Mengenal BPJS Kesehatan dan Cara Pendaftarannya Aplikasi mobile BPJS Kesehatan. Foto: Antara

MerahPutih.Com - Apa itu BPJS Kesehatan? Sesuai dengan UU No. 24 Tahun 2011, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan. BPJS Kesehatan mulai opersional pada tanggal 1 Januari 2014.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan

Sementara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program pelayanan kesehatan terbaru yang sistemnya menggunakan sistem asuransi. Artinya, seluruh warga Indonesia nantinya wajib menyisihkan sebagian kecil uangnya untuk jaminan kesehatan di masa depan. (Baca juga: Jenis Program dan Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2018)

Sebagaimana dirangkum merahputih.com dari berbagai sumber, JKN dan BPJS tentu berbeda. JKN merupakan nama programnya, sedangkan BPJS merupakan badan penyelenggaranya yang kinerjanya nanti diawasi oleh DJSN (Dewan Jaminan Sosial Nasional). Singkatnya, Jaminan Kesehatan Nasional diselenggarakan oleh BPJS menggantikan program jaminan kesehatan yang dulunya diselenggarakan oleh PT Askes dan juga PT Jamsostek.

Kantor BPJS Kesehatan
Kantor BPJS Kesehatan. Foto: Antara

Semua penduduk Indonesia wajib menjadi peserta jaminan kesehatan yang dikelola oleh BPJS termasuk orang asing yang telah bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia dan telah membayar iuran. Kepesertaan BPJS Kesehatan bersifat wajib. Meskipun yang bersangkutan sudah memiliki Jaminan Kesehatan lain.

Peserta BPJS Kesehatan ada 2 kelompok, yaitu :

1. PBI jaminan kesehatan

Penerima Bantuan Iuran (PBI) adalah peserta Jaminan Kesehatan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu sebagaimana diamanatkan UU SJSN yang iurannya dibayari pemerintah sebagai peserta program Jaminan Kesehatan. Peserta PBI adalah fakir miskin yang ditetapkan oleh pemerintah dan diatur melalui peraturan pemerintah. Selain fakir miskin, yang berhak menjadi peserta PBI Jaminan Kesehatan lainnya adalah yang mengalami cacat total tetap dan tidak mampu

2. Bukan PBI jaminan kesehatan

Peserta bukan PBI jaminan kesehatan terdiri atas:Pekerja penerima upah dan anggota keluarganyaPekerja penerima upah adalah setiap orang yang bekerja pada pemberi kerja dengan menerima gaji atau upah, seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota TNI, anggota POLRI, pejabat negara, pegawai pemerintah non pegawai negeri (pegawai honorer, staf khusus, staf ahli), pegawai swasta dan pekerja lain yang memenuhi kriteria pekerja penerima upah. (Baca juga: Perbedaan Kartu Indonesia Sehat dan BPJS Kesehatan)

Pekerja bukan penerima upah dan anggota keluarganyaPekerja bukan penerima upah adalah setiap orang yang bekerja atau berusaha atas risiko sendiri, seperti pekerja di luar hubungan kerja atau pekerja mandiri atau pekerja lain yang memenuhi kriteria pekerja bukan penerima upah.

Logo BPJS Kesehatan
Logo BPJS Kesehatan. Foto: Wikipedia

Bukan pekerja dan anggota keluarganya

Sedangkan yang termasuk kategori bukan pekerja adalah investor, pemberi kerja, penerima pensiun, dan bukan pekerja lain yang memenuhi kriteria bukan pekerja penerima upah.

Yang termasuk kategori bukan pekerja adalah :

a) Investor;

b) Pemberi Kerja;

c) Penerima Pensiun, terdiri dari :

Pegawai Negeri Sipil yang berhenti dengan hak pensiun; Anggota TNI dan Anggota Polri yang berhenti dengan hak pensiun;Pejabat Negara yang berhenti dengan hak pensiun;Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun yang mendapat hak pensiun;Penerima pensiun lain; dan Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun lain yang mendapat hak pensiun.

d) Veteran;

e) Perintis Kemerdekaan;

f) Janda, duda, atau anak yatim piatu dari Veteran atau Perintis Kemerdekaan; dan

g) Bukan Pekerja yang tidak termasuk huruf a sd e yang mampu membayar iuran.

BPJS Kesehatan juga menanggung jaminan kesehatan bagi anggota keluarga pekerja. Jumlah peserta dan anggota keluarga yang ditanggung oleh jaminan kesehatan paling banyak 5 (lima) orang. Apabila peserta yang memiliki jumlah anggota keluarga lebih dari 5 (lima) orang termasuk peserta, dapat mengikutsertakan anggota keluarga yang lain dengan membayar iuran tambahan.

Call Center BPJS Kesehatan
Call Center BPJS Kesehatan (bpjs.go.id)

Bagi pekerja penerima upah, yang ditanggung adalah :

Keluarga inti meliputi istri/suami dan anak yang sah (anak kandung, anak tiri dan/atau anak angkat), sebanyak-banyaknya 5 (lima) orang.

Anak kandung, anak tiri dari perkawinan yang sah, dan anak angkat yang sah, dengan kriteria:Tidak atau belum pernah menikah atau tidak mempunyai penghasilan sendiri;

Belum berusia 21 (dua puluh satu) tahun atau belum berusia 25 (dua puluh lima) tahun yang masih melanjutkan pendidikan formal.

Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja : Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga yang diinginkan (tidak terbatas).

Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga tambahan, yang meliputi anak ke-4 dan seterusnya, ayah, ibu dan mertua.

Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga tambahan, yang meliputi kerabat lain seperti Saudara kandung/ipar, asisten rumah tangga, dll.

Cara mendaftar BPJS Kesehatan
Begini cara pendaftaran BPJS Kesehatan (Foto: Antara)

Kapan seluruh penduduk Indonesia sudah harus menjadi peserta BPJS Kesehatan?

Paling lambat tahun 2019 seluruh penduduk Indonesia sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan yang dilakukan secara bertahap.

Cara mendaftar anggota BPJS untuk umum

Masyarakat datang ke kantor BPJS Kesehatan yang ada di tingkat kabupaten maupun propinsi

Masyararakat mengisi formulir dengan membawa salah satu kartu identitas KTP, SIM, Kartu Keluarga, atau Paspor.

Setelah mengisi formulir, maka Anda akan mendapatkan Virtual Account yang digunakan sebagai nomor transaksi untuk pembayaran premi.

Bagi Anggota Non BPI, anda harus membayar iuran terlebih dahulu dan setelah membayar iuran anda resmi menjadi anggota BPJS kesehatan.

Bagi anggota BPI, setelah mendapat virtual account anda resmi menjadi anggota BPJS kesehatan, anda tidak perlu membayar iuran karena iuran anda dibayarkan oleh pemerintah.

Anda akan mendapatkan kartu anggota BPJS Kesehatan.

Ilustrasi BPJS Kesehatan
Ilustrasi BPJS Kesehatan (Foto: Ist)

Cara mendaftar anggota BPJS untuk karyawan

Untuk karyawan di perusahaan yang sebelumnya menggunakan Jamsostek, cara mendaftarkan keanggotaan BPJS bisa langsung melalui perusahaan. (Baca juga: Cara Cek Saldo Jamsostek atau BPJS Anda)

Perwakilan perusahaan bisa datang langsung ke kantor BPJS di wilayah kabupaten atau kota kemudian mengisi formulir dan setelah itu mendapat satu Cara Mendaftar Anggota BPJS Untuk Karyawan dan Umumirtual Account untuk seluruh karyawan di satu perusahaan.

Setelah itu perwakilan perusahaan membayarkan premi sejumlah iuran premi per karyawan dikalikan jumlah karyawan.

Karyawan perusahaan telah resmi menjadi anggota BPJS kesehatan non PBI setelah membayar premi dan mendapatkan kartu anggota BPJS kesehatan sejumlah karyawan tersebut.

BPJS Kesehatan
Cara mendaftar BPJS Kesehatan (Foto: Ist)

Cara mendaftar anggota BPJS untuk TNI, Polri, PNS serta Pengguna Askes

Secara umum cara pendaftaran untuk TNI, Polri dan Pengguna Askes adalah sama. Namun pendafatarnnya akan lebih mudah karena data anda sudah ada di kantor BPJS.

Pendaftaran bisa dilakukan sendiri maupun secara kolektif di kantor BPJS kesehatan dengan menyertakan bukti kartu askes anda.

Premi akan dipotongkan dari gaji bulanan anda sebagaimana pengguna Askes sebelumnya.Setelah pendaftaran selesai, anda akan mendapatkan kartu BPJS kesehatan.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Sri Mulyani Indrawati: Menteri dengan Segudang Prestasi dan Kandidat Cawapres Jokowi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Batasi Ventilator Hanya Buat Pasien Kondisi Berat
Indonesia
Pandemi COVID-19, Kasus Narkoba di Jateng Naik hingga Rutan Over Kapasitas
Indonesia
Pandemi COVID-19, Kasus Narkoba di Jateng Naik hingga Rutan Over Kapasitas

Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah rumah tahanan (rutan) di Jawa Tengah mengalami over kapasitas.

Anies Sebut Warga Harus Waspada Penyebaran Corona Gelombang Kedua
Indonesia
Anies Sebut Warga Harus Waspada Penyebaran Corona Gelombang Kedua

Anies meminta warga Jakarta tetap berada di rumah beberapa minggu ke depan.

Pengadilan Tinggi DKI Potong Vonis Romahurmuziy Jadi 1 Tahun Penjara
Indonesia
Pengadilan Tinggi DKI Potong Vonis Romahurmuziy Jadi 1 Tahun Penjara

Hukuman Romy berkurang dari 2 tahun pidana penjara yang dijatuhkan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjadi 1 tahun pidana penjara.

Pengamat Endus Motif di Balik Kebijakan Kontroversi Anies Baswedan
Indonesia
Pengamat Endus Motif di Balik Kebijakan Kontroversi Anies Baswedan

Kebijakan-kebijakan yang mendapat kritik dan penolakan itu salah satunya soal banjir

Pembangunan Infrastruktur Perkeretaapian di Papua Barat Dimulai Tahun Ini
Indonesia
Pembangunan Infrastruktur Perkeretaapian di Papua Barat Dimulai Tahun Ini

Pada tahap pertama pembangunan akan dimulai untuk sejauh 75 kilometer.

8 Rekor yang Dicetak Bayern Munchen dalam Final Liga Champions 2020
Olahraga
8 Rekor yang Dicetak Bayern Munchen dalam Final Liga Champions 2020

Kingsley Coman menjadi pahlawan Munchen lewat gol tunggal yang memupus harapan klub kota kelahirannya menjuarai Liga Champions Eropa 2020.

Ini Kata Menkopolhukam Soal Perusakan Mapolsek Ciracas
Indonesia
Ini Kata Menkopolhukam Soal Perusakan Mapolsek Ciracas

Mahfud meminta tidak ada aksi main hakim sendiri apalagi memicu kekerasan terkait kasus yang melibatkan institusi TNI dan Polri itu.

Pengamat Minta Pihak yang Menolak Omnibus Law Dialog Bareng Pemerintah
Indonesia
Pengamat Minta Pihak yang Menolak Omnibus Law Dialog Bareng Pemerintah

RUU Cipta Kerja bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang saat ini stagnan

Pandemi COVID-19 Bikin Temuan Kasus HIV Menurun
Indonesia
Pandemi COVID-19 Bikin Temuan Kasus HIV Menurun

Selain penurunan temuan kasus HIV, penurunan juga terjadi pada pemeriksaan dini HIV dan penyakit lainnya bagi ibu hamil pada tahun 2020 ini.