BPN Minta Jokowi Berhenti Omong Besar Keberhasilan Pemerintah Wasekjen Partai Gerakan Indonesia Raya Andre Rosiade. Foto: MP/Gomes

MerahPutih.Com - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) berhenti klaim data terkait prestasi yang ia torehkan selama empat tahun mememimpin pemerintahan.

Klaim data itu terjadi saat debat capres 2019 putaran kedua. Dalam isu lingkungan misalnya, Jokowi terus membanggakan pemerintah berhasil menyetop kebakaran hutan, faktanya, kebakaran hutan terus meluas.

"Klaim data keberhasilan yang disampaikan Jokowi banyak yang ngawur. Gaya Jokowi ini dikenal sebagai omong besar," kata Andre dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/2).

Kebakaran lahan hutan
Kepulan asap dari pembakaran hutan untuk membuka lahan perkebunan. (ANT)

Tak hanya melakukan klaim keberhasilan, Jokowi juga tidak berfikir tentang dampak lingkungan dari proyek infrastruktur yang digenjot habis-habisan dalam empat tahun terakhir.

Mengutip data Wahana Lingkungan Hudup Indonesia (Walhi), politikus Partai Gerindra ini mengatakan, pembangunana infrastruktur era Jokowi tak jarang menyisakan konflik, di antaranya konflik agraria, penggusuran, kriminalisasi petani, hingga kerusakan lingkungan.

"Kata Jokowi masyarakat dapat ganti untung dalam setiap pembangunan infrastruktur, faktanya masyarakat dan petani digusur demi pembangunan bandara Kulon Progo, bandara Kertajati," kata Andre.

"Jadi sebaiknya Jokowi segera hentikan omong besar tak berbasis data ini, jangan sampai rakyat yang membongkar omong besar itu," pungkas Andre.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Timnas Indonesia U-22 Hanya Bermain Imbang Lawan Myanmar, Begini Evaluasi Indra Sjafri

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH