BPN Temukan 3 Indikasi Kecurangan Saat Pencoblosan Jubir BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak (tiga kanan) di kediaman Prabowo (MP/ Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku telah menerima sejumlah laporan terkait indikasi kecurangan yang terjadi ketika proses pencoblosan Pemilu 2019.

Dahnil mengklaim, dari beberapa laporan yang masuk, salah satu keganjilan yang dilaporkan adalah adanya Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang hilang di Palembang, Sumatera Selatan.

"Beberapa tempat contoh di Palembang ada TPS hilang, harusnya ada TPS tapi kemudian di tempat itu tidak ada TPS," kata Dahnil saat jumpa pers di depan kediaman Prabowo Subianto, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4).

Selain itu, kata Dahnil, pihaknya juga menerima informasi dari relawan dan tim pemenangannya bahwa ada beberapa di TPS yang sudah tercoblos pasangan calon 01. Hal itu diklaim terjadi dibeberapa lokasi pencoblosan.

"Laporannya masuk ke kami dan teman-teman BPN," imbuh Dahnil.

nyoblos
Seorang pasien rumah sakit menggunakan hak suaranya (MP/Rizki Fitrianto)

Kemudian, laporan beberapa kejanggalan lainnya versi BPN adalah soal keterlambatan pembukaan dari TPS. Menurut Dahnil, ada beberapa TPS yang telat melayani warga untuk mencoblos.

Dengan adanya hal tersebut, Dahnil mengakui pihaknya akan membuat catatan dan perhatian tersendiri terkait adanya dugaan pelanggaran penyelenggaraan Pemilu tersebut.

"Nah tiga hal ini jadi catatan kami. Penting bagi BPN sebagai evaluasi penyelenggaraan," ucap Dahnil.

Berdasarkan beberapa hasil penghitungan cepat atau Quick Count, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul perolehan suara dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (Pon)

Kredit : ponco


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH