BPN Usul Makam Petugas KPPS Dibongkar, KPU: Kurang Manusiawi Komisioner KPU, Viryan Azis. (Antara Foto/Syaiful Hakim)

MerahPutih.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengusulkan untuk membongkar makam dan dilakukan autopsi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia.

Menanggapi hal tersebut, Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan, usulan yang dilontarkan oleh BPN itu dirasa kurang manusiawi.

Kantor KPU. (Ist)
Kantor KPU. (Ist)

"Saya pikir itu kurang manusiawi ya," ujar Viryan di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5).

Hingga saat ini data yang telah diterima oleh KPU pada Jumat (3/5) pukul 19.00 WIB. Total ada 424 orang petugas dikabarkan meninggal dunia dan 3.668 orang dikabarkan sakit. Adapun jumlah tersebut tersebar di 30 provinsi.

Sebelumnya, Relawan BPN Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan mengatakan pembongkaran makam dan autopsi itu dilakukan agar penyebab meninggalnya ratusan petugas KPPS tersebut bisa diketahui.

Terlebih pernyataan itu dikuatkan oleh Medical Emergency Rescue Commitee atau Mer-C yang menilai kematian para petugas Pemilu 2019 akibat kelelahan sebagai fenomena ganjil.

"Kami juga meminta untuk dilakukan autopsi karena ada kejanggalan. Autopsi terhadap petugas KPPS karena kita tidak mau biarkan ini terus terjadi. Bukan soal siapapun dia, tapi kita tidak ingin ada kejanggalan yang kita biarkan," kata Ferry melalui keterangan tertulisnya, Jumat (3/5). (Asp)

Baca Juga: KPU Gelar Rekapitulasi Hasil Suara Luar Negeri Pemilu 2019

Kredit : asropih


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH