BPBD: Semua Kecamatan di Jember Rasakan Gempa Ilustrasi Foto Gempa Bumi. foto: Istockphoto

Merahputih.com - Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Heru Widagdo membenarkan gempa yang terjadi di Jembrana, Bali sempat dirasakan warga Kabupaten Jember.

"Gempa dirasakan warga hampir di semua kecamatan di Jember, namun hingga kini kami belum menerima laporan terkait kerusakan akibat gempa," ujar dia, Selasa (16/7).

Baca Juga: Gempa Bali Dipicu Lempeng Indo-Australia, Terasa Sampai Lombok & Jember

Semua personel tim reaksi cepat (TRC) BPBD berada di lapangan untuk memantau dampak gempa yang berpusat di Bali. "Semuanya turun untuk mengecek di lapangan dan mudah-mudahan tidak ada kerusakan," singkat dia dikutip Antara.

Pada Selasa, 16 Juli 2019, pukul 07.18.35 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi itu berkekuatan 6 SR yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi 5,8 SR.

Ilustrasi (ist)

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,08 LS dan 114,55 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 80 km arah selatan Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Bali pada kedalaman 104 kilometer.

Gempa bumi selatan di Jawa-Bali-Nusa Tenggara itu dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa bumi berkedalaman menengah itu diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia.

Baca Juga: Pakar Geologi Prediksikan Gempa Aceh Bakal Terulang di Jawa-Bali

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis naik mendatar (oblique thrust fault). Guncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan di daerah Badung, Nusa Dua, Denpasar, Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat, Banyuwangi, Karangkates, Sumbawa, Lombok Timur, Lombok Utara, Jember, dan Lumajang.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH