Bos PT PAL Budiman Saleh Segera Duduk di Kursi Pesakitan Mantan Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh di Surabaya (ANTARA /H.O PT PAL Indonesia)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas penyidikan Direktur Utama nonaktif PT PAL Indonesia, Budiman Saleh.

Dengan demikian tersangka kasus dugaan korupsi di PT Dirgantara Indonesia itu akan segera menjalani sidang perdana.

Baca Juga

KPK Tetapkan Dirut PT PAL Budiman Saleh Tersangka Korupsi PT DI

"Setelah sebelumnya dinyatakan berkas perkara penyidikan lengkap (P21), hari ini Senin (1/3) Tim Penyidik KPK melaksanakan tahap 2 penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Tim JPU dengan tersangka BS (Budiman Saleh)," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (1/3).

Ali mengatakan, penahan Budiman Saleh kemudian beralih ke tim JPU selama 20 hari ke depan. Dia ditahan di Rutan KPK Cabang Gedung Merah Putih terhitung sejak 1 Maret hingga 20 Maret 2021.

Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/Benardy Ferdiansyah)
Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Selanjutnya, tim JPU memiliki waktu maksimal 14 hari kerja untuk menyusun dakwaan dan melimpahkan berkas perkara yang bersangkutan ke Pengadilan Tipikor.

Rencananya, persidangan Budiman akan digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

"Dalam waktu 14 hari kerja, Tim JPU akan segera melimpahkan berkas perkara ke PN Tipikor. Persidangan diagendakan di laksanakan di PN Tipikor Bandung," katanya.

Ali mengungkapkan, penyidik telah memeriksa sedikitnya 112 saksi selama proses penyidikan. Para saksi di antaranya berasal dari pihak internal PT Dirgantara Indonesia. (Pon)

Baca Juga

KPK Periksa Dirut PT PAL Budiman Saleh sebagai Tersangka Korupsi PT DI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Merapi Meletus, BPPTKG Imbau Warga Tutup Sumber Air
Indonesia
Merapi Meletus, BPPTKG Imbau Warga Tutup Sumber Air

BPPTKG mengimbau warga Lereng Merapi untuk menutup sumber air dan memakai masker agar tidak terkena debu dari letusan Gunung Merapi.

Munas MUI Bakal Keluarkan Fatwa Vaksin COVID-19 Sampai Komunisme
Indonesia
Munas MUI Bakal Keluarkan Fatwa Vaksin COVID-19 Sampai Komunisme

Pembahasan fatwa mengerucut pada tiga bidang, yaitu masalah sosial budaya, ibadah, dan ekonomi syariah.

Penahanan RJ Lino Beri Kepastian Kelanjutan Perkara Korupsi
Indonesia
Penahanan RJ Lino Beri Kepastian Kelanjutan Perkara Korupsi

KPK menyangka RJ Lino merugikan negara dalam pengadaan 3 Quay Container Crane di Pelabuhan Panjang, Pontianak dan Palembang.

Baintelkam Cium Adanya Penyelewengan Dana Otonomi Khusus Papua
Indonesia
Baintelkam Cium Adanya Penyelewengan Dana Otonomi Khusus Papua

Dugaan penyelewengan ini sudah tercium oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan penggunaan tidak untuk peruntukannya.

[HOAKS atau FAKTA]: COVID-19 Tak Lagi Berbahaya dan Mirip Flu Biasa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: COVID-19 Tak Lagi Berbahaya dan Mirip Flu Biasa

Semakin banyak orang yang rentan terhadap infeksi, dan beberapa akan menderita penyakit parah. Secara global, sekitar 3,4% dari kasus COVID-19 yang dilaporkan telah meninggal.

LIPI dan Kemenko Marves Bangun Kebun Raya Maritim di Bali
Indonesia
LIPI dan Kemenko Marves Bangun Kebun Raya Maritim di Bali

Kebun raya maritim tersebut difokuskan untuk konservasi terumbu karang.

IPW Nilai Tuntutan Ringan Penyerang Novel Baswedan Tepat
Indonesia
IPW Nilai Tuntutan Ringan Penyerang Novel Baswedan Tepat

Neta mengklaim, kasus penyiraman Novel adalah kasus ringan, yakni penganiayaan ringan

Dikabarkan Positif COVID-19, Ini Kata Rahayu Saraswati
Indonesia
Dikabarkan Positif COVID-19, Ini Kata Rahayu Saraswati

Rahayu Saraswati dipertanyakan keberadaannya sampai ada kabar tersiar bahwa ada kemungkinan positif COVID-19.

Menhub Izinkan Semua Moda Transportasi Beroperasi Mulai Besok dengan Syarat
Indonesia
Menhub Izinkan Semua Moda Transportasi Beroperasi Mulai Besok dengan Syarat

Kepastian ini disampaikan mantan pasien COVID-19 itu dalam Rapat Kerja virtual dengan Komisi V DPR di Jakarta, Rabu (6/5).

Sidang Kasus Pembunuhan Babinsa AD Oleh Oknum TNI AL Digelar Terbuka
Indonesia
Sidang Kasus Pembunuhan Babinsa AD Oleh Oknum TNI AL Digelar Terbuka

Dirinya pun berharap masyarakat ikut mengawasi jalannya persidangan.