BPBD DKI Sebut Ada 25 Kelurahan Teridentifikasi Rawan Banjir Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji (tengah). (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) DKI Jakarta telah menyiapkan langkah mitigasi untuk menghadapi musim penghujan yang biasanya menyebabkan bencana banjir.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengaku, langkah mitigasi ini melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di DKI Jakarta, termasuk lintas sektor di lembaga vertikal.

Baca Juga:

Cuaca Ekstrem Berlanjut Sampai 21 Oktober

Mulai dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, BMKG dan sebagainya.

Untuk Dinas SDA fokus pada pembuatan waduk, situ dan embung sebagai tempat penampungan air hujan. Di sisi lain, SDA juga melakukan pengerukan terhadap sungai, waduk, situ dan saluran air yang sudah eksisting saat ini.

"Petugas juga melakukan pengecekan dan perawatan pompa air, termasuk penyiapan pompa mobile untuk mempermudah penyedotan air jika terjadi bencana banjir atau genangan," kata Isnawa saat menghadiri diskusi dengan tema "Musim hujan dan keselamatan warga", di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (27/10).

Isnawa melanjutkan, untuk langkah mitigasi berikutnya adalah pendistribusian sarana dan prasarana penanggulangan banjir di tempat-tempat rawan bencana. Pihaknya juga rutin mengkaji rencana kontingensi bencana banjir.

"Kami juga melakukan apel siaga untuk pengecekan kekuatan sumber daya, kemudian melakukan simulasi gabungan penanganan bencana banjir dan pemetaan terhadap sumber daya (instansi/lembaga)," paparnya.

Berdasarkan informasi dari BMKG, lanjut dia, Indonesia menjadi titik pertemuan antara cuaca dari arah utara dan selatan. Dampaknya, akan terjadi peningkatan curah hujan di berbagai wilayah Indonesia termasuk di DKI Jakarta.

"Kalau di Jakarta itu yang paling sering hujan adalah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Sedangkan wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara kecenderungannya lebih sedikit dari wilayah lainnya,” kata Isnawa.

Baca Juga:

Jokowi Perintahkan Para Menteri Antisipasi Ancaman Bencana Cuaca Ekstrem

Dari data yang dia punya, tercatat ada 25 kelurahan dari total 267 kelurahan yang teridentifikasi rawan bencana, terutama banjir. Lokasi itu paling banyak yang bersinggungan dengan kali dan sungai dari kawasan hulu ke hilir.

Adapun 25 kelurahan itu tersebar di berbagai wilayah kota administrasi di Provinsi DKI Jakarta. Seperti di Jakarta Barat di wilayah Rawa Buaya dan Kembangan, kemudian Jakarta Selatan di Kelurahan Cipeter, Pejaten Timur, Cipulir dan sebagainya.

"Sebenarnya itu paling banyak di wilayah-wilayah yang berada di bantaran kali, seperti di Kawasan Pondok Karya Kemang, itu kan banjir disebabkan oleh Kali Mampang dan sudah masuk dalam program Dinas SDA untuk melakukan optimalisasi (pengerukan) di sana," ucapnya.

"Jadi, kita mengalami kondisi apabila di kawasan hulu atau di Depok dan Bogor mengalami hujan lebat, pasti akan terdorong airnya ke Jakarta. Di tambah di Jakarta juga hujan, jadi kita mengalami dua sumber (hujan) yang akhirnya banyak sekali menyebabkan titik-titik genangan," urainya.

Sementara untuk personel, BPBD DKI Jakarta mengerahkan 267 petugas untuk mengantisipasi bencana saat musim hujan. Jumlah itu di luar dari petugas yang ada di wilayah-wilayah maupun organisasi perangkat daerah (OPD) teknis lainnya.

"BPBD DKI memiliki sebanyak 267 orang petugas penanganan bencana atau yang biasa dikenal dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang telah disiagakan di seluruh kelurahan yang ada di Jakarta dalam mengantisipasi bencana yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem, seperti banjir ataupun tanah longsor," ujarnya. (Asp)

Baca Juga:

Cuaca Ekstrem, Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kominfo Bagikan 250 Unit STB Gratis di Bengkulu
Indonesia
Kominfo Bagikan 250 Unit STB Gratis di Bengkulu

Staf Khusus Menteri Kominfo Bidang Komunikasi Politik, Philip Gobang menjelaskan, pembagian 250 untuk STB merupakan kerja sama dengan Penyelenggara Multipleksing (MUX) di Bengkulu Grup SCM Emtek.

Diterjang Angin, Lampion Shio Macan di Kantor Gibran Ambruk
Indonesia
Diterjang Angin, Lampion Shio Macan di Kantor Gibran Ambruk

Lampion shio macan yang dipasang di kantor Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di halaman Balai Kota Solo ambruk diterjang angin, Selasa (1/2).

PKS Minta Jokowi Bersikap Tegas Terkait Usulan Penundaan Pemilu 2024
Indonesia
PKS Minta Jokowi Bersikap Tegas Terkait Usulan Penundaan Pemilu 2024

“Presiden mesti jelas dan tegas sikapnya. Jangan memberi peluang tafsir lain,” katanya.

Ketua DPD Minta Pemerintah Cabut Permenaker 02/2022 tentang JHT
Indonesia
Ketua DPD Minta Pemerintah Cabut Permenaker 02/2022 tentang JHT

Kehadiran Permenaker 02/2022, menggantikan Permenaker 19/2015, tentang Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT), mendapat banyak sorotan.

2 Bamus Betawi Bersatu jadi Majelis Amanah Persatuan Kaum Betawi
Indonesia
2 Bamus Betawi Bersatu jadi Majelis Amanah Persatuan Kaum Betawi

Sebelumnya ada dua Bamus di Jakarta antara lain Bamus Betawi yang diketuai oleh Riano P. Ahmad, serta Bamus Suku Betawi 1982, dipimpin Zainuddin atau H. Oding.

Polda Metro akan Tambah 60 ETLE Mobile di 2023
Indonesia
Polda Metro akan Tambah 60 ETLE Mobile di 2023

Penindakan terhadap pelanggar lalu lintas di Indonesia saat ini difokuskan dengan menindak secara tilang elektronik atau ETLE.

Ganjar Unggul dari Prabowo dan Anies Versi Survei Charta Politika
Indonesia
Ganjar Unggul dari Prabowo dan Anies Versi Survei Charta Politika

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dinilai sebagai tokoh paling banyak dipilih jika Pemilihan Presiden dilaksanakan hari ini. Hal itu tercermin dari survei yang diselenggarakan Charta Politika Indonesia. Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, elektabilitas calon presiden semakin mengerucut kepada tiga nama yakni Ganjar, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kejagung Klaim Belum Temukan Fakta Mantan Mendag M Lutfi Terima Suap
Indonesia
Kejagung Klaim Belum Temukan Fakta Mantan Mendag M Lutfi Terima Suap

Penyidik sejauh ini belum menemukan adanya bukti atau fakta bahwa mantan mendag M Lutfi diduga menerima suap dari pengusaha sawit.

Kemenkes Pastikan Penyakit Cacar Monyet Belum Ditemukan di Indonesia
Indonesia
Kemenkes Pastikan Penyakit Cacar Monyet Belum Ditemukan di Indonesia

Penyakit cacar monyet atau monkeypox jadi fenomena baru yang menggemparkan dunia kesehatan.

Zulhas Dilaporkan ke Bawaslu
Indonesia
Zulhas Dilaporkan ke Bawaslu

Lembaga pegiat demokrasi Kata Rakyat, Lingkar Madani Indonesia (Lima) dan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) melaporkan Menteri Perdagangan Zulfikli Hasan ke Bawaslu