Badan POM: Keripik Jamur Positif Mengandung Narkoba Keripik Jamur positif mengandung narkoba (MP/Yugie Prasetyo)

MerahPutih.Com - Setelah heboh mengenai adanya kripik jamur yang mengandung narkoba. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandung langsung melakukan pengecekan.

Rupanya setelah dilakukan uji lab kandungan dalam keripik tersebut positif mengandung narkoba. Hal tersebut ditegaskan Kepala BPOM Abdul Rahim menyatakan bahwa keripik jamur dengan label “Snack Good” positif mengandung narkoba jenus Psilosin (Golongan 1 Narkoba).

"Memang benar menjual narkotika yang terkandung dalam jamur dengan cara dibuat sebagai keripik, penjualannya secara online,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ditegaskan Abdul Rahim kasus tersebut saat ini tengah ditangani BNN.

“Produk itu tidak didaftarkan baik sebagai Produksi Industri Rumah Tangga pangan (P-IRT) maupun pangan olahan yang izin beredarnya dari BBPOM,” tegasnya.

Jamur Psilosibin atau disebut sebagai jamu kotoran sapi dapat tumbuh secara alami. Psilosin mempunyai sifat halusinasi, dapat mengubah suasana hati, mengubah persepsi diri dan dunia sekeliling serta meluapkan perasaan baik rasa senang (euphoria) maupun rasa sedih (depresi).

"Jamur tahi sapi memang secara alami mengandung narkoba seperti disebut diatas. Kalau mengonsumsinya dapat menyebabkan efek halusinasi," jelasnya.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dengan selalu cek kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa sebelum membeli dan mengonsumsi produk makanan.

"Pastikan kemasannya dalam kondisi utuh, baca informasi pada label, pastikan memiliki izin edar dari Badan POM, dan tidak melebihi masa kedaluwarsa," terangnya.

Pihaknya juga meminta masyarakat proaktif terhadap produk yang beredar di masyarakat bila mencurigakan.

“Langsung laporkan saja bila mencurigakan,” tegasya.

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Yugie Prasetyo, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH