Bos Tik Tok Bocorkan Teknologi Penangkal Bowo Alpenliebe Main Lagi Fitur Tik Tok (Sumber: qz.com)

MerahPutih.com - Operator aplikasi Tik Tok telah menyiapkan teknologi untuk memastikan anak-anak seperti Bowo Alpenliebe yang masih berusia di bawah 16 tahun tidak lagi bisa bebas menggunakan media sosial berbasis video streaming itu.

Tik Tok mengubah aturan batas usia minil pengguna yang sebelumnya 12 tahun, menjadi di atas 16 tahun sesuai dengan permintaan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, Rabu (3/7) lusa lalu. Mereka telah mempersiapkan teknologi yang bakal mendeteksi wajah pengguna berdasarkan usianya.

"Platform Tik Tok sangat populer di banyak negara. Kami akan patuh pada regulasi di suatu negara, termasuk regulasi di Indonesia. Jadi kami akan ubah batas usia minimal jadi 16 tahun," kata Senior Vice President Corporate Strategi Bytence sebagai perusahaan induk Tik Tok, Zhen Liu, saat bertemu dengan Menteri Rudiantara di gedung Kemkominfo itu.

Zhen menambahkan, nantinya Tik Tok akan menggunakan teknologi face recognition untuk keperluan verifikasi usia pengguna, sehingga tidak sampai terjadi kebohongan data. Dengan adanya aturan baru batas usia minimal pengguna Tik Tok, artinya Bowo Alpenliebe yang saat ini tengah populer sebagai artis Tik Tok tidak bisa lagi menggunakannya karena usianya baru 13 tahun.

bowo
Postingan terbaru akun @Bowoo_alpenliebe

Nama Bowo Alpenliebe tiba-tiba saja mencuat ke permukaan. Ia bukanlah seorang selebritas, pelajar berprestasi, atau pekerja seni. Ia hanya seorang bocah berusia 13 tahun yang mengekspresikan diri melalui aplikasi musik video Tik Tok. Dengan akun Tik Tok bernama @prabowo118, ia berhasil meraup sebanyak 790.000 pengikut.

Bermula dari keisengan, ia pun kecanduan. Bowo mengaku setiap pulang sekolah dan ada waktu senggang, ia selalu menggunakan aplikasi milik Bytedance asal Tiongkok tersebut. Kendati demikian, followers-nya yang rata-rata berusia remaja menggandrunginya.

Masalah mulai muncul kala ia mengadakan meet and greet dan dibanderol dengan harga Rp80.000- Rp100.000. Remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama itu pun mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Kehebohan kasus Bowo ini juga membuat Kemenkominfo menyasar aplikasi sosmed video streaming itu. Mereka menemukan adanya sejumlah pelanggaran konten dan batas usia di aplikasi itu sehingga akhirnya sempat diblokir. Blokir sendiri sudah dibuka sejak kemarin setelah pihak Tik Tok berkomitmen memenuhi tuntutan pemerintah Indonesia. (*)

Selain artikel ini kamu juga bisa baca Blokir Aplikasi Tik Tok Dicabut, Batas Usia Pengguna Naik Jadi 16 Tahun


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH