Bos Benur Asal Iran Dibekuk, Ternyata Statusnya Sudah WNI Ilustrasi: Lobster jenis Mutiara berumur kurang lebih dua minggu di Mapolda Lampung, Jumat (5/5/2017). (ANTARA FOTO/ARDIANSYAH)

MerahPutih.com - Pengusaha benih lobster alias benur, asal Iran berinisial OM (33) ditangkap tim gabungan kepolisian dan bea cukai di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Tersangka kasus dugaan kepemilikan narkoba beragam jenis itu sudah menyandang status warga negara Indonesia (WNI). Data kependudukan terakhir bos benur itu tercatat tinggal menetap di Desa Perung, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga:

Indonesia Bakal Rugi Besar Jika Hentikan Ekspor Benih Lobster

"Yang bersangkutan ditangkap pada hari Kamis (21/1) sekitar pukul 08.30 Wita," kata Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra, saat dikonfirmasi wartawan, Mataram, dikutip Antara Kamis (21/1).

Menurut Kapolres, tersangka diciduk saat tertangkap basah mengambil paket berisi narkoba di Kantor Pos Sumbawa. Paket berisi barang haram itu sendiri diketahui berasal dari Belanda.

Ilustrasi
Ilustrasi borgol penangkapan pelaku kejahatan. (pixabay)

Informasi kedatangan paket berisi satu poket serbuk warna kuning yang diduga narkotika jenis ketamine, satu poket berisi 10 butir hijau diduga ekstasi dan satu poket LSD berbentuk kertas itu datang dari informasi Ketua Tim Opsnal Direktorat Resnarkoba Polda NTB AKP I Made Yogi Purusa Utama di Mataram.

Dalam proses penangkapan juga berhasil diamankan dari penggeledahan badan dua puntung rokok ganja bekas pakai, dua batang ganja, amplop berisi teh herbal dan uang tunai Rp76 ribu.

"Sepeda motor Yamaha N-max dan handphone milik pelaku turut kami amankan," tutup perwira polisi dengan pangkat kembang dua di bahunya itu.

Untuk selanjutnya, pelaku dan barang bukti kini telah diamankan pihak kepolisian di Mapolres Sumbawa. Terkait dengan asal usul barang haram tersebut, kata dia, masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Baca Juga:

Komjen Listyo Janji Tindak Tegas Polisi yang Terlibat Jaringan Narkoba

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Petai dan Jengkol Bikin Strok
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Petai dan Jengkol Bikin Strok

Tidak ada hubungan antara konsumsi petai dan jengkol dengan strok, sedangkan petai sendiri dapat meningkatkan asam urat.

Ganjil Genap Dipertimbangkan untuk Diaktifkan Kembali
Indonesia
Ganjil Genap Dipertimbangkan untuk Diaktifkan Kembali

Perlunya pengaturan waktu operasional tempat kerja, pusat perbelanjaan, dan pusat kegiatan lainnya

Gojek dan Tokopedia Gabung Jadi GoTo
Indonesia
Gojek dan Tokopedia Gabung Jadi GoTo

Valuasi dari Gojek ketika merger dengan Tokopedia tentu akan bertambah signifikan. Paling tidak, diperkirakan valuasi Ketika Gojek dan Tokopedia merger mencapai USD20 miliar.

Kuasa Hukum Enggan Buka Lokasi Rehabilitasi Nia Ramadhani-Ardi Bakrie
Indonesia
Kuasa Hukum Enggan Buka Lokasi Rehabilitasi Nia Ramadhani-Ardi Bakrie

"Rehabilitasi dilakukan di lembaga rehabilitasi yang kompeten. Sebagaimana yang ditunjuk penyidik dan keluarga," beber Wa Ode.

Skala Mikro Begitu Ampuh, Gubernur Jatim Perpanjang PPKM hingga 5 April
Indonesia
Skala Mikro Begitu Ampuh, Gubernur Jatim Perpanjang PPKM hingga 5 April

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Jawa Timur, mulai pada tanggal 23 Maret sampai dengan tanggal 5 April 2021.

Inspektorat Masih Periksa Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pejabat DKI
Indonesia
Inspektorat Masih Periksa Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pejabat DKI

Korban dugaan pelecehan yang dilakukan kepala Badan di Pemprov DKI itu diduga tidak hanya satu orang.

ICW Kritik Deputi Penindakan KPK Sebut Tak Butuh Keterangan Antam Novambar
Indonesia
ICW Kritik Deputi Penindakan KPK Sebut Tak Butuh Keterangan Antam Novambar

Pernyataan jenderal bintang dua itu bertolak belakang dengan pernyataan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, beberapa waktu lalu.

Komisi I Bakal Dalami Hal Ini saat Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Besok
Indonesia
Komisi I Bakal Dalami Hal Ini saat Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Besok

Komisi I DPR akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Sabtu (6/11) besok.

Bakal Diperiksa Polisi di Jawa Barat, Rizieq Shihab Tak Kunjung Berikan Kabar
Indonesia
Pimpinan KPK Bantah Tawari Novel Baswedan Cs Bekerja di BUMN
Indonesia
Pimpinan KPK Bantah Tawari Novel Baswedan Cs Bekerja di BUMN

Ghufron mengaku tidak mengetahui perihal surat permohonan penyaluran pegawai nonaktif ke perusahaan pelat merah. Kemungkinan, menurut dia, pegawai tersebut yang meminta bantuan pimpinan.