BPN Punya Solusi Atasi Defisit BPJS Kesehatan, Begini Reaksi TKN Irma Suryani Chaniago (Foto Istimewa/Net)

MerahPutih.com - Pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiago Uno mengklaim telah memiliki solusi bagi defisit yang dialami Badan Penyelenggara Jamin Sosial (BPJS) Kesehatan.

Menurut Jubir TKN Irma Chaniago, solusi yang diajukan BPN itu sebagai solusi gali lubang tutup lubang. Memindahkan anggaran dari suatu kementerian ke kementerian lain tidak akan menyelesaikan masalah.

Jubir TKN Irma Chaniago

"Kami menilai narasi Gamal Albinsaid tekait BPJS Kesehatan tidak lebih dari sekedar gali lubang tutup lubang, yaitu dengan memindahkan pos anggaran kementerian lain untuk mensubsidi anggara BPJS Kesehatan. Hal iuttidak efektif dan lebih kepada pencitraan semata," terang Irma Chaniago di Jakarta, Jumat (15/3)

Ia melanjutkan, untuk menangani permasalahan defisit BPJS Kesehatan, pemerintah telah memiliki solusi yang komprehensif sehingga tidak perlu memotong anggaran kementerian lain.

Sambungnya, pemerintah saat ini terus berupaya meningkatkan layanan kesehatan di tingkat dasar yakni Puskesmas dan Klinik sehingga masyarakat tidak langsung datang ke rumah sakit rujukan. Dengan cara demikian, rumah sakit rujukan dapat lebih fokus menangani penyakit yang membutuhkan penanganan maksimal.

Selain itu pemerintah juga terus berupaya memaksimalkan iuran bagi peserta, termasuk meningkatkan kontribusi dari pemerintah daerah. Sebab saat ini pemerintah daerah juga memiliki anggaran pemeliharaan kesehatan masyarakat.

"Jadi solusi Pemerintah untuk menghindari defisit BPJS Kesehatan cenderung lebih realisits yaitu mengkedepankan penyesuaian tarif per kunjungan, memaksimalkan iuran bagi peserta kecuali peserta khusus BPJS Kesehatan," ungkapnya.

Logo BPJS Kesehatan

Seperti diketahui, Jubir BPN Prabowo-Sandi, Gamal Albinsaid, mengatakan masalah yang dialami BPJS Kesehatan sejak tahun 2014 ini adalah defisit anggaran.

Untuk mengurangi permasalahan tersebut, solusinya dengan menaikkan anggaran kesehatan dengan cara mengalihkan dari anggaran Kementerian Sosial. (Asp)

Kredit : asropih


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH