Bos PT PJB Klaim Tak Tahu Ada Fee untuk Sofyan Basir Iwan Agung Firstantara. (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Direktur Utama PT Pembangkit Jawa Bali (PJB), Iwan Agung Firstantara rampung menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama pembangunan PLTU Riau-1.

PT PJB merupakan anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang ditunjuk langsung dalam proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basyir. (Foto: Antara)
Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basyir. (Foto: Antara)

Iwan diperiksa sebagai saksi untuk Direktur Utama PT PLN nonaktif Sofyan Basir yang kini berstatus tersangka. Usai diperiksa penyidik Iwan mengklaim tidak tahu mengenai fee yang diterima Sofyan.

"Enggak tahu sama sekali. Enggak, enggak ya," kata Iwan kepada awak media usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/4).

Menurut Iwan, materi pemeriksaan yang dilayangkan penyidik masih sama seperti pemeriksaan sebelumnya.

"Sama saja seperti BAP dengan yang dulu-dulu, sama ketiga tersangka ini. Tidak ada hal yang baru. Ya semua sudah terungkap dalam BAP dan sudah terungkap dalam persidangan," jelas Iwan.

Iwan sebelumnya juga pernah diperiksa
sebagai saksi untuk tersangka Idrus Marham yang merupakan mantan Menteri Sosial dan Plt Ketua Umum Partai Golkar dalam kasus yang sama.

Sebelumnya, KPK menetapkan Sofyan Basir sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap pembangunan PLTU Riau-1.

"KPK meningkatkan perkara ini ke tahap Penyidikan dengan tersangka SFB (Sofyan Basir, Direktur Utama PT. PLN (Persero)," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (23/4) kemarin.

Sofyan diduga bersama-sama atau membantu mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Golkar Eni Maulani Saragih dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham menerima suap dari pemegang saham Blackgold Natural Resources.

Pemberian uang tersebut, ditenggarai bermuara pada kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Hal tersebut juga diperkuat dengan adanya fakta-fakta persidangan yang muncul dari terpidana lainnya. (Pon)

Baca Juga:

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH