BPIP Geram Isu Rasial Merebak di Tengah Masyarakat Ilustrasi stop rasisme. Foto: Pixabay/Thisabled

MerahPutih.com - Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) geram dengan ramainya polemik isu SARA yang sekarang ini muncul di tengah-tengah masyarakat.

Staf Khusus Ketua BPIP, Antonius Benny Susetyo menegaskan, bahwa setiap kali berbicara dan beropini di ruang publik atau di media sosial (medsos) sangat tidak diperbolehkan untuk menyinggung SARA, etnis, ras.

Baca Juga

Abu Janda Diperiksa Bareskrim soal Kasus Rasisme dan Cuitan 'Islam Arogan' Hari Ini

"Apalagi (dengan menggunakan) ujaran hewan-hewan ini dan itu, jangan itu,” ujar Romo Benny panggilan akrabnya kepada awak media, Senin (1/2).

Benny menyampaikan, penguasaan informasi itu penting, karena mereka akan menguasai dunia. Akan tetapi penguasaan terhadap informasi harus dimanfaatkan dengan sangat baik dan diarahkan untuk pembangunan nasional, pembangunan bangsa dan negara.

"Bukan malah dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak produkti dan singung menyingung SARA," tegas dia.

Romo Benny Susetyo (kanan) saat Pertemuan Dialog Kerukunan Umat Beragama Katolik Tingkat Nasional di Denpasar, Minggu (11/10). (Foto: MP/Istimewa)
Romo Benny Susetyo (kanan) saat Pertemuan Dialog Kerukunan Umat Beragama Katolik Tingkat Nasional di Denpasar, Minggu (11/10). (Foto: MP/Istimewa)

Menurutnya, sudah saatnya bangsa Indonesia tidak lagi meributkan hal yang remeh temeh seperti ini dan lelah bergulat dengan isu SARA yang kontra produktif.

Benny mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memikiran kemajuan, dengan bagaimana Indonesia bisa menjadi unggul dengan melakukan hal-hal yang produktif. Serta memikirkan inovasi-inovasi untuk pembangunan bangsa.

Ia menilai, isu SARA tidak akan memicu keributan yang mengarah ke perpecahan jika pengguna medsos bisa bijak dan arif dalam menggunakannya.

"Etika perlu diperhatikan dalam bermedia sosial, etika itu bukan lagi menjadi sesuatu yang diatur atau dipaksakan, melainkan menjadi sebuah kesadaran bersama masyarakat,” tutur Benny mengutip Imanuel Kant.

Benny meminta kepada masyarakat Indonesia untuk menerapkan pendidikan yang mengajarkan cinta tanah air dan bangsa Indonesia, sesuai dengan yang diamanatkan pendiri bangsa yakni Ki Hajar Dewantara.

"Jasmerah, itu kata Bung Karno. Mengapa penting kita tidak meninggalkan sejarah? Agar kita tahu bahwa Bangsa ini terbentuk karena rasa persatuan dan saling menghargai perbedaan satu sama lain, kemajemukan yang kita miliki. Itulah salah satu kunci untuk menuju Indonesia unggul,” pungkas Benny. (Asp)

Baca Juga

Polisi Kerap Salah Tangani Kasus Intoleransi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Pilih Menkes Bukan Dokter, Potensi Kisruh Internal Tinggi
Indonesia
Jokowi Pilih Menkes Bukan Dokter, Potensi Kisruh Internal Tinggi

Hal tersebut disampaikan Dedi lantaran Budi Gunadi bukanlah seorang dokter seperti menkes sebelumnya.

KAI Hadirkan Kembali Livery Lokomotif Tahun 1953-1991
Indonesia
KAI Hadirkan Kembali Livery Lokomotif Tahun 1953-1991

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan kembali livery lokomotif tahun 1953-1991 pada 1 unit lokomotif CC 201.

Ogah Kasasi Vonis Pinangki, Kejagung Diduga Lakukan Disparitas Penegakan Hukum
Indonesia
Ogah Kasasi Vonis Pinangki, Kejagung Diduga Lakukan Disparitas Penegakan Hukum

Kejaksaan belum memutuskan mengajukan kasasi atas putusan banding terdakwa Pinangki karena masih menunggu salinan putusan dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Tapi, Jampidsus Ali Mukartono justru mempertanyakan mengapa selalu mengejar pemberitaan soal Pinangki.

Simpatisan Rizieq Ceburkan Kendaraan Polisi ke Sungai, Kericuhan Tak Terhindarkan
Indonesia
Simpatisan Rizieq Ceburkan Kendaraan Polisi ke Sungai, Kericuhan Tak Terhindarkan

Meski sempat ricuh, namun massa dan polisi sama-sama bisa menahan diri

Mudik Dilarang, DKI Pertimbangkan Berlakukan Surat Izin Keluar Masuk
Indonesia
Mudik Dilarang, DKI Pertimbangkan Berlakukan Surat Izin Keluar Masuk

keputusan pemerintah pusat melarang mudik sudah tepat. Hal ini karena sempat terjadi peningkatan kasus COVID-19 di beberapa momen libur panjang.

Pemerintah Klaim Perlindungan Sosial Selamatkan 5 Juta Orang dari  Kemiskinan Baru
Indonesia
Pemerintah Klaim Perlindungan Sosial Selamatkan 5 Juta Orang dari Kemiskinan Baru

Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh Rasio Gini adalah sebesar 0,385 per September 2020 atau meningkat 0,005 poin dibandingkan September 2019 sebesar 0,380.

Jasa Kawal Pesepeda dari Ancaman Begal, Tarifnya Rp750 Ribu Per Jam
Indonesia
Jasa Kawal Pesepeda dari Ancaman Begal, Tarifnya Rp750 Ribu Per Jam

Aliansi Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) menyediakan layanan pengawal bagi para pesepeda hingga 24 jam.

Biar Warga Mau Dikarantina, Pemkot Bandung Cari Istilah Baru Rumah Isolasi COVID-19
Indonesia
Biar Warga Mau Dikarantina, Pemkot Bandung Cari Istilah Baru Rumah Isolasi COVID-19

Dari 30 kecamatan di Kota Bandung, sudah ada 15 kecamatan yang mampu menghadirkan tempat isolasi mandiri dengan standar cukup.

Tekan Kasus COVID-19, Pemkab Boyolali Bikin Gerakan Hari Minggu di Rumah Saja
Indonesia
Tekan Kasus COVID-19, Pemkab Boyolali Bikin Gerakan Hari Minggu di Rumah Saja

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Jawa Tengah memberlakukan gerakan di rumah saja.

Berpeluang Lawan Anies di Pilkada DKI, Gibran: Fokus di Solo Dulu
Indonesia
Berpeluang Lawan Anies di Pilkada DKI, Gibran: Fokus di Solo Dulu

Ia menegaskan pihaknya akan fokus Menjadi Wali Kota Solo terlebih dulu dan tidak akan meninggalkan Solo.