Bos PT Adonara Anja Runtunewe Diduga Bagi-bagi Kendaraan untuk Perumda Sarana Jaya Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa perwakilan dealer Yamaha Dwi Kencana Motor, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur, pada Kamis (9/9) kemarin.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, dalam pemeriksaan itu, tim penyidik mendalami bagi-bagi kendaraan yang dilakukan PT Adonara Propertindo kepada sejumlah pihak di Perumda Sarana Jaya.

"Pegawai dealer Yamaha Dwi Kencana Motor hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya pembelian sejumlah kendaraan oleh PT Adonara Propertindo," kata Ali dalam keterangannya, Jumat (10/9).

Baca Juga:

KPK Cecar Senior Manajer Sarana Jaya Terkait Investasi Tanah Munjul

KPK menduga pembelian itu dilakukan oleh Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene.

Ali tidak memerinci total kendaraan yang dibeli. Namun, kendaraan itu diduga dibagikan ke beberapa orang di Perumda Sarana Jaya.

"Yang diperuntukkan bagi pihak-pihak tertentu di Perumda Pembangunan Sarana Jaya," ujar Ali.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/Benardy Ferdiansyah)
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan lima orang tersangka, yaitu eks Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles (YRC), Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene (AR), Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian (TA), Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur Rudy Hartono Iskandar serta satu tersangka korporasi PT Adonara Propertindo (AP).

Perusahaan Adonara Propertindo menjadi penyedia lahan untuk proyek Rumah DP 0 Rupiah milik Pemerintah DKI Jakarta lewat Sarana Jaya.

Melalui Tommy dan wakilnya Anja, Yoory Corneles mengatur pertemuan hingga sepakat membayar tanah yang ditawarkan Adonara tanpa melakukan kajian terhadap lahan tersebut.

Baca Juga:

KPK Dalami Mark Up Harga Tanah di Munjul Lewat Direktur Sarana Jaya

Bahkan KPK yakin antara Yoory dengan pihak Adonara, sudah ada pembahasan sebelum proses negosiasi dilakukan. Selanjutnya masih di waktu yang sama, juga langsung dilakukan pembayaran sebesar 50 persen atau sekitar sejumlah Rp 108,9 miliar ke rekening bank milik Anja Runtunewe pada Bank DKI.

Selang beberapa waktu kemudian, atas perintah Yoory dilakukan pembayaran lagi kepada Anja Runtunewe sekitar sejumlah Rp 43,5 miliar. Atas perbuatan para tersangka tersebut, diduga telah mengakibatkan kerugian keuangan negara setidak-tidaknya sebesar sejumlah Rp 152,5 miliar. (Pon)

Baca Juga:

KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Bos Sarana Jaya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kendaraan Pariwisata Bebas Gage di Lokasi Wisata Selama Liburan Nataru
Indonesia
Kendaraan Pariwisata Bebas Gage di Lokasi Wisata Selama Liburan Nataru

Polisi akan memeriksa protokol kesehatan pengunjung sebelum memasuki lokasi wisata

Pemerintah Gelar Rapat Bahas Pelaksanaan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia
Indonesia
Pemerintah Gelar Rapat Bahas Pelaksanaan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia

Pemerintah menggelar rapat koordinasi antara PSSI, Kemenpora dan FIFA di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (21/4) Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyatakan bahwa persiapan Piala Dunia U-20 2023 yang akan berlangsung di Indonesia masih berjalan sesuai rencana.

PDIP Beri Sanksi Kepada Arteria Dahlan
Indonesia
PDIP Beri Sanksi Kepada Arteria Dahlan

Pak Arteria menyampaikan permintaan maaf ke masyarakat Jawa Barat

Hadi Tjahjanto Jelaskan Prinsip Travel Bubble Pembalap dan Kru MotoGP
Indonesia
Hadi Tjahjanto Jelaskan Prinsip Travel Bubble Pembalap dan Kru MotoGP

Jadi penonton akan melalui tiga lapis pemeriksaan

Polisi Gadungan Peras dan Sekap Pemilik Toko di Bekasi Ditangkap
Indonesia
Polisi Gadungan Peras dan Sekap Pemilik Toko di Bekasi Ditangkap

Polres Metro Bekasi Kota meringkus empat orang polisi gadungan yang melakukan pemerasan terhadap pemilik toko kosmetik di wilayah Kelurahan Jatisari.

Indonesia Buka Kembali Pengiriman PMI ke Malaysia Mulai 1 Agustus 2022
Indonesia
Indonesia Buka Kembali Pengiriman PMI ke Malaysia Mulai 1 Agustus 2022

Indonesia membuka kembali penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) untuk semua sektor ke Malaysia mulai 1 Agustus 2022.

PPKM Level 3 Saat Nataru, Wagub: Kami Bersyukur
Indonesia
PPKM Level 3 Saat Nataru, Wagub: Kami Bersyukur

"Tentu apa yang menjadi ketentuan Pempus agar PPKM menjadi level 3 itu harus kami hormati dengan baik," ucap Ahmad Riza.

KPK Pepanjang Penahanan Bupati Dodi Reza Alex Noerdin
Indonesia
KPK Pepanjang Penahanan Bupati Dodi Reza Alex Noerdin

Diduga total commitment fee yang akan diterima oleh Dodi dari Suhandy berdasarkan empat proyek dimaksud sejumlah sekitar Rp 2,6 miliar.

KPK Ultimatum Kepala Sekolah SMKN 7 Tangsel
Indonesia
KPK Ultimatum Kepala Sekolah SMKN 7 Tangsel

Pemeriksaan dilakukan di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang

Pemerintah Harap Lebaran 2022 Dirayakan Masyarakat Secara Serentak
Indonesia
Pemerintah Harap Lebaran 2022 Dirayakan Masyarakat Secara Serentak

Malam ini, Pemerintah Indonesia akan menggelar Sidang Isbat untuk menentukan 1 Syawal 1443 Hijriah. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi berharap Lebaran 2022 bakal berlangsung secara serentak antara keputusan pemerintah dengan organisasi masyarakat Islam.