BPN Bentuk Tim Pencegahan dan Penyelesaian Kejahatan Pertanahan Sertifikat Tanah. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Badan Pertanahan Nasional (BPN) bakal memecat Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) jika terbukti terlibat dalam kasus penggelapan sertifikat tanah milik, salah satunya dalam kasus ibunda Dino Patti Djalal.

"Saya tegaskan kalau PPAT terlibat, saya akan hukum keras sekali sesuai dengan peraturan perundang-undangan, kalau dia bagian dari mafia. Akan diperiksa segera," kata Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil, Kamis (11/2).

Baca Juga:

Sertifikat Tanah Diblokir BPN, Pengusaha Bakal Mengadu ke Menteri

Saat ini Kementerian ATR/BPN masih melakukan investigasi, bersama dengan Kepolisian untuk mengurai tindak pidana yang terjadi atas perubahan nama sertifikat (balik nama) milik ibunda Dino.

Meski tidak berkapasitas melakukan penyelidikan dan penyidikan atas kasus pidana ini, Kementerian ATR/BPN telah bekerja sama dengan Kepolisian membentuk tim pelaksana, pencegahan dan penyelesaian kejahatan pertanahan.

Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan Agus Widjayanto menjelaskan, bahwa dalam prosesnya, pelaku mafia tanah membuat KTP palsu berupa KTP non-elektronik dan mengganti foto serta nomor NIK.

Di dalam berkas pengalihan, BPN melihat proses yang dilakukan sudah sesuai dengan prosedur administrasi dengan sejumlah syarat yang terpenuhi, yakni ada tanda terima dokumen, fotokopi KTP, NPWP, surat permohonan, surat kuasa, serta Akta Jual Beli.

"Dilihat dari sisi administrasi pertanahan sebetulnya proses penerbitan haknya sudah benar. Prosesnya sudah sesuai dengan prosedur administrasi. Namun dari sisi materiil, apakah jual beli terjadi oleh Bu Yurmisnawita ini perlu dilakukan penyelidikan dengan pendekatan secara materiil," kata Agus.

Sertifikat Tanah. (Foto: Antara)
Sertifikat Tanah. (Foto: Antara)

Seperti diketahui, terungkapnya kasus penggelapan sertifikat tanah milik ibu Dino Patti Djalal berawal ketika pada Januari 2021, kuasa hukum Fredy Kusnadi datang ke rumah Yurmisnawita untuk memproses balik nama Sertifikat Hak Milik No. 8516 di Cilandak Barat milik Yurmisnawita menjadi miliki Fredy Kusnadi.

Padahal, Yurmisnawita tidak pernah menjual rumah tersebut, tetapi pada 2019, rumah tersebut sempat akan dijual kepada orang yang mengaku bernama Lina. Saat itu, Lina menghubungi Yurmisnawita dengan membawa calon pembeli bernama Fredy Kusnadi.

Yurmisnawita menolak karena pemilik asli rumah, Zurni Hasyim Djalal tidak mau menjualnya. Zurni Hasyim Djalal adalah pemilik tanah dan bangunan berupa rumah di Cilandak Barat berdasarkan SHM no. 8516 atas nama Yurmisnawita. (*)

Baca Juga:

Kementerian ATR/BPN Janji Gandeng Polri Sikat Mafia Tanah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Dewas Ngaku Tidak Tahu Penonaktifan 75 Pegawai KPK
Indonesia
Dewas Ngaku Tidak Tahu Penonaktifan 75 Pegawai KPK

Dalam SK yang beredar, tugas dan tanggungjawab 75 pegawai KPK yang tak lolos assesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) dikembalikan ke pimpinannya masing-masing.

Kapolri Ungkap Sisi Lain dari Mudahnya Peminjaman Dana Secara Online
Indonesia
Kapolri Ungkap Sisi Lain dari Mudahnya Peminjaman Dana Secara Online

Data Otoritas Jasa Keuangan sampai Juli 2021, terdapat 121 perusahaan finansial teknologi "peer to peer lending" atau pinjaman online yang terdaftar dan berizin

'Pasien' COVID-19 yang Cukup Unik Ini Dapat Kunjungan dari Anies Baswedan
Indonesia
'Pasien' COVID-19 yang Cukup Unik Ini Dapat Kunjungan dari Anies Baswedan

Hasil tes PCR pun menunjukkan Hari dan Tino positif COVID-19

Bacakan Pledoi, Kuasa Hukum Minta Christian Halim Dilepaskan dari Tuntutan Hukum
Indonesia
Bacakan Pledoi, Kuasa Hukum Minta Christian Halim Dilepaskan dari Tuntutan Hukum

Agenda sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana penipuan terdakwa Christian Halim kembali digelar di PN Surabaya, Senin (19/4)

Mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Pilih Adik Jadi Calon Wagub
Indonesia
Mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Pilih Adik Jadi Calon Wagub

Sejauh ini belum diketahui jadwal pasti pembahasan khusus tentang penetapan satu nama Cawagub itu oleh Majelis Tinggi partai.

Di Tengah Pandemi, Realisasi Investasi Jatim Capai Rp78,3 Triliun
Indonesia
Di Tengah Pandemi, Realisasi Investasi Jatim Capai Rp78,3 Triliun

Realisasi investasi Jawa Timur mencapai Rp78,3 triliun di tahun 2020.

Basuki Perintahkan Tol Cisumdawu Beroperasi di 2021
Indonesia
Basuki Perintahkan Tol Cisumdawu Beroperasi di 2021

Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 61 Km di Provinsi Jawa Barat terdiri dari enam seksi akan terhubung dengan jalan tol akses Bandara Kertajati.

Diduga Langgar PPKM Darurat, Lurah Pancoran Mas Diperiksa Satgas COVID-19
Indonesia
Diduga Langgar PPKM Darurat, Lurah Pancoran Mas Diperiksa Satgas COVID-19

Lurah Pancoran Mas, Suganda yang menyelenggarakan hajatan pernikahan di hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diperiksa Satgas COVID-19 Kota Depok.

Menko PMK Harap Perguruan Tinggi Bantu Sediakan Selter Pasien COVID-19
Indonesia
Menko PMK Harap Perguruan Tinggi Bantu Sediakan Selter Pasien COVID-19

Perguruan tinggi (PT) diharapkan turut membantu pemerintah menyediakan selter untuk pasien COVID-19.