BPN Belum Bisa Jamin Prabowo Ikut Aksi 22 Mei Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak. MP/Ponco Sulaksono

MerahPutih.com - Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku belum mengetahui apakah capres jagoannya, Prabowo Suabianto akan menghadiri aksi 22 Mei besok.

"Nanti kita lihat, saya belum tahu (Prabowo hadir ke aksi 22 Mei)," kata Dahnil saat ditemui di kediaman Prabowo, Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (21/5).

Meski demikian, Dahnil memastikan pihaknya mendukung aksi damai yang konstitusional. Menurutnya, menyampaikan aspirasi merupakan hak setiap warga negara yang dilindungi oleh Undang-Undang Dasar 1945.

"Kami mendukung aksi-aksi damai, konstitusional, berakhlak. Yang jelas aksi menyampaikan aspirasi, berserikat itu adalah hak konstitusional dilindungi oleh undang-undang," ujar Dahnil.

BACA JUGA: Jokowi Sah Menang, JK Sarankan Prabowo Ikuti Jejaknya di 2009

Eks Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah ini menegaskan, pelanggar konstitusi sesungguhnya adalah pihak yang ingin menghalangi aksi damai 22 Mei.

"Mereka yang berusaha menghalang-halangi orang-orang yang ingin menggunakan hak konstitusional melalui aksi menyampaikan pendapat itu adalah tindakan inkonstitusional," tutup Dahnil.

Prabowo
Prabowo Subianto. Foto: ANTARA

Diketahui Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi mengumumkan pasangan petahana Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU, capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 suara, unggul jauh di atas nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang hanya 68.650.239 suara.

BACA JUGA: Dedengkot BPN Kumpul di Kertanegara Matangkan Gugatan ke MK

Namun, Prabowo menegaskan menolak hasil perhitungan suara Pemilu 2019 yang ditetapkan KPU pada Selasa (21/5) dinihari. Prabowo menolak perhitungan suara lantaran penuh kecurangan. Para pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 akan menggelar aksi 22 Mei di depan Gedung KPU sebagai bentuk penolakan hasil Pemilu. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH