BPOM Dampingi Uji Klinis Vaksin COVID-19 dan Jamin Validitas Protokolnya Kepala BPOM Penny Lukito dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (19/5/2020) (ANTARA/Prisca Triferna)

Merahputih.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan menjamin validitas protokol uji klinis vaksin COVID-19.

"Tentu saja Badan POM menjamin protokol dari uji klinis ini valid," ujar Kepala BPOM, Penny Kusumastuty Lukito dalam konferensi pers usai mengikuti Rapat Kabinet Terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (21/7).

Baca Juga:

Vaksin COVID-19 Buatan Indonesia Diproduksi Massal 2021

Penny sendiri berjanji BPOM akan mendampingi uji klinis vaksin COVID-19. Hal itu nantinya akan berkaitan dengan izin edar yang bakal dikeluarkan BPOM terhadap vaksin tersebut.

"Kami akan dampingi proses uji klinis ini sehingga nanti ada percepatan dalam pemberian izinnya, izin edarnya," ucap dia.

Dokumentasi - Botol kecil berlabel stiker "Vaksin COVID-19" dan jarum suntik medis, terlihat dalam ilustrasi yang diambil pada (10/4/2020). ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/pri.

Penny mengatakan saat ini uji klinis vaksin COVID-19 sudah masuk tahap ketiga. Tahap ketiga ini merupakan tahap yang paling penting dan sudah tahap lanjut.

"Artinya kita sudah hampir sampai pada menemukan dan memproduksi vaksin tersebut," kata Penny.

Baca Juga:

Tiongkok Uji Klinis Vaksin COVID-19 Tahap Ketiga di UEA

Sebelumnya tahap satu dan kedua yang merupakan tahap preklinis sudah dilalui.

Penny mengatakan, pihaknya secara paralel juga akan mendampingi proses produksi oleh Bio Farma, berkaitan dengan fasilitas sehingga pada saat uji klinis selesai, BPOM akan memberikan izin edar. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Selidiki Rombongan Pesepeda Nekat Terobos Tol Jagorawi
Indonesia
Polisi Selidiki Rombongan Pesepeda Nekat Terobos Tol Jagorawi

Polisi langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi.

Usai Didatangi Keluarga Novel, Komnas HAM Tagih Janji Jokowi
Indonesia
Usai Didatangi Keluarga Novel, Komnas HAM Tagih Janji Jokowi

Komnas HAM juga akan terus menagih janji Presiden Joko Widodo

2.999 Personel Polisi Amankan Libur Panjang Maulid Nabi dan Cuti Bersama
Indonesia
2.999 Personel Polisi Amankan Libur Panjang Maulid Nabi dan Cuti Bersama

Polda Metro Jaya telah menyiapkan 2.999 personel untuk mengamankan libur panjang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan cuti bersama yang jatuh pada akhir pekan ini.

Aktor Thomas Jefferson Byrd Tewas dengan Luka Tembakan di Punggung
Indonesia
Aktor Thomas Jefferson Byrd Tewas dengan Luka Tembakan di Punggung

Thomas Jefferson Byrd, aktor yang bermain dalam beberapa film Spike Lee tewas secara tragis di Atlanta.

Wanita Indonesia Harus Percaya Diri sebagai Kunci Kelestarian Bumi
Indonesia
Wanita Indonesia Harus Percaya Diri sebagai Kunci Kelestarian Bumi

Kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan merupakan salah satu prioritas dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), yakni SDG 5 'Kesetaraan Gender'.

Anak Buah Jokowi Tersinggung karena Anies Lebih Sukses Tangani COVID-19
Indonesia
Anak Buah Jokowi Tersinggung karena Anies Lebih Sukses Tangani COVID-19

Ia menilai bisa saja pemerintah pusat melakukan serangan karena merasa tersinggung lantaran kalah telak dari Anies Baswedan dalam menangani COVID-19.

 Projo Nilai Jokowi-Ma'ruf Tak Kehilangan Arah Hadapi Tantangan Global
Indonesia
Projo Nilai Jokowi-Ma'ruf Tak Kehilangan Arah Hadapi Tantangan Global

Budi mengatakan, situasi global dapat terjadi seketika sehingga kesiapan rakyat sebagai bangsa rapat ke belakang untuk maju ke depan di kancah internasional perlu dukungan banyak pihak.

 Viral, Anggota Polsuska Ancam Tembak Anak Punk, Begini Penjelasan PT KAI
Indonesia
Viral, Anggota Polsuska Ancam Tembak Anak Punk, Begini Penjelasan PT KAI

Polsuska mengeluarkan senjata kejut, bukan pistol, untuk pengamanan diri, sebab jumlah rombongan tersebut cukup banyak.

Youtuber Bandung Jadi Relawan Vaksin, Ini Alasannya
Indonesia
Youtuber Bandung Jadi Relawan Vaksin, Ini Alasannya

Sejumlah relawan mengikuti uji klinis vaksin COVID-19 gelombang dua yang dimulai, Selasa (25/8).