BPN Buka Kartu Survei Internal, Pemilih Loyal Jokowi Terkunci di Bawah 40% Presiden Jokowi tunjukkan bambu pethuk "sakti" yang diterimanya di Cilacap. Foto: ANTARA/Hanni Sofia

MerahPutih.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi buka kartu hasil survei internal mereka tidak jauh berbeda degan hasil Litbang Kompas yang menunjukkan keunggulan elektabilitas capres Petahana kian menipis. Bahkan, survei internal Koalisi Indonesia Adil Makmur mendapati elektabilitas Jokowi 'terkunci' pasti di bawah 50 persen.

"Pemilih loyal Pak Jokowi di bawah 40 persen. Artinya, saat ini sulit bagi Pak Jokowi genjot elektabilitas dalam 1 bulan," kata Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Suhud Aliyudin, kepada MerahPutih.com, Jakarta Rabu (20/3).

Suhud menjelaskan dengan jumlah pemilih loyak Jokowi yang terkunci di bawah 40% dari total suara itu artinya kemungkinan kubu lawan meraih suara di atas 50% dalam Pilpres sangat tidak mungkin.

Sekbid Polhukam dan HAM DPP PKS, Suhud Aliyudin (Dok PKS Foto)
Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Suhud Aliyudin. Foto: PKS

Adapun, survei terbaru Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Jokowi dan Prabowo saat ini hanya selisih 11,8 persen. Jokowi-Maruf mendapat perolehan suara 49,2 persen, sedangkan Prabowo-Ma'ruf 37,4 persen.

Menurut Suhud, survei Litbang Kompas yang mirip dengan survei internal mereka itu memberi keyakinan Prabowo-Sandi bakal memenangkan Pilpres 2019. Apalagi, lanjut dia, hasil akhir akan ditentukan arah plihan swing voters.

"Kami yakin swing voters takkan lari ke petahana. Paling apes mereka golput. Namun kami yakin sebagian besar akan ke pasangan Prabowo-Sandi insya Allah," ujar dia.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga meyakini faktor Sandiaga Uno masih berpeluang untuk mendongktak elektabilitas, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. "Kami mengharapkan pemilu berlangsung aman, jujur dan adil. Tidak ada mobilisasi dan intimidasi terhadap para pemilih," tutup Suhud. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH