BPIP-BNPT Tekan Radikalisme dan Ekstremisme di Dunia Maya BPIP bekerja sama dengan Damai Dunia Maya BNPT Regional DKI Jakarta dalam menekan paham radikal dan eksrem di dunia maya. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo menemui Damai Dunia Maya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Regional DKI Jakarta.

Benny menjelaskan terkait penyebab penyebaran radikalisme salah satunya melalui media sosial.

"Radikalisme tumbuh dan berkembang salah satunya karena media sosial. Ini harus menjadi salah satu fokus," jelas Benny kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (18/12).

Baca Juga:

Datangi Markas Tentara, Kapolda Metro Minta Jakarta Tak Diacak-acak Ormas Radikal

Ia menambahkan bahwa radikalisme terjadi di saat seseorang menganggap dirinya paling benar dan yang lain salah, serta melegalkan kultur kekerasan.

Dalam kesempatan ini, Benny berharap Duta Damai Dunia Maya BNPT dapat saling bersinergi dalam menyosialisasikan toleransi, kedamaian, dan pembumian Pancasila.

"Diharapkan BPIP dan Duta Damai Dunia Maya BNPT dapat saling bersinergi dalam pembumian Pancasila," tegas Benny.

Benny menambahkan, Duta Damai Dunia Maya BNPT ini dapat mensosialisasikan dan berkampanye tentang toleransi dan persatuan. Termasuk kebersamaan di media sosial untuk merebut wacana publik yang saat ini sering disalahgunakan untuk kepentingan kelompok tertentu.

Duta Damai dapat mengampanyekan kultur kehidupan, bukan kultur kematian.

"Jika tidak, jalan pintas persoalan radikalisme dan ekstremisme akan terus menjamur karena dirasuki permusuhan," tambahnya.

Benny menambahkan, dibutuhkan anak muda yang peduli pada bangsanya. Oleh karena, itu anak-anak muda bukan hanya mitra tetapi jantung NKRI.

Agama harus menjadi inspirasi batin setiap insan khususnya welas asih integritas dan lainnya masuk kedalam nilai keimanan.

 Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerja sama dengan Damai Dunia Maya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Regional DKI Jakarta dalam menekan paham radikal dan eksrem di dunia maya. (Foto: MP/Kanugrahan)
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerja sama dengan Damai Dunia Maya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Regional DKI Jakarta dalam menekan paham radikal dan eksrem di dunia maya. (Foto: MP/Kanugrahan)

Menurutnya, Indonesia adalah bangsa yang majemuk dan multikultural sehingga tidak boleh ada yang merasa dominan.

"Negara ini majemuk dan beragam oleh karena itu milik semua masyarakat. Tidak boleh ada yang merasa dominan dan berkuasa," jelas Benny.

Selanjutnya, dirinya menjelaskan bahwa Presiden pertama Soekarno pernah menyampaikan bahwa nasionalisme dan persatuan adalah segalanya bagi bangsa ini.

"Karenanya Pancasila sebagai pemandu kebijakan dan merawat kebhinekaan," tambahnya.

Selain itu, Benny yang juga seorang romo ini menjelaskan terkait tata keadaban publik sebagai dimensi etis, dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan harus dilaksanakan oleh penyelenggara negara serta semua elemen bangsa.

Selain itu, aspek lain yang perlu diperhatikan adalah kemajuan teknologi khususnya dunia maya.

Benny menyatakan, dunia maya terlalu mengeksploitasi agama, keyakinan dan hal-hal privat hingga terjadi benturan.

"BPIP punya peran melalui ikon-ikon Pancasila untuk membentuk dan menguruskan Pancasila bagi bangsa dan negara," ujar pria yang akrab disapa Romo Benny ini.

Baca Juga:

Kepala BNPT Ungkap Modus Paham Radikalisme dan Intoleran Dibawa dari Luar Negeri

Wakil Ketua Duta Damai Dunia Maya BNPT Bintang EP Siregar menyampaikan harapannya dapat bersinergi dengan BPIP khususnya dalam menyebarkan konten toleransi.

"Membuat konten cinta damai dan toleran sebagai anak duta damai. Dengan harapan juga dapat bersinergi dengan berbagai lembaga termasuk BPIP," jelas Bintang

Selanjutnya, Bintang menjelaskan bahwa saat ini Duta Damai Dunia Maya sudah fokus tentang kampanye toleransi.

"Saat ini memang fokus kami adalah kampanye tentang toleransi melalui dunia maya tetapi secara langsung juga dilakukan," tegas Bintang. (Knu)

Baca Juga:

Henry Yoso Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah Oleh Sekelompok Orang Radikal

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Belum Terpecahkan, Bayi Kembar Tiga Positif COVID-19 dengan Kedua Orang Tua Negatif
Indonesia
Kasus Belum Terpecahkan, Bayi Kembar Tiga Positif COVID-19 dengan Kedua Orang Tua Negatif

Otoritas kesehatan menyebutkan bahwa sang ibu sebelumnya diyakini sebagai pembawa virus tanpa gejala.

Kubu AHY: Keputusan Pemerintah Pertegas KLB Deli Serdang Ilegal
Indonesia
Kubu AHY: Keputusan Pemerintah Pertegas KLB Deli Serdang Ilegal

"Keputusan ini mempertegas fakta bahwa Kongres Luar Biasa yang dilakukan oleh sekelompok orang yang sudah diberhentikan partai dan menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum adalah tindakan yang lllegal dan bertentangan dengan hukum," kata Donal

Komnas HAM Temukan Pelanggaran Prokes Saat Pilkada Serentak 2020, Apa Saja?
Indonesia
Polisi Tolak Laporan Soal Nikita Mirzani
Indonesia
Polisi Tolak Laporan Soal Nikita Mirzani

Forum Masyarakat Pecinta Ulama (FMPU) DKI Jakarta melaporkan artis Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya atas dugaan melakukan sebuah tindakan atau dugaan ujaran kebencian terhadap Rizieq Shihab.

Pengusaha Harry Van Sidabukke Didakwa Menyuap Eks Mensos Juliari Rp1,28 Miliar
Indonesia
Pengusaha Harry Van Sidabukke Didakwa Menyuap Eks Mensos Juliari Rp1,28 Miliar

Pengusaha Harry Van Sidabukke didakwa oleh jaksa penuntut umum pada KPK menyuap eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara sebesar Rp1,28 miliar.

Begini Janji Menggiurkan Tersangka TPPO ke Calon ABK Long Xing 629
Indonesia
Ketua FPI Pastikan Rizieq Shihab Sudah Tahu soal Status Tersangka
Indonesia
Ketua FPI Pastikan Rizieq Shihab Sudah Tahu soal Status Tersangka

"Sudah (tau Rizieq sebagai tersangka)," ujar Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI), Slamet Maarif

Perkembangan Terkini Penyebaran COVID-19 di Tiongkok
Dunia
Perkembangan Terkini Penyebaran COVID-19 di Tiongkok

Tiongkok daratan kembali melaporkan empat pasien OTG yang menurun di banding sehari sebelumnya.

Anies Beberkan 'Dosa' Lurah Grogol Selatan Terkait e-KTP Djoko Tjandra
Indonesia
Anies Beberkan 'Dosa' Lurah Grogol Selatan Terkait e-KTP Djoko Tjandra

Lurah melakukan pertemuan dengan Pengacara Anita Kolopaking pada bulan Mei 2020 di Rumah Dinas Lurah untuk melakukan permintaan pengecekan status kependudukan DJoko Sugiarto Tjandra

KNKT Kerahkan Kapal Penyedot Lumpur Temukan CVR Sriwijaya Air SJ 182
Indonesia
KNKT Kerahkan Kapal Penyedot Lumpur Temukan CVR Sriwijaya Air SJ 182

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), mengerahkan kapal pengisap lumpur atau kapal Trailing Suction Hopper Dredger (TSHD) untuk bisa menemukan black box cockpit voice recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ 182.