BPIP: Makna Pahlawan Tidak Cukup Hanya Mengheningkan Cipta Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Romo Benny Susetyo. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Hari Pahlawan yang bertepatan 10 Novomber menjadi makna berarti bagi Bangsa Indonesia, termasuk Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Meskipun demikian Hari Pahlawan tidak harus dijadikan seremonial belaka.

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Romo Benny Susetyo mengatakan, makna pahlawaan bukan identik dengan memegang senjata tetapi orang yang mempertahankan Nilai-nilai dasar kehidupan.

"Pahlawan mempunyai makna dengan pribadinya rela memberikan berkorban segalanya bagi bangsa dan cita-cita bersama", ucapnya kepada Merahputih.com, Sabtu, (7/11).

Baca Juga:

BNPB Minta Daerah Persiapkan Mitigasi Bencana Letusan Merapi

Menurut Alumni Pasca Sarjana Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Widya Sasana Malang itu, makna pahlawan membutuhkan makna kepahlawanan yang lebih luas dan mendalam.

"Pahlawan bukan sekedar mitos melainkan mereka yang terus-menerus menemukan kreativitas dalam memberikan nilai tambah bagi kehidupan masyarakat sesuai dengan kemampuannya", jelasnya Romo.

Ia juga mengatakan, makna pahlawan tidak cukup hanya mengheningkan cipta dengan menundukan kepala, tetapi meneladani sikap baik pahlawan mengabdi pada kemanusiaan, membela yang lemah, tertindas dan membela hak yang dirampas.

"Tentu tak cukup menhormati mereka hanya dengan Mengheningkan cipta berulang-ulang tanpa mengaktualkan sikap dan perlaku hidup yang baik", tegasnya.

Pahlawan untuk masa depan adalah orang-orang yang mampu menggerak-kan Nilai-nilai Pancasila untuk roda ekonomi dan menumbuhkan harapan untuk mengembangkan potensi lokal.

"Jiwa pahlawan saat ini diharapkan dapat menumbuhkan spirit dan mengaktualisasikan Pancasila, mewujudkan kesejahteraan kebersamaan dan aplikasi kehidupan bersama," tutupnya.

Baca Juga:

Hanya Mampu Selesaikan 2 RUU Prioritas, DPR Dapat Kritikan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksinasi COVID-19 Tidak Tambah Defisit APBN
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Tidak Tambah Defisit APBN

Pemerintah akan mendatangkan ratusan juta dosis vaksin tersebut dari setidaknya lima sumber.

Penggabungan Bank Syariah Perkuat Daya Saing
Indonesia
Penggabungan Bank Syariah Perkuat Daya Saing

Merger tiga bank syariah yang dinamakan Bank Syariah Indonesia (BSI) akan menjadi salah satu bank syariah terbesar di Indonesia bahkan global, dengan aset mencapai Rp214 triliun.

Polemik Munculnya 2 Permen soal Ojol Dianggap Bentuk Ego Sektoral Kementerian
Indonesia
Polemik Munculnya 2 Permen soal Ojol Dianggap Bentuk Ego Sektoral Kementerian

Menurut Trubus, aturan tersebut tumpang tindih dan tidak jelas.

KPK Tetapkan Bekas Anggota DPRD Jabar Tersangka Suap
Indonesia
KPK Tetapkan Bekas Anggota DPRD Jabar Tersangka Suap

Tersangka ARM diduga menerima sejumlah dana sebesar Rp8.582.500.000 yang pemberiannya dilakukan dengan cara transfer ke rekening atas nama orang lain

4 Provinsi di Tiongkok Turunkan Level Darurat Corona
Indonesia
4 Provinsi di Tiongkok Turunkan Level Darurat Corona

Tiongkok memiliki sistem tanggap empat tingkat

Mayoritas Orang Tua Murid di Jakarta Setuju Belajar Tatap Muka
Indonesia
Mayoritas Orang Tua Murid di Jakarta Setuju Belajar Tatap Muka

Sebagian besar orang tua murid menyetujui rencana pembelajaran tatap muka di sekolah pada awal tahun 2021.

Debat Publik Kedua Pilkada Makassar Tetap di Jakarta
Indonesia
Debat Publik Kedua Pilkada Makassar Tetap di Jakarta

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengatakan, salah satu alasan pihaknya merekomendasikan debat kandidat kedua di luar Makassar dengan melihat kondisi saat ini.

76 Warga Sipil Jadi Korban Penyerangan Oknum TNI
Indonesia
76 Warga Sipil Jadi Korban Penyerangan Oknum TNI

TNI membuka pos pengaduan selama tiga hari ke depan bagi masyarakat yang menjadi korban untuk melaporkan.

Kenapa Anies Tak Undang Influencer Saat Peluncuran Vaksinasi di Jakarta?
Indonesia
Kenapa Anies Tak Undang Influencer Saat Peluncuran Vaksinasi di Jakarta?

Gubernur Anies Baswedan dan wakilnya Ahmad Riza Patria tak ikut divaksin

Pengguna Naik 10 Kali Lipat, Anies Wajibkan Perkantoran Sediakan Parkir Sepeda 10 Persen
Indonesia
Pengguna Naik 10 Kali Lipat, Anies Wajibkan Perkantoran Sediakan Parkir Sepeda 10 Persen

Pengguna sepeda naik signifikan sebanyak 10 kali lipat di ibu kota saat masa transisi PSBB.