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku. Produk obat, obat tradisional, kosmetik, suplemen kesehatan, dan pangan harus memenuhi peraturan untuk jaminan aspek keamanan, khasiat (efikasi), dan mutunya.

Baca Juga:

Polisi Ungkap Lokasi Wawancara Anji dengan Hadi Pranoto

Termasuk peraturan terkait izin edar, iklan, dan label, antara lain klaim yang harus sesuai dengan izin yang diberikan pada saat pendaftaran. "Produk ilegal melanggar Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan atau Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan," jelas BPOM.

Video Anji (kanan) dan Hadi Pranoto yang sempat viral di You Tube.(Tangkapan layar dari Youtube Anji)
Video Anji (kanan) dan Hadi Pranoto yang sempat viral di You Tube.(Tangkapan layar dari Youtube Anji)

Badan POM mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, menggunakan produk herbal secara aman dan tepat. Yakni, tidak mempercayai pernyataan seseorang yang menyatakan bahwa obat herbal ampuh mengobati COVID-19, kecuali sudah tervalidasi dengan uji klinik pada manusia.

"Lakukan Cek KLIK. Pastikan Kemasan dalam kondisi baik, baca seluruh informasi pada Labelnya, pastikan ada Izin edar dari Badan POM, dan pastikan tidak melewati masa Kedaluwarsa," tulis BPOM.

Badan POM menegaskan jika ditemukan produk yang mencantumkan klaim berlebihan dan/atau tidak sesuai dengan persetujuan yang diberikan pada saat produk didaftarkan akan menindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan. "Untuk sanksi administrasi dan sanksi pidana," tutup pernyataan tertulis BPOM.

Sebelumnya, praktisi kesehatan Hadi Pranoto, pengklaim obat COVID-19 mengaku bahwa ramuan herbal buatannya telah mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). (Knu)

Baca Juga:

Sederet Pasal yang Bisa Digunakan Polisi Jerat Anji dan Hadi Pranoto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Positif COVID-19, Bupati Bogor Minta Dinkes Tracing Orang di Sekitarnya
Indonesia
Positif COVID-19, Bupati Bogor Minta Dinkes Tracing Orang di Sekitarnya

ia meminta kepada pihak terkait untuk melakukan tracing terhadap siapa saja yang kontak erat dalam beberapa hari terakhir.

Anies Tanggapi Pernyataan Jokowi Penyebab Banjir karena Sampah
Indonesia
Anies Tanggapi Pernyataan Jokowi Penyebab Banjir karena Sampah

Jokowi menyatakan bahwa salah satu penyebab banjir yang mengepung sejumlah wilayah Jakarta adalah sampah.

Syarat Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri Gratis di Hotel
Indonesia
Syarat Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri Gratis di Hotel

Kemenparekraf akan kembali bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan industri perhotelan untuk menyiapkan akomodasi bagi pasien konfirmasi tanpa gejala untuk melakukan isolasi mandiri.

BNPB Mulai Lakukan Penanganan Darurat di Wilayah Gunung Merapi
Indonesia
BNPB Mulai Lakukan Penanganan Darurat di Wilayah Gunung Merapi

BNPB memberikan dukungan penanganan darurat di empat wilayah yang berpotensi terdampak letusan Gunung Merapi berupa logistik dan sumber daya.

Gegara Wabah COVID-19, PT KAI Daop 6 Terima Pengembalian  16.000 Tiket Perjalanan
Indonesia
Gegara Wabah COVID-19, PT KAI Daop 6 Terima Pengembalian 16.000 Tiket Perjalanan

Sebagian besar tiket yang dikembalikan tersebut terjual untuk arus mudik dan balik Lebaran 2020

Polri Belum Terima Laporan dari KPU soal Peretasan 2,3 Juta Data WNI
Indonesia
Polri Belum Terima Laporan dari KPU soal Peretasan 2,3 Juta Data WNI

polisi mengaku belum bisa berkata banyak terkait hal ini. Apabila ada perkembangannya, polisi akan menyampaikan hal tersebut.

Sederet Kegiatan HUT Partai Demokrat di Tengah Pandemi
Indonesia
Sederet Kegiatan HUT Partai Demokrat di Tengah Pandemi

19 tahun lalu Partai Demokrat lahir sebagai anak kandung reformasi

Anies Buka-bukaan Keuntungan Presiden yang Pernah Jadi Gubernur
Indonesia
Pandemi COVID-19, Bunga Kredit Diminta 1 Persen
Indonesia
Pandemi COVID-19, Bunga Kredit Diminta 1 Persen

Pemerintah hanya perlu dana Rp200 triliun untuk menyuntik bunga bank, namun perekonomian nasional akan segera pulih dalam waktu singkat.

Pasien Positif Corona Nekat Keluyuran, ODP di Solo Membengkak Ratusan Orang
Indonesia
Pasien Positif Corona Nekat Keluyuran, ODP di Solo Membengkak Ratusan Orang

Seorang pasien perempuan positif virus corona ternyata sempat berkegiatan di luar rumah saat masih berstatus orang dalam pemantauan (ODP).